TEKNO

Pengguna Apple Watch Alami Luka Bakar, Proses Komplain Berlarut-larut Hingga Hampir Enam Bulan

176
×

Pengguna Apple Watch Alami Luka Bakar, Proses Komplain Berlarut-larut Hingga Hampir Enam Bulan

Sebarkan artikel ini
Kasus Apple Watch: Pengguna Mengalami Luka Bakar dan Ajukan Gugatan
Kasus Apple Watch: Pengguna Mengalami Luka Bakar dan Ajukan Gugatan

Media90 – Seorang pengguna Apple Watch mengaku mengalami luka bakar di pergelangan tangan akibat perangkat tersebut. Sayangnya, klaimnya tentang proses penanganan Apple yang berlarut-larut hingga hampir enam bulan tanpa kejelasan turut menjadi sorotan.

Insiden Terjadi Saat Aktivitas Sehari-hari

Kisah ini dibagikan oleh pengguna Reddit dengan akun “Southern_Chest_9084”. Ia menyebut insiden terjadi pada 24 September 2025, saat sedang duduk dan bekerja menggunakan laptop. Tiba-tiba ia merasakan panas yang sangat kuat di pergelangan tangan, tepat di area tempat Apple Watch dipakai.

Ads
close ads

Ketika jam tangan dilepas, ia menemukan bekas luka berbentuk jam pada pergelangan tangannya, lengkap dengan lepuhan yang terasa sangat sakit dan menunjukkan kerusakan kulit.

Baca Juga:  Realme C100 5G Siap Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 7.000mAh dan Layar 144Hz

Proses Komplain yang Berbelit-belit

Menurut pengakuannya, upaya untuk mendapatkan bantuan dari Apple justru menjadi pengalaman melelahkan:

  • Harus melalui banyak panggilan telepon, chat, dan email dengan berbagai advisor berbeda
  • Sering mengulang penjelasan tentang insiden yang sama
  • Waktu tunggu untuk tersambung ke staf dukungan bisa mencapai 30 menit

Dalam salah satu percakapan, seorang staf dukungan dilaporkan menolak kemungkinan bahwa Apple Watch bisa menyebabkan luka bakar, menyebut kemungkinan penyebabnya adalah alergi kulit pengguna.

Padahal, pemilik perangkat sebelumnya diminta melakukan berbagai proses diagnostik dan mengirim Apple Watch ke Irlandia agar diperiksa oleh tim engineer.

Masalah lain muncul ketika pengguna meminta penjemputan perangkat dari rumah, karena Apple Store terdekat berjarak 1,5–2 jam perjalanan. Salah satu perwakilan sempat menyetujui, tetapi kemudian komunikasi terputus tanpa tindak lanjut. Saat mengajukan permintaan yang sama ke perwakilan lain, ia justru diberi jawaban berbeda, bahwa Apple tidak menyediakan layanan penjemputan dari rumah.

Baca Juga:  Grok Business dan Enterprise: Solusi AI Perusahaan dengan Keamanan dan Privasi sebagai Prioritas

Ketika akhirnya datang langsung ke Apple Store, staf toko disebut tidak mengetahui kasusnya, dan hanya menyebut kemungkinan masalah berasal dari sensitivitas kulit.

Komplain Tidak Ditanggapi, Jalur Hukum Dipertimbangkan

Hingga 14 Maret 2026, atau hampir enam bulan setelah insiden, pengguna tersebut masih belum mendapatkan penyelesaian yang jelas. Ia merasa diabaikan dan terus dipindahkan dari satu advisor ke advisor lain tanpa penyelidikan yang tuntas.

Karena frustrasi dengan proses yang berlarut-larut, pengguna ini mempertimbangkan mengambil jalur hukum.

Beberapa pengguna Reddit bahkan menyarankan untuk mencoba menghubungi CEO Apple, Tim Cook, melalui email, karena cara tersebut kadang mempercepat penanganan kasus tertentu.

Catatan untuk Pengguna Smartwatch

Kasus ini menjadi pengingat bagi pengguna smartwatch:

Baca Juga:  Disney Plus Hadirkan “Verts”, Tab Video Vertikal Mirip TikTok
  • Periksa kondisi kulit secara rutin saat memakai perangkat sehari-hari
  • Perhatikan tanda panas berlebihan atau iritasi
  • Dokumentasikan insiden sejak awal untuk memudahkan proses klaim

Selain itu, kasus ini menimbulkan pertanyaan penting: seberapa sering insiden serupa terjadi, dan bagaimana perusahaan seharusnya menanggapi laporan pengguna yang menyangkut potensi risiko perangkat.

Pengalaman seperti ini tentu bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak—pengguna maupun produsen—agar keselamatan tetap menjadi prioritas utama.