TEKNO

ChatGPT Kini Kena PPN 11%, OpenAI Resmi Ditunjuk DJP sebagai Pemungut Pajak Digital

118
×

ChatGPT Kini Kena PPN 11%, OpenAI Resmi Ditunjuk DJP sebagai Pemungut Pajak Digital

Sebarkan artikel ini
DJP Kenakan Pajak Digital ke ChatGPT, OpenAI Ditunjuk Sebagai Pemungut PPN 11%
DJP Kenakan Pajak Digital ke ChatGPT, OpenAI Ditunjuk Sebagai Pemungut PPN 11%

Media90 – Indonesia mencatat tonggak baru dalam sejarah perpajakan digital. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi menunjuk OpenAI OpCo LLC, perusahaan induk di balik chatbot AI populer ChatGPT, sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produk digital yang dijual kepada pelanggan di tanah air. Penetapan ini mengakhiri era “bebas pajak” bagi salah satu alat produktivitas AI paling berpengaruh di dunia saat ini.

Langkah ini merupakan bagian dari perluasan subjek pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), yang bertujuan menciptakan keadilan bagi pelaku usaha lokal maupun mancanegara. Mulai kini, setiap transaksi langganan ChatGPT Plus maupun layanan API berbayar lainnya akan otomatis dikenakan PPN sebesar 11% yang disetorkan langsung ke kas negara.

Ads
close ads

Dasar Hukum dan Kriteria Penunjukan
Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, penunjukan OpenAI dilakukan setelah perusahaan memenuhi kriteria regulasi perpajakan Indonesia. Setiap perusahaan digital luar negeri wajib memungut pajak bila nilai transaksinya di Indonesia melebihi Rp600 juta per tahun atau memiliki lebih dari 12.000 pengguna.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa masuknya OpenAI sebagai pemungut pajak adalah hasil pemantauan intensif terhadap aktivitas ekonomi digital yang masif. Dengan meningkatnya penggunaan AI untuk kebutuhan profesional, pendidikan, hingga personal, nilai transaksi OpenAI sudah melampaui ambang batas minimum, sehingga kewajiban pajak menjadi mutlak.

Mekanisme PPN 11% dan Dampaknya
Dengan penetapan ini, pengguna layanan premium ChatGPT di Indonesia akan melihat tambahan biaya dalam tagihan bulanan mereka. Sebelumnya, biaya langganan ChatGPT Plus sekitar $20 USD (Rp310.000–Rp325.000), kini akan bertambah 11% PPN secara otomatis. OpenAI bertindak sebagai “agen pemerintah” untuk memungut pajak, dan setiap transaksi akan dilengkapi invoice resmi yang dapat digunakan sebagai dokumen perpajakan bagi pengguna korporasi.

Meskipun kenaikan harga ini mungkin terasa memberatkan, pemerintah menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan bentuk keadilan bagi pemanfaatan infrastruktur digital Indonesia dan memastikan setiap transaksi di pasar domestik berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Menciptakan Level Playing Field
Salah satu tujuan utama kebijakan ini adalah menciptakan kesetaraan bisnis. Sebelumnya, perusahaan teknologi lokal sudah dikenakan PPN, sementara perusahaan asing belum. Dengan mewajibkan OpenAI membayar pajak, pemerintah menegaskan bahwa perusahaan global tidak memperoleh keuntungan kompetitif tidak adil di pasar domestik, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

Rekor Penerimaan Pajak Digital
Hingga November 2025, DJP mencatat 254 perusahaan digital telah ditunjuk sebagai pemungut PPN PMSE, mulai dari layanan streaming hingga AI. Sebanyak 215 perusahaan telah rutin menyetorkan pajaknya. Sejak 2020, penerimaan pajak digital mencapai Rp34,54 triliun, dan hingga November 2025 sudah mencapai Rp9,19 triliun, melampaui total penerimaan 2024 sebesar Rp8,44 triliun. Kehadiran OpenAI diprediksi mendorong penerimaan lebih tinggi lagi di 2026.

Masa Depan Regulasi AI dan Ekonomi Digital
Penunjukan OpenAI hanyalah langkah awal. Pemerintah kemungkinan akan memantau perusahaan AI lain dengan basis pengguna besar, seperti Anthropic atau Perplexity. Industri AI kini menjadi sektor matang yang memutar dana besar dan memengaruhi produktivitas ekonomi. Selain PPN, diskusi pajak penghasilan bagi perusahaan asing dengan kehadiran ekonomi signifikan juga mulai digodok.

Kontribusi Pengguna untuk Pembangunan Infrastruktur
PPN PMSE dari layanan populer seperti ChatGPT dialokasikan untuk membiayai program pembangunan, termasuk peningkatan jaringan internet di daerah terpencil dan penguatan keamanan siber nasional. Dengan demikian, pengguna kini berkontribusi nyata terhadap pembiayaan negara melalui langganan digital mereka, sekaligus mendukung pertumbuhan industri teknologi yang sehat dan kompetitif di kancah global.

Motorola Edge 70 Fusion Resmi Hadir di Indonesia: Bawa Baterai Jumbo 7.000mAh!
TEKNO

Media90 – Motorola Edge 70 Fusion resmi meluncur di Indonesia sebagai bagian dari lini terbaru Motorola bersama flagship Motorola Signature. Smartphone ini hadir untuk segmen mid-range, namun membawa beberapa peningkatan yang cukup agresif—terutama di sektor baterai yang kini menjadi salah satu daya tarik utamanya. Baterai 7.000mAh, tapi bodi tetap ramping Salah satu highlight terbesar dari Motorola Edge 70 Fusion adalah baterai berkapasitas 7.000mAh, meningkat signifikan dari generasi sebelumnya yang hanya 5.200mAh. Menariknya, peningkatan ini tidak membuat bodi menjadi tebal berlebihan.Ads close ads Smartphone ini tetap mempertahankan ketebalan sekitar 8 mm dengan bobot 193 gram. Untuk pengisian daya, perangkat ini sudah…

Huawei AI Glasses Resmi Meluncur: Material Titanium Alloy dan Asisten AI Jadi Andalan
TEKNO

Media90 – Huawei AI Glasses resmi diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Huawei Pura 90 Series sebagai perangkat wearable terbaru yang menggabungkan fungsi kacamata harian dengan teknologi kecerdasan buatan. Produk ini menjadi penerus dari generasi sebelumnya dengan desain yang lebih ringan dan fitur yang jauh lebih lengkap. Desain ringan berbahan titanium alloy Huawei menggunakan material titanium alloy untuk memastikan kekuatan sekaligus menjaga bobot tetap ringan. Hasilnya, perangkat ini hanya memiliki berat sekitar 35,5 gram, membuatnya nyaman digunakan dalam waktu lama.Ads close ads Selain itu, Huawei AI Glasses juga sudah mengantongi sertifikasi IP54 yang memberikan perlindungan dasar terhadap debu dan percikan air. Pengguna…

OPPO Rilis Update ColorOS 16: Hadirkan Watermark Resmi UEFA Champions League dan Fitur Baru
TEKNO

Media90 – ColorOS 16 kembali mendapat pembaruan bulanan dari OPPO untuk periode April 2026. Update ini bukan sekadar perbaikan sistem biasa, tetapi juga membawa fitur baru yang cukup unik, terutama bagi pengguna yang gemar mengedit dan membagikan foto di media sosial. Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah hadirnya watermark bertema UEFA Champions League di aplikasi Photos. Fitur ini memungkinkan pengguna menambahkan elemen visual khas kompetisi sepak bola Eropa ke dalam foto mereka, sehingga hasil jepretan terlihat lebih estetik dan tematik.Ads close ads Watermark ini tidak bersifat permanen, karena hanya tersedia dalam periode terbatas, yaitu mulai 15 April hingga…

Tecno Pop X 5G Resmi Hadir: Dimensity 6400 dan Baterai 6500mAh Jadi Andalan di Kelas Terjangkau
TEKNO

Media90 – Tecno kembali memperkuat lini smartphone terjangkau lewat Tecno Pop X 5G yang hadir dengan desain baru dan sejumlah peningkatan menarik di kelas entry-level 5G. Dari tampilan hingga baterai, perangkat ini mencoba menawarkan paket lengkap untuk pengguna yang butuh HP harian murah tapi tetap modern. Dari sisi desain, Pop X 5G membawa perubahan cukup terlihat pada bagian belakang. Modul kamera horizontal dibuat lebih mencolok dibanding generasi sebelumnya, memberikan kesan lebih fresh dan tidak lagi terlihat “basic” seperti seri Pop terdahulu.Ads close ads Layar 120Hz di kelas terjangkau Bagian depan mengusung layar 6,78 inci IPS LCD dengan refresh rate 120Hz….

Huawei Pura 90 Resmi Diperkenalkan: Baterai Jumbo 6500mAh dan Tiga Kamera 50MP Jadi Andalan
TEKNO

Media90 – Huawei kembali memperluas lini flagship-nya lewat Huawei Pura 90, versi yang lebih “ringan” dibanding varian Pro namun tetap membawa spesifikasi yang cukup agresif di beberapa sektor penting. Dari desain hingga baterai, perangkat ini tetap dirancang untuk pengguna yang butuh performa stabil tanpa harus masuk ke kelas paling mahal. Dari sisi tampilan, Pura 90 hadir dengan desain yang lebih sederhana namun tetap elegan. Pilihan warnanya terdiri dari putih, hitam, dan ungu, dengan bodi yang tergolong tipis di 7,0 mm. Bobot 210 gram membuatnya masih terasa solid di tangan, meski tidak bisa dibilang ringan untuk ukuran flagship modern.Ads close ads…

HUAWEI Pura X Max Resmi Diperkenalkan, Foldable Book-Style dengan Layar Landscape
TEKNO

Media90 – Selain menghadirkan Pura 90 Pro Series, Huawei juga memperkenalkan Huawei Pura X Max. Perangkat ini tampil berbeda dari kebanyakan smartphone lipat karena mengusung rasio layar yang lebih melebar, terutama pada layar utamanya yang berorientasi landscape. Tak hanya desain, sektor kamera juga menjadi salah satu nilai jual utama dari foldable ini.Ads close ads Layar Cover Kotak, Layar Utama Landscape Saat dalam kondisi terlipat, Huawei Pura X Max menggunakan layar cover berukuran 5,4 inci dengan aspek rasio 3:2. Rasio ini membuat bentuk perangkat terlihat lebih mengotak dibanding foldable pada umumnya. Layar cover tersebut mendukung: Ketika dibuka, pengguna akan disuguhkan layar…

Infinix GT 50 Pro Buka Pre-Order, Peluncuran di Indonesia Makin Dekat
TEKNO

Media90 – Infinix resmi mengonfirmasi kehadiran smartphone gaming terbarunya, Infinix GT 50 Pro, yang akan segera meluncur di Indonesia pada 24 April 2026. Menariknya, perangkat ini akan debut secara global bersamaan dengan peluncuran di Tanah Air. Salah satu daya tarik utama yang dibawa adalah teknologi pendingin terbaru bernama HydroFlow Liquid Cooling Architecture, yang mengusung sistem liquid cooling berbasis micro-pump.Ads close ads Pendingin Liquid Cooling untuk Gaming Intens Infinix GT 50 Pro dibekali sistem micro-pump liquid cooling yang diklaim mampu menjaga suhu perangkat tetap stabil selama sesi gaming berat. Menurut Infinix, sistem ini memungkinkan: Dengan pendekatan ini, GT 50 Pro dirancang…