TEKNO

Fenomena Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung di Pesawat, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

121
×

Fenomena Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung di Pesawat, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sebarkan artikel ini
Waspada, Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung Saat di Pesawat: Ini Penjelasannya
Waspada, Baterai iPhone 16 Pro Max Menggelembung Saat di Pesawat: Ini Penjelasannya

Media90 – Bayangkan Anda sedang duduk di kursi penumpang pesawat, menikmati perjalanan lintas negara, lalu tiba-tiba merasakan ponsel di saku atau di meja lipat Anda mulai berubah bentuk. Itulah yang dialami oleh sejumlah pengguna iPhone 16 Pro Max dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena tersebut bukan lagi sekadar rumor yang beredar di media sosial. Berbagai media teknologi besar seperti CNBC Indonesia, detikInet, hingga Liputan6 turut mengangkat isu ini pada awal Januari 2026. Kasus ini memicu kehebohan besar karena menyangkut perangkat premium dengan reputasi ketat terhadap kualitas dan keselamatan.

Ads
close ads

Penumpang Panik: Panel Belakang Terangkat Sendiri

Kasus yang paling viral melibatkan seorang penumpang yang mendapati panel belakang iPhone 16 Pro Max miliknya terangkat paksa dari bingkai titaniumnya akibat tekanan dari dalam. Foto yang beredar menunjukkan celah cukup besar di bagian back cover akibat baterai yang membengkak.

Insiden ini memicu perdebatan baru soal standar manufaktur Apple serta risiko baru dalam penerbangan modern yang semakin dipenuhi perangkat berbaterai besar. Di era baterai >4.000 mAh, pertanyaan mengenai keamanan penerbangan kini tidak lagi sebatas soal powerbank, tetapi juga ponsel.

“Menggelembung Saat Terbang, Kembali Normal Saat Mendarat”

Salah satu aspek paling membingungkan adalah sifat pembengkakan yang bersifat sementara. Banyak laporan menyebutkan bahwa:

  • Baterai membengkak parah saat pesawat berada di cruising altitude

  • Panel belakang serta layar terlihat menonjol

  • Setelah pesawat mendarat, ponsel kembali rata seperti semula

Salah satu pengguna mengatakan:

“Saat di udara, layar ponsel terasa menonjol dan panel belakang terbuka sedikit. Tapi saat saya sampai di hotel, ponsel terlihat normal kembali, kecuali segel perekatnya yang sudah rusak.”

Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah bukan sekadar kerusakan fisik statis, tetapi reaksi dinamis terhadap lingkungan.

Beberapa laporan dari tahun sebelumnya pada iPhone 15 memperlihatkan pola yang mirip, sehingga para analis menduga adanya kerentanan khusus pada desain baterai Apple dalam kondisi tekanan rendah.

Mengapa Tekanan Kabin Bisa Memicu Pembengkakan?

Untuk memahami fenomena ini, kita perlu melihat sisi teknis dari baterai litium-ion. Baterai modern terdiri dari lapisan sel kimia yang sangat rapat. Dalam beberapa kondisi tertentu, sel baterai menghasilkan gas internal melalui proses outgassing.

Dalam kondisi normal di darat, gas tersebut terkompresi oleh tekanan atmosfer sehingga tidak menimbulkan perubahan bentuk.

Namun di dalam pesawat, kondisi menjadi berbeda:

1. Tekanan Udara Menurun (Hukum Boyle)

Kabinnya memang bertekanan, tetapi biasanya disetara­kan dengan ketinggian 6.000–8.000 kaki. Hukum Boyle menjelaskan bahwa:

“Ketika tekanan menurun, volume gas meningkat.”

Gas terperangkap di dalam sel baterai → Tekanan luar berkurang → Gas memuai → Sel membengkak

2. Temperatur Perangkat Meningkat

Jika ponsel digunakan untuk:

  • gaming,

  • streaming film,

  • atau charging dari seat power,

maka temperatur internal meningkat.

Gas + panas = ekspansi lebih besar.

Kombinasi dua faktor ini menjelaskan mengapa baterai tampak “sembuh” setelah mendarat—tekanan atmosfer kembali menekan volume gas ke bentuk semula. Namun, para ahli menekankan bahwa “normal kembali” bukan berarti “tidak rusak”.

Risiko yang Perlu Diwaspadai: Bahaya Lebih dari Sekadar Bentuk

Walau casing kembali rapat, proses pembengkakan dapat meninggalkan kerusakan permanen:

(1) Risiko Thermal Runaway

Separator tipis di dalam baterai dapat:

  • meregang,

  • sobek,

  • atau rusak akibat tekanan gas.

Jika ini terjadi, risiko short circuit meningkat, dan dapat berujung pada thermal runaway, yaitu kondisi ketika baterai terbakar hebat dan sulit dipadamkan.

(2) Water Resistance Hilang

Saat panel belakang terangkat:

  • gasket dan perekat pelindung air rusak,

  • sertifikasi IP68 pada iPhone 16 Pro Max tidak lagi berlaku.

Artinya, perangkat tidak boleh terkena air lagi meski terlihat normal.

(3) Ancaman Serius dalam Kabin Pesawat

Kebakaran baterai litium merupakan salah satu skenario paling berbahaya dalam kabin pesawat karena menghasilkan:

  • api dengan suhu tinggi,

  • asap beracun,

  • dan sulit dipadamkan.

Tidak mengherankan bila maskapai kini sangat ketat soal perangkat elektronik yang rusak.

Apakah Ini Salah Apple?

Tidak semua unit iPhone 16 Pro Max mengalami fenomena ini. Pengamat menduga adanya:

  • variasi kualitas dalam rantai pasok baterai,

  • toleransi tekanan yang berbeda pada sel tertentu,

  • atau kontaminasi kimia yang mempercepat produksi gas.

Fakta di lapangan bahwa penggantian baterai sering menyelesaikan masalah (pada iPhone 15) memperkuat teori bahwa masalah berasal dari batch tertentu, bukan desain keseluruhan produk.

Apa yang Harus Dilakukan Penumpang?

Jika iPhone Anda mulai membengkak saat penerbangan:

Jangan mengisi daya
Matikan perangkat sepenuhnya
Laporkan ke awak kabin
Dokumentasikan bentuknya

Dokumentasi penting, karena setelah mendarat perangkat mungkin terlihat normal kembali dan dapat mempersulit klaim garansi.

Maskapai modern biasanya memiliki Lithium-Ion Fire Bag, tas tahan panas yang dirancang untuk menyimpan perangkat berisiko.

Pelajaran Besar untuk Industri Teknologi

Kasus iPhone 16 Pro Max menjadi pengingat bagi produsen bahwa:

  • perangkat semakin tipis,

  • kapasitas baterai semakin besar,

  • penggunaan semakin berat,

  • tetapi lingkungan tidak selalu ideal.

Tekanan udara dalam pesawat adalah kondisi ekstrem yang seharusnya dipertimbangkan sebagai bagian dari standar keselamatan.

Bagi Apple, tantangannya adalah transparansi dan program mitigasi—baik dalam bentuk penarikan batch, perbaikan gratis, atau update informasi keamanan.

Bagi konsumen, kewaspadaan terhadap kondisi perangkat menjadi semakin penting, terutama sebelum melakukan perjalanan udara.

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya.Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858 untuk…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional.Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai merek…

Bocoran Desain Sony Xperia 1 VIII Muncul di Internet, Seperti Apa Wujudnya?
TEKNO

Media90 – Sony kembali menjadi sorotan setelah bocoran desain flagship terbarunya, Xperia 1 VIII, beredar di internet. Perangkat ini disebut sebagai generasi penerus lini Xperia 1 yang selama ini dikenal mempertahankan ciri khas desain khas Sony. Menjelang peluncuran resminya, berbagai detail desain hingga spesifikasi awal mulai terungkap. Layar OLED 6,5 Inci dengan Bezel Simetris Berdasarkan bocoran dari @OnLeaks bersama mymobiles.com, Sony Xperia 1 VIII akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ciri khas desain Sony masih dipertahankan, yaitu bezel simetris di bagian atas dan bawah layar, yang membuat tampilannya berbeda dari banyak flagship modern lainnya.Ads close ads Pendekatan desain…

MediaTek Luncurkan Dimensity 7450 & 7450X, Ini Perbedaan Keduanya
TEKNO

Media90 – MediaTek diam-diam memperkenalkan dua chipset terbaru di kelas menengah atas, yaitu Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Keduanya sudah tercantum di situs resmi tanpa banyak bocoran sebelumnya, sehingga cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi. Lalu, apa saja kemampuan yang ditawarkan dan apa perbedaan di antara keduanya? Spesifikasi Dimensity 7450 dan 7450X Kedua chipset ini dibangun menggunakan fabrikasi 4nm yang efisien dan modern. Di sektor CPU, digunakan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2,6GHz untuk performa, serta empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya.Ads close ads Untuk grafis, MediaTek menyematkan GPU Mali-G615 MC2 yang sudah cukup…

vivo Y6 5G Resmi Dirilis, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Kamera 50MP, dan Baterai 7200mAh
TEKNO

Media90 – Vivo kembali memperluas lini smartphone entry hingga mid-range dengan meluncurkan Y6 5G. Perangkat ini hadir tidak lama setelah Y6t, namun membawa paket fitur yang terasa lebih lengkap untuk kebutuhan harian maupun hiburan ringan. Performa Snapdragon 4 Gen 2 Di sektor dapur pacu, vivo Y6 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Chipset ini dirancang dengan efisiensi daya yang lebih baik, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan dengan performa yang stabil.Ads close ads Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi Bagian layar menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini….

Bocoran Terbaru Galaxy Z Fold Wide, Desain Layar Diduga Mirip Pura X Max
TEKNO

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan form factor baru untuk lini smartphone foldable mereka. Perangkat tersebut disebut sebagai Galaxy Z Fold Wide, dan mulai ramai dibicarakan karena membawa pendekatan layar yang berbeda dari generasi sebelumnya. Menariknya, bocoran ini muncul menjelang rumor peluncuran iPhone Fold pada September mendatang. Dimensi Galaxy Z Fold Wide Informasi terbaru yang dibagikan oleh Ice Universe di platform X mengungkap detail ukuran perangkat ini. Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold Wide memiliki dimensi 123,9 x 164,4 x 4,3 mm yang tergolong sangat tipis untuk perangkat foldable modern.Ads close ads Saat dilipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2 x…

ASUS Pad Mengudara! Tablet Baru ASUS Mulai Terekspos Bocoran
TEKNO

Media90 – ASUS tampaknya bersiap kembali meramaikan pasar tablet setelah cukup lama vakum. Meski tahun ini dikabarkan lebih fokus pada segmen lain, bocoran terbaru menunjukkan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut tengah menyiapkan perangkat baru bernama ASUS Pad yang menyasar kelas premium. Layar 12,2 Inci Dual-Layer OLED Menurut laporan dari Android Headlines, ASUS Pad akan hadir dengan layar berukuran 12,2 inci yang menggunakan panel dual-layer OLED. Teknologi ini dikenal memiliki kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang tinggi, sehingga biasanya digunakan pada perangkat kelas atas seperti tablet flagship.Ads close ads Selain itu, layar tersebut juga disebut mendukung refresh rate 144Hz, yang membuat…