TEKNO

Meta Luncurkan Kacamata Pintar Ray-Ban Lebih Terjangkau, Harga Mulai US$299

Novita Nurjanah
6
×

Meta Luncurkan Kacamata Pintar Ray-Ban Lebih Terjangkau, Harga Mulai US$299

Sebarkan artikel ini
Meta Perkenalkan Ray-Ban Smart Glasses Terjangkau untuk Lebih Banyak Pengguna
Meta Perkenalkan Ray-Ban Smart Glasses Terjangkau untuk Lebih Banyak Pengguna

Media90.id – Meta resmi memperkenalkan generasi terbaru kacamata pintarnya hasil kolaborasi dengan Ray-Ban. Menariknya, lini terbaru ini hadir dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan model sebelumnya, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pengguna yang ingin mencoba perangkat wearable berbasis AI.

Kacamata pintar terbaru tersebut merupakan hasil kerja sama Meta dengan EssilorLuxottica, perusahaan induk Ray-Ban. Pada generasi terbaru ini, Meta menghadirkan tiga pilihan model dengan desain yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan dan gaya penggunanya.

Ads
close ads

Hadir dalam Tiga Model Berbeda

Meta meluncurkan tiga varian smart glasses terbaru, yaitu:

  • Meta Adventurer
  • Meta Fury
  • Meta Starfire by Kylie Jenner

Model Meta Adventurer menjadi varian paling terjangkau dengan harga mulai US$299. Kacamata ini mengusung desain frame kotak klasik yang tersedia dalam dua pilihan ukuran.

Sementara itu, Meta Fury hadir dengan bingkai yang lebih tebal dan bobot sedikit lebih berat dibandingkan Adventurer, memberikan tampilan yang lebih berani.

Bagi pengguna yang mengutamakan gaya, Meta juga menghadirkan Meta Starfire by Kylie Jenner. Model hasil kolaborasi bersama selebritas Kylie Jenner ini menawarkan desain lebih ramping dengan bentuk lensa oval dan dibanderol mulai US$399.

Puluhan Kombinasi Warna dan Lensa

Meta menawarkan hingga 26 konfigurasi berbeda yang memadukan berbagai pilihan warna frame dan jenis lensa.

Pilihan warna yang tersedia meliputi:

  • Hitam
  • Hijau
  • Motif tempurung kura-kura (tortoise)

Sedangkan opsi lensanya mencakup:

  • Lensa resep (prescription)
  • Lensa terpolarisasi
  • Lensa fotokromik

Untuk meningkatkan kenyamanan, Meta juga menambahkan bantalan hidung baru yang dapat disesuaikan ke tiga arah sehingga lebih pas digunakan oleh berbagai bentuk wajah.

Masih Tanpa Layar, Andalkan Kamera dan AI

Dari sisi perangkat keras, Meta mempertahankan konsep smart glasses tanpa layar pada lensa.

Sebagai gantinya, perangkat tetap mengandalkan kombinasi teknologi yang terdiri dari:

  • Kamera internal
  • Speaker terbuka di dekat telinga
  • Sistem multi-mikrofon

Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon, menerima perintah suara, hingga menikmati fitur peredam kebisingan saat berkomunikasi.

Baterai Tahan Hingga 8 Jam

Meta mengklaim kacamata pintar terbaru ini mampu digunakan hingga 8 jam dalam sekali pengisian daya untuk penggunaan normal.

Sementara itu, casing pengisi dayanya mampu memberikan tambahan daya sehingga total waktu penggunaan mencapai 40 jam sebelum perlu diisi ulang melalui sumber listrik.

Dibekali AI Muse Spark

Salah satu peningkatan terbesar hadir pada sektor kecerdasan buatan.

Meta menyematkan Muse Spark, model AI multimodal terbaru yang dirancang untuk memahami berbagai jenis input pengguna.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan fitur Dynamic Burst Photo Mode, yang memungkinkan pengguna mengambil serangkaian foto secara hands-free untuk meningkatkan peluang mendapatkan hasil terbaik.

Ke depan, Meta juga berencana menghadirkan fitur navigasi pejalan kaki berbasis audio, sehingga pengguna dapat memperoleh petunjuk arah melalui suara tanpa harus melihat layar ponsel.

Sudah Mulai Dipasarkan

Meta menyatakan seluruh model smart glasses terbaru ini sudah mulai tersedia melalui berbagai kanal penjualan.

Pengguna dapat membelinya melalui:

  • Situs resmi Meta
  • Amazon
  • Best Buy
  • LensCrafters
  • Sunglass Hut
  • Sejumlah toko optik dan pengecer resmi lainnya

Dengan harga yang lebih kompetitif, pilihan desain yang semakin beragam, serta dukungan fitur AI terbaru, Meta tampaknya ingin memperluas pasar kacamata pintar Ray-Ban sekaligus memperkuat posisinya di segmen perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *