TEKNO

China Lampaui Batas Fisika, “Matahari Buatan” EAST Catat Sejarah Baru Energi Fusi

120
×

China Lampaui Batas Fisika, “Matahari Buatan” EAST Catat Sejarah Baru Energi Fusi

Sebarkan artikel ini
Revolusi Energi Dunia! Matahari Buatan China Pecahkan Rekor di Awal 2026
Revolusi Energi Dunia! Matahari Buatan China Pecahkan Rekor di Awal 2026

Media90 – Proyek ambisius reaktor fusi nuklir China yang dijuluki “Matahari Buatan” baru saja mencatatkan tonggak sejarah baru di dunia sains. Berdasarkan laporan Kompas Tekno, reaktor Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) berhasil menembus batas kepadatan plasma yang selama puluhan tahun dianggap mustahil dilampaui secara stabil.

Pencapaian ini bukan sekadar pemecahan rekor durasi eksperimen, melainkan bukti bahwa salah satu batas fisika plasma yang selama ini menghambat komersialisasi energi fusi akhirnya dapat ditaklukkan. Dengan kemajuan besar di awal 2026 ini, China kian mengukuhkan diri sebagai pemimpin global dalam perlombaan energi masa depan yang aman, murah, dan bebas karbon.

Ads
close ads

Menembus Batas Greenwald: Kenapa Ini Penting?

Dalam desain reaktor tokamak, fisikawan selama ini berpegang pada Batas Greenwald, yaitu batas kepadatan maksimum plasma yang bisa dikurung oleh medan magnet tanpa memicu ketidakstabilan yang berpotensi merusak reaktor.

Selama beberapa dekade, melampaui batas ini dianggap mustahil tanpa mematikan reaksi fusi secara tiba-tiba.

Namun, tim peneliti EAST melaporkan bahwa mereka berhasil menjalankan plasma pada kepadatan 1,3 hingga 1,65 kali di atas Batas Greenwald secara stabil—sebuah hasil yang sebelumnya hanya terbayang dalam simulasi.

Mengapa kepadatan plasma penting?

Karena energi yang dihasilkan reaksi fusi meningkat secara kuadratik terhadap kepadatan plasma. Artinya, sedikit peningkatan kepadatan dapat menghasilkan lonjakan energi yang signifikan tanpa perlu memperbesar ukuran fisik reaktor.

Jika temuan ini dapat diterapkan dalam skala panjang, reaktor fusi masa depan bisa dibuat lebih kecil, lebih efisien, dan lebih hemat biaya.

Rahasia Teknologi di Balik Keberhasilan

Terobosan ini tidak datang dari kebetulan. Tim peneliti menerapkan strategi baru berupa:

Pengaturan pemanasan plasma tahap awal
Kontrol jumlah injeksi gas dengan presisi tinggi
Optimalisasi stabilitas bagian tepi plasma

Dengan pendekatan ini, area tepi plasma yang biasanya rentan justru mampu bertahan di kondisi kepadatan ekstrem.

Selain itu, peneliti juga mempelajari interaksi antara plasma dan dinding reaktor. Mereka menemukan bahwa dengan mengelola permukaan dinding, plasma dapat “beradaptasi” di kepadatan tinggi tanpa memicu kerusakan atau shutdown reaksi.

Dengan kata lain, hambatan fisika yang selama ini membatasi operasi fusi mulai diretas melalui rekayasa dan kontrol berbasis AI serta sensor presisi.

Jalan Panjang Menuju Pembangkit Listrik Fusi

Meski disebut sebagai capaian yang “menembus batas mustahil,” para ilmuwan dari Institute of Plasma Physics (ASIPP) mengingatkan bahwa masih banyak tahap yang harus dilalui sebelum masyarakat bisa menyalakan lampu rumah dari energi fusi.

Tantangan berikutnya meliputi:

  • Mempertahankan kondisi ekstrim ini lebih lama

  • Meningkatkan efisiensi transfer panas

  • Mengintegrasikan sistem ke skala pembangkit listrik komersial

Eksperimen EAST juga akan memberi kontribusi besar untuk ITER, proyek reaktor fusi internasional di Prancis yang melibatkan 35 negara termasuk China. Data kepadatan plasma ini dapat mempercepat desain reaktor berikutnya agar lebih kompak, lebih murah, dan lebih efisien.

Kesimpulan: Harapan Baru bagi Energi Bersih

Di tengah ancaman krisis iklim global, keberhasilan “Matahari Buatan” ini menjadi sumber harapan baru bagi energi bersih dan berkelanjutan.

Berbeda dengan energi nuklir fisi, energi fusi:

  • Tidak menghasilkan emisi karbon

  • Tidak meninggalkan limbah radioaktif jangka panjang

  • Tidak berisiko meltdown reaktor

  • Menggunakan bahan baku melimpah seperti hidrogen dari air laut

Dengan tembusnya batas kepadatan plasma pada awal Januari 2026, langkah menuju energi yang mampu menyuplai kebutuhan planet ini terasa selangkah lebih dekat.

“Matahari Buatan” kini bukan lagi sekadar eksperimen laboratorium, tetapi bukti nyata bahwa batas teknologi manusia dapat terus didorong menuju fase baru energi masa depan.

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web.Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun X…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot.Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor identitas…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial.Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi yang…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun.Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan akun…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan.Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop modern…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI.Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem ini…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile.Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga menghadirkan…