TEKNOTIPS

Memanfaatkan Mode Daya Rendah Apple Watch untuk Meningkatkan Masa Pakai Baterai

596
×

Memanfaatkan Mode Daya Rendah Apple Watch untuk Meningkatkan Masa Pakai Baterai

Sebarkan artikel ini
Cara mengaktifkan Mode Daya Rendah Apple Watch, agar dapat memperpanjang masa pakai baterai
Cara mengaktifkan Mode Daya Rendah Apple Watch, agar dapat memperpanjang masa pakai baterai

Media90 (media90.id) – Apple Watch adalah perangkat canggih dengan beragam fitur mengesankan, namun, daya tahan baterainya seringkali menjadi perhatian pengguna.

Dengan rata-rata daya tahan baterai sekitar 18 jam, banyak pemilik Apple Watch merasa perlu untuk mengisi daya perangkat mereka setiap hari.

Ads
close ads

Untungnya, dengan penambahan fitur Mode Daya Rendah dalam watchOS 9, pengguna kini memiliki solusi untuk memperpanjang masa pakai baterai mereka.

Mode Daya Rendah, yang mirip dengan fitur serupa pada iPhone, dirancang untuk mengurangi konsumsi daya perangkat sehingga pengguna dapat menikmati Apple Watch lebih lama tanpa harus terus-menerus mencari sumber daya.

Fitur ini diperkenalkan bersamaan dengan watchOS 9 dan telah menjadi andalan bagi banyak pengguna yang ingin mengoptimalkan penggunaan baterai mereka.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara mengaktifkan Mode Daya Rendah di Apple Watch dan meninjau beberapa fitur yang akan terpengaruh.

Cara Mengaktifkan Mode Daya Rendah di Apple Watch

Kamu dapat mengaktifkan Mode Daya Rendah di Apple Watch dengan dua metode yang berbeda:

Metode 1: Menggunakan Pusat Kontrol

  1. Pada Apple Watch, ketuk dan tahan bagian bawah layar untuk mengakses Pusat Kontrol.
  2. Geser layar ke atas untuk membuka Pusat Kontrol.
  3. Cari tombol persentase baterai dan ketuk tombol tersebut.
  4. Nyalakan Mode Daya Rendah.

Metode 2: Menggunakan Pengaturan

  1. Buka aplikasi Pengaturan pada Apple Watch.
  2. Gulir ke bawah dan pilih opsi “Baterai.”
  3. Aktifkan Mode Daya Rendah.

Konsekuensi Mengaktifkan Mode Daya Rendah

Penting untuk diingat bahwa mengaktifkan Mode Daya Rendah pada Apple Watch akan membawa beberapa konsekuensi, termasuk:

  1. Tampilan Selalu Menyala (Always On Display): Fitur ini akan dinonaktifkan, sehingga layar tidak akan terus-menerus menyala.
  2. Pemberitahuan Detak Jantung: Pemberitahuan untuk ritme jantung yang tidak teratur, detak jantung tinggi, dan detak jantung rendah mungkin tidak akan berfungsi.
  3. Pengukuran Detak Jantung Latar Belakang: Fitur ini mungkin tidak berfungsi secara optimal atau bahkan nonaktif.
  4. Pengukuran Oksigen Darah Latar Belakang: Fitur ini juga bisa dinonaktifkan.
  5. Pengingat Olahraga: Pengingat untuk memulai berolahraga mungkin tidak akan berfungsi.
  6. Konektivitas: Jika iPhone kamu tidak berada di dekatmu, WiFi dan sambungan selular akan dimatikan, sehingga kamu tidak akan menerima panggilan masuk atau pemberitahuan pada Apple Watch.

Selain itu, Mode Daya Rendah juga memengaruhi aspek lain dari performa Apple Watch, termasuk:

  1. Panggilan Telepon: Melakukan panggilan telepon mungkin membutuhkan waktu lebih lama.
  2. Penyegaran Aplikasi Latar Belakang: Penyegaran aplikasi latar belakang akan lebih jarang terjadi.
  3. Komplikasi Tampilan Jam: Komplikasi pada tampilan jam mungkin tidak diperbarui secepat biasanya.

Meskipun ada beberapa pengorbanan yang harus dibuat saat menggunakan Mode Daya Rendah, hal ini memungkinkan pengguna untuk memperpanjang masa pakai baterai secara signifikan, menjadikan Apple Watch lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari tanpa harus terlalu sering mengisi daya.

Dengan mengaktifkan Mode Daya Rendah dengan bijak, pengguna dapat mencapai keseimbangan yang sempurna antara fungsionalitas dan penghematan baterai.

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya.Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858 untuk…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional.Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai merek…

Bocoran Desain Sony Xperia 1 VIII Muncul di Internet, Seperti Apa Wujudnya?
TEKNO

Media90 – Sony kembali menjadi sorotan setelah bocoran desain flagship terbarunya, Xperia 1 VIII, beredar di internet. Perangkat ini disebut sebagai generasi penerus lini Xperia 1 yang selama ini dikenal mempertahankan ciri khas desain khas Sony. Menjelang peluncuran resminya, berbagai detail desain hingga spesifikasi awal mulai terungkap. Layar OLED 6,5 Inci dengan Bezel Simetris Berdasarkan bocoran dari @OnLeaks bersama mymobiles.com, Sony Xperia 1 VIII akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ciri khas desain Sony masih dipertahankan, yaitu bezel simetris di bagian atas dan bawah layar, yang membuat tampilannya berbeda dari banyak flagship modern lainnya.Ads close ads Pendekatan desain…

MediaTek Luncurkan Dimensity 7450 & 7450X, Ini Perbedaan Keduanya
TEKNO

Media90 – MediaTek diam-diam memperkenalkan dua chipset terbaru di kelas menengah atas, yaitu Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Keduanya sudah tercantum di situs resmi tanpa banyak bocoran sebelumnya, sehingga cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi. Lalu, apa saja kemampuan yang ditawarkan dan apa perbedaan di antara keduanya? Spesifikasi Dimensity 7450 dan 7450X Kedua chipset ini dibangun menggunakan fabrikasi 4nm yang efisien dan modern. Di sektor CPU, digunakan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2,6GHz untuk performa, serta empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya.Ads close ads Untuk grafis, MediaTek menyematkan GPU Mali-G615 MC2 yang sudah cukup…

vivo Y6 5G Resmi Dirilis, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Kamera 50MP, dan Baterai 7200mAh
TEKNO

Media90 – Vivo kembali memperluas lini smartphone entry hingga mid-range dengan meluncurkan Y6 5G. Perangkat ini hadir tidak lama setelah Y6t, namun membawa paket fitur yang terasa lebih lengkap untuk kebutuhan harian maupun hiburan ringan. Performa Snapdragon 4 Gen 2 Di sektor dapur pacu, vivo Y6 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Chipset ini dirancang dengan efisiensi daya yang lebih baik, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan dengan performa yang stabil.Ads close ads Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi Bagian layar menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini….

Bocoran Terbaru Galaxy Z Fold Wide, Desain Layar Diduga Mirip Pura X Max
TEKNO

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan form factor baru untuk lini smartphone foldable mereka. Perangkat tersebut disebut sebagai Galaxy Z Fold Wide, dan mulai ramai dibicarakan karena membawa pendekatan layar yang berbeda dari generasi sebelumnya. Menariknya, bocoran ini muncul menjelang rumor peluncuran iPhone Fold pada September mendatang. Dimensi Galaxy Z Fold Wide Informasi terbaru yang dibagikan oleh Ice Universe di platform X mengungkap detail ukuran perangkat ini. Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold Wide memiliki dimensi 123,9 x 164,4 x 4,3 mm yang tergolong sangat tipis untuk perangkat foldable modern.Ads close ads Saat dilipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2 x…

ASUS Pad Mengudara! Tablet Baru ASUS Mulai Terekspos Bocoran
TEKNO

Media90 – ASUS tampaknya bersiap kembali meramaikan pasar tablet setelah cukup lama vakum. Meski tahun ini dikabarkan lebih fokus pada segmen lain, bocoran terbaru menunjukkan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut tengah menyiapkan perangkat baru bernama ASUS Pad yang menyasar kelas premium. Layar 12,2 Inci Dual-Layer OLED Menurut laporan dari Android Headlines, ASUS Pad akan hadir dengan layar berukuran 12,2 inci yang menggunakan panel dual-layer OLED. Teknologi ini dikenal memiliki kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan puncak yang tinggi, sehingga biasanya digunakan pada perangkat kelas atas seperti tablet flagship.Ads close ads Selain itu, layar tersebut juga disebut mendukung refresh rate 144Hz, yang membuat…