TEKNO

Lenovo Resmi Luncurkan AI Student Phone, Smartphone AI Khusus Belajar Tanpa Game dan Media Sosial

Novita Nurjanah
7
×

Lenovo Resmi Luncurkan AI Student Phone, Smartphone AI Khusus Belajar Tanpa Game dan Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Lenovo AI Student Phone Debut, Smartphone AI Khusus Belajar Tanpa Aplikasi Hiburan
Lenovo AI Student Phone Debut, Smartphone AI Khusus Belajar Tanpa Aplikasi Hiburan

Media90.id – Lenovo resmi memperkenalkan AI Student Phone, sebuah smartphone berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendukung aktivitas belajar para pelajar. Berbeda dari smartphone pada umumnya, perangkat ini sengaja tidak dibekali aplikasi game, browser, maupun media sosial agar pengguna dapat lebih fokus belajar tanpa terganggu oleh hiburan digital.

Melalui perangkat ini, Lenovo ingin menawarkan solusi bagi orang tua yang ingin memberikan ponsel kepada anak, namun tetap dapat mengontrol penggunaan perangkat agar lebih aman dan produktif.

Ads
close ads

Spesifikasi Lenovo AI Student Phone

Meski mengusung konsep sederhana, AI Student Phone tetap dibekali berbagai fitur yang mendukung kegiatan belajar sehari-hari.

Perangkat ini menggunakan layar sentuh berukuran 1,83 inci dan dilengkapi sebuah tombol AI khusus yang dapat digunakan untuk memanggil asisten virtual.

Asisten AI tersebut mampu menjawab berbagai pertanyaan umum, membantu mengerjakan pekerjaan rumah (PR), hingga memberikan informasi edukatif sesuai kebutuhan pengguna.

Lenovo juga menyematkan berbagai materi pembelajaran bawaan, seperti:

  • Rumus-rumus matematika
  • Kosakata bahasa Inggris
  • Materi pendukung pembelajaran lainnya

Dari sisi daya, AI Student Phone dibekali baterai berkapasitas 1.850mAh yang mendukung konektivitas 4G. Menariknya, perangkat ini tidak memerlukan kartu SIM IoT khusus sehingga dapat digunakan layaknya ponsel biasa.

Fitur Pengawasan Lengkap untuk Orang Tua

Salah satu keunggulan utama AI Student Phone adalah fitur kontrol orang tua yang cukup lengkap.

Lenovo menghadirkan sistem pelacakan lokasi secara real-time melalui GPS sehingga orang tua dapat mengetahui posisi anak kapan saja.

Selain itu, tersedia pula fitur geofencing yang memungkinkan pengguna membuat area virtual, seperti sekolah atau rumah. Sistem akan mengirimkan notifikasi otomatis ketika anak masuk maupun keluar dari area tersebut.

Seluruh pengaturan dapat dilakukan melalui aplikasi pendamping yang terhubung ke ponsel orang tua.

Melalui aplikasi tersebut, orang tua dapat:

  • Memblokir nomor telepon yang tidak dikenal.
  • Mengatur jadwal penggunaan ponsel.
  • Mengaktifkan Classroom Mode.
  • Memantau lokasi anak secara real-time.

Classroom Mode Minimalkan Gangguan Saat Belajar

Lenovo juga menghadirkan fitur Classroom Mode yang dirancang khusus agar anak tetap fokus selama proses belajar.

Ketika mode ini diaktifkan, tampilan ponsel hanya akan menampilkan jam sehingga berbagai fungsi lain dibatasi.

Meski demikian, fitur panggilan darurat SOS tetap dapat digunakan apabila terjadi keadaan mendesak.

Dengan begitu, perangkat tetap memberikan rasa aman tanpa mengganggu aktivitas belajar di sekolah.

Bisa Digunakan untuk Pembayaran QR

Menariknya, AI Student Phone juga mendukung fitur pembayaran menggunakan kode QR.

Orang tua dapat menentukan batas maksimal pengeluaran anak sekaligus memantau seluruh transaksi secara langsung melalui aplikasi pendamping.

Fitur ini diharapkan dapat membantu anak belajar mengelola uang sejak dini dengan pengawasan yang tetap terjaga.

Harga Lenovo AI Student Phone

Lenovo AI Student Phone hadir dengan tali gantung yang dapat dilepas-pasang dan tersedia dalam tiga pilihan warna menarik, yaitu:

  • Oranye-Putih
  • Pink
  • Biru

Untuk pasar China, perangkat ini dibanderol 299 yuan, atau sekitar Rp670 ribuan.

Dengan harga yang relatif terjangkau, Lenovo menawarkan alternatif smartphone edukasi bagi keluarga yang ingin memberikan perangkat komunikasi kepada anak tanpa harus khawatir terhadap distraksi dari game, browser, maupun media sosial. Pendekatan ini menjadikan AI Student Phone sebagai perangkat yang lebih berfokus pada keamanan, produktivitas, dan aktivitas belajar dibandingkan hiburan digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *