TEKNO

Fenomena Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung di Pesawat, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

132
×

Fenomena Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung di Pesawat, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sebarkan artikel ini
Waspada, Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung Saat di Pesawat: Ini Penjelasannya
Waspada, Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung Saat di Pesawat: Ini Penjelasannya

Media90 – Bayangkan Anda sedang duduk di kursi penumpang pesawat, menikmati perjalanan lintas negara, lalu tiba-tiba merasakan ponsel di saku atau di meja lipat Anda mulai berubah bentuk. Itulah yang dialami oleh sejumlah pengguna iPhone 16 Pro Max dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena tersebut bukan lagi sekadar rumor yang beredar di media sosial. Berbagai media teknologi besar seperti CNBC Indonesia, detikInet, hingga Liputan6 turut mengangkat isu ini pada awal Januari 2026. Kasus ini memicu kehebohan besar karena menyangkut perangkat premium dengan reputasi ketat terhadap kualitas dan keselamatan.

Ads
close ads

Penumpang Panik: Panel Belakang Terangkat Sendiri

Kasus yang paling viral melibatkan seorang penumpang yang mendapati panel belakang iPhone 16 Pro Max miliknya terangkat paksa dari bingkai titaniumnya akibat tekanan dari dalam. Foto yang beredar menunjukkan celah cukup besar di bagian back cover akibat baterai yang membengkak.

Insiden ini memicu perdebatan baru soal standar manufaktur Apple serta risiko baru dalam penerbangan modern yang semakin dipenuhi perangkat berbaterai besar. Di era baterai >4.000 mAh, pertanyaan mengenai keamanan penerbangan kini tidak lagi sebatas soal powerbank, tetapi juga ponsel.

“Menggelembung Saat Terbang, Kembali Normal Saat Mendarat”

Salah satu aspek paling membingungkan adalah sifat pembengkakan yang bersifat sementara. Banyak laporan menyebutkan bahwa:

  • Baterai membengkak parah saat pesawat berada di cruising altitude

  • Panel belakang serta layar terlihat menonjol

  • Setelah pesawat mendarat, ponsel kembali rata seperti semula

Salah satu pengguna mengatakan:

“Saat di udara, layar ponsel terasa menonjol dan panel belakang terbuka sedikit. Tapi saat saya sampai di hotel, ponsel terlihat normal kembali, kecuali segel perekatnya yang sudah rusak.”

Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah bukan sekadar kerusakan fisik statis, tetapi reaksi dinamis terhadap lingkungan.

Beberapa laporan dari tahun sebelumnya pada iPhone 15 memperlihatkan pola yang mirip, sehingga para analis menduga adanya kerentanan khusus pada desain baterai Apple dalam kondisi tekanan rendah.

Mengapa Tekanan Kabin Bisa Memicu Pembengkakan?

Untuk memahami fenomena ini, kita perlu melihat sisi teknis dari baterai litium-ion. Baterai modern terdiri dari lapisan sel kimia yang sangat rapat. Dalam beberapa kondisi tertentu, sel baterai menghasilkan gas internal melalui proses outgassing.

Dalam kondisi normal di darat, gas tersebut terkompresi oleh tekanan atmosfer sehingga tidak menimbulkan perubahan bentuk.

Namun di dalam pesawat, kondisi menjadi berbeda:

1. Tekanan Udara Menurun (Hukum Boyle)

Kabinnya memang bertekanan, tetapi biasanya disetara­kan dengan ketinggian 6.000–8.000 kaki. Hukum Boyle menjelaskan bahwa:

“Ketika tekanan menurun, volume gas meningkat.”

Gas terperangkap di dalam sel baterai → Tekanan luar berkurang → Gas memuai → Sel membengkak

2. Temperatur Perangkat Meningkat

Jika ponsel digunakan untuk:

  • gaming,

  • streaming film,

  • atau charging dari seat power,

maka temperatur internal meningkat.

Gas + panas = ekspansi lebih besar.

Kombinasi dua faktor ini menjelaskan mengapa baterai tampak “sembuh” setelah mendarat—tekanan atmosfer kembali menekan volume gas ke bentuk semula. Namun, para ahli menekankan bahwa “normal kembali” bukan berarti “tidak rusak”.

Risiko yang Perlu Diwaspadai: Bahaya Lebih dari Sekadar Bentuk

Walau casing kembali rapat, proses pembengkakan dapat meninggalkan kerusakan permanen:

(1) Risiko Thermal Runaway

Separator tipis di dalam baterai dapat:

  • meregang,

  • sobek,

  • atau rusak akibat tekanan gas.

Jika ini terjadi, risiko short circuit meningkat, dan dapat berujung pada thermal runaway, yaitu kondisi ketika baterai terbakar hebat dan sulit dipadamkan.

(2) Water Resistance Hilang

Saat panel belakang terangkat:

  • gasket dan perekat pelindung air rusak,

  • sertifikasi IP68 pada iPhone 16 Pro Max tidak lagi berlaku.

Artinya, perangkat tidak boleh terkena air lagi meski terlihat normal.

(3) Ancaman Serius dalam Kabin Pesawat

Kebakaran baterai litium merupakan salah satu skenario paling berbahaya dalam kabin pesawat karena menghasilkan:

  • api dengan suhu tinggi,

  • asap beracun,

  • dan sulit dipadamkan.

Tidak mengherankan bila maskapai kini sangat ketat soal perangkat elektronik yang rusak.

Apakah Ini Salah Apple?

Tidak semua unit iPhone 16 Pro Max mengalami fenomena ini. Pengamat menduga adanya:

  • variasi kualitas dalam rantai pasok baterai,

  • toleransi tekanan yang berbeda pada sel tertentu,

  • atau kontaminasi kimia yang mempercepat produksi gas.

Fakta di lapangan bahwa penggantian baterai sering menyelesaikan masalah (pada iPhone 15) memperkuat teori bahwa masalah berasal dari batch tertentu, bukan desain keseluruhan produk.

Apa yang Harus Dilakukan Penumpang?

Jika iPhone Anda mulai membengkak saat penerbangan:

Jangan mengisi daya
Matikan perangkat sepenuhnya
Laporkan ke awak kabin
Dokumentasikan bentuknya

Dokumentasi penting, karena setelah mendarat perangkat mungkin terlihat normal kembali dan dapat mempersulit klaim garansi.

Maskapai modern biasanya memiliki Lithium-Ion Fire Bag, tas tahan panas yang dirancang untuk menyimpan perangkat berisiko.

Pelajaran Besar untuk Industri Teknologi

Kasus iPhone 16 Pro Max menjadi pengingat bagi produsen bahwa:

  • perangkat semakin tipis,

  • kapasitas baterai semakin besar,

  • penggunaan semakin berat,

  • tetapi lingkungan tidak selalu ideal.

Tekanan udara dalam pesawat adalah kondisi ekstrem yang seharusnya dipertimbangkan sebagai bagian dari standar keselamatan.

Bagi Apple, tantangannya adalah transparansi dan program mitigasi—baik dalam bentuk penarikan batch, perbaikan gratis, atau update informasi keamanan.

Bagi konsumen, kewaspadaan terhadap kondisi perangkat menjadi semakin penting, terutama sebelum melakukan perjalanan udara.

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web.Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun X…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot.Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor identitas…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial.Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi yang…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun.Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan akun…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan.Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop modern…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI.Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem ini…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile.Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga menghadirkan…