TEKNOTIPS

Mengapa Baterai Ponsel Cepat Habis? 10 Alasan dan Cara Mengatasi Masalahnya

634
×

Mengapa Baterai Ponsel Cepat Habis? 10 Alasan dan Cara Mengatasi Masalahnya

Sebarkan artikel ini
Penyebab baterai ponsel cepat habis dan cara memperbaikinya
Penyebab baterai ponsel cepat habis dan cara memperbaikinya

Media90 (media90.id) – Apakah baterai ponsel kamu cepat habis? Banyak orang mengalami masalah ini.

Tetapi kebanyakan pemilik ponsel akan memilih untuk mengganti ponsel atau mengganti baterai tanpa mengetahui alasan yang valid mengapa baterai mereka cepat terkuras.

Ads
close ads

Baterai ponsel cepat habis karena berbagai alasan seperti menggunakan terlalu banyak aplikasi di latar belakang, pembaruan perangkat lunak, bermain game dalam waktu lama, baterai yang sudah tua, dan tidak mengikuti kebiasaan pengisian daya yang benar.

Alasan-alasan ini dapat membuat baterai ponsel kamu lebih cepat habis.

Sebenarnya masalah ini bukan hanya terjadi pada ponsel pintar, kamu mungkin juga mengalami fenomena pengurasan baterai ini pada perangkat seperti laptop dan tablet.

Berikut 10 alasan mengapa baterai ponsel kamu cepat habis.

1. Baterai yang sudah tua atau tidak berfungsi

Masa pakai baterai ponsel cerdas secara keseluruhan adalah 2-3 tahun.

Kapasitas kimiawi pada baterai akan menurun seiring dengan penggunaannya setiap tahun.

Karena itu, kapasitas baterai untuk menyimpan daya listrik berkurang.

Inilah yang mengakibatkan pengguna mengalami masa pakai baterai yang rendah pada ponsel cerdas.

Selain itu, mengisi daya smartphone 2-3 kali sehari dapat menurunkan kapasitas pengisian daya secara signifikan.

Kamu hanya dapat memperbaiki masalah ini dengan mengganti baterai ponsel.

Kunjungi pusat layanan ponsel cerdas kamu untuk menggantinya.

2. Pembaruan perangkat lunak

Ketika pembaruan perangkat lunak diluncurkan terkadang membawa bug yang menyebabkan banyak fitur di ponsel pintar tidak berfungsi dengan baik.

Hal ini sebagian besar terjadi pada pengguna yang terdaftar dalam pengujian beta untuk pembaruan perangkat lunak.

Karena itu biasanya perusahaan aplikasi akan meminta beberapa pengguna mendaftar menjadi pengguna pertama.

Pembaruan kemudian muncul dengan banyak versi karena mereka harus memperbaiki banyak bug.

Jangan khawatir. Ini dapat diperbaiki dengan mudah.

Kamu harus melaporkannya jika menghadapi masalah yang berhubungan dengan baterai, atau kamu dapat menurunkan versi pembaruan ke versi sebelumnya untuk memperbaikinya secara instan.

3. Terlalu banyak aplikasi

Lebih banyak aplikasi berarti lebih banyak penggunaan baterai.

Lebih baik menyimpan aplikasi yang sering kamu gunakan dan menghapus aplikasi yang tidak digunakan.

Namun sebagian besar pengguna kerap mengabaikan hal ini.

Padahal aplikasi-aplikasi tersebut dapat menggunakan baterai karena berjalan di latar belakang, terutama game dan media sosial.

Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan mode penghemat baterai dan menutup semua aplikasi yang jarang kamu gunakan.

4. Tidak mengalibrasi baterai dengan benar

Mengalibrasi baterai ponsel cerdas adalah langkah yang baik meskipun hal ini tidak menambah atau mengurangi masa pakai baterai atau kinerja ponsel.

Keuntungan utama dari mengalibrasi baterai adalah persentase level baterai yang tepat.

Jika kamu tidak mengalibrasi baterai secara teratur, hal ini dapat menyebabkan pembacaan level baterai yang kurang tepat.

Disarankan untuk mengalibrasi baterai ponsel kamu setiap 30 hingga 45 hari untuk mendapatkan pembacaan yang akurat.

Untuk melakukan proses ini, isi daya ponsel kamu hingga 100%.

Kosongkan daya secara total lalu isi daya kembali hingga 100%.

5. Bermain game dan mengedit

Bermain game di smartphone memang membuat ketagihan.

Saat ini, orang-orang menggunakan ponsel mereka selama berjam-jam untuk memainkan game favorit mereka.

Tidak heran jika baterai akan cepat habis saat bermain game, terutama saat memainkan game kelas AAA yang menggunakan sumber daya cukup besar karena harus mendukung grafis dan RAM.

Selain itu, banyak orang yang melakukan pengeditan video dan foto di ponsel.

Cara ini sangat membutuhkan daya yang cukup besar, mirip saat melakukannya di laptop atau komputer.

Menggunakan kartu grafis dan RAM untuk memproses gambar dan video dapat menguras baterai dengan cepat.

6. Efek panas

Panas juga merupakan faktor yang menyebabkan baterai lebih cepat habis.

Hal ini terjadi karena perangkat akan sedikit melambat ketika menjadi panas.

Karena itu hindari menggunakan ponsel dalam kondisi panas seperti di bawah sinar matahari karena smartphone memiliki mode kecerahan otomatis, yang membuat layar benar-benar cerah.

Akibatnya akan menyedot daya baterai.

7. Internet selalu aktif

Internet dan Wi-Fi dapat menguras baterai dengan cepat saat tidak digunakan.

Ponsel secara konstan mencari jaringan yang dapat menguras baterai.

Ketika kamu membiarkan WiFi menyala, hal itu akan menguras baterai lebih cepat.

Karena itu ketika kamu sedang tidak membutuhkan internet, sebaiknya nonaktifkan WiFi atau data untuk menghemat penggunaan baterai.

8. Aplikasi pelacakan lokasi

Ada banyak aplikasi yang dapat melacak lokasi pengguna.

Google Maps, Grab, Gojek, dan masih banyak lagi.

Mungkin kamu berpikir bahwa aplikasi-aplikasi tersebut hanya melacak lokasi ketika kamu menggunakannya secara langsung.

Tetapi faktanya tidak demikian. Aplikasi-aplikasi tersebut akan terus melacak lokasi kamu.

Pemantauan lokasi secara konstan ini membutuhkan energi dan dapat menguras daya baterai ponsel.

Cara termudah untuk menonaktifkan pelacakan lokasi adalah dengan mematikan lokasi ponsel sama sekali.

9. Menggunakan aplikasi pihak ketiga

Mereka yang menggunakan aplikasi pihak ketiga dan mengunduhnya dari situs web yang berbeda bisa berada dalam bahaya.

Sebab aplikasi-aplikasi tersebut dapat meretas ponsel kamu.

Selain itu, aplikasi-aplikasi tersebut dapat menggunakan sumber daya ketika kamu memberikan izin yang berakibat pada pengurasan baterai.

10. Kebiasaan pengisian daya

Dianjurkan jangan selalu mengisi daya ponsel hingga 100% dan mengosongkannya hingga 0% karena baterai memiliki siklus pengisian daya yang terbatas.

Kecuali jika kamu ingin mengalibrasi seperti diungkapkan di atas yang dilakukan secara periodik tertentu.

Berbeda jika kamu sering mengisi daya sampai 100% atau sebaliknya menggunakan baterai hingga 0%.

Kebiasaan ini dapat menyebabkan kondisi baterai kamu cepat rusak.

Alih-alih mengisi daya ponsel sepenuhnya, cobalah untuk mengisi daya 80% atau 90% dan mengosongkannya hingga 30%.

Dengan cara ini, kamu dapat menghemat waktu pengisian daya ponsel, dan masa pakai baterai juga akan meningkat.

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web. Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot. Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial. Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun. Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan. Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile. Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga…