TEKNO

Perjalanan 11 Tahun: Mengapa Apple Akhirnya Berpindah dari Lightning ke USB-C?

642
×

Perjalanan 11 Tahun: Mengapa Apple Akhirnya Berpindah dari Lightning ke USB-C?

Sebarkan artikel ini
Setelah 11 tahun digunakan, ini alasan Apple akhirnya harus bermigrasi dari Lightning ke USB-C
Setelah 11 tahun digunakan, ini alasan Apple akhirnya harus bermigrasi dari Lightning ke USB-C

Media90 (media90.id) – Perangkat pertama dengan port USB-C hadir pada tahun 2015.

Sekarang, USB-C ada di mana-mana, mulai dari ponsel Android, laptop, earbud nirkabel, kamera mirrorless, konsol game, monitor PC, dan bahkan skuter listrik.

Ads
close ads

Sementara iPhone cukup lama bertahan dengan konektor daya non-USB-C yakni menggunakan Lightning. Setiap iPhone yang dirilis sejak 2012 telah menggunakan Lightning sampai sekarang.

Apple memang dalam beberapa tahun terakhir sudah juga menambahkan USB-C untuk MacBook dan iPad. Namun untuk iPhone, Apple memilih untuk tetap menggunakan konektor Lightning.

Perubahan yang Mendebarkan

Jelang peluncuran iPhone 15 Series, Apple telah mengonfirmasi bahwa port Lightning iPhone akan diganti dengan port USB-C.

Apple rencananya akan meluncurkan iPhone baru tersebut di acara tahunan pada 12 September di Cupertino, California.

Pertanyaannya adalah, mengapa Apple akhirnya mengubah port sekarang?

Perjalanan dari 30-Pin hingga Lightning

Ingat konektor 30-pin pada iPhone dan iPod lama? Fitur tersebut diperkenalkan pada 2003.

Sembilan tahun kemudian, Apple menukarnya dengan port Lightning, yang lebih kecil dan dapat dibolak-balik.

Artinya pengguna dapat mencolokkannya ke arah mana pun. Penggunaan Lightning ini menciptakan lebih banyak ruang di dalam perangkat untuk memungkinkan komponen lain, seperti baterai yang lebih besar.

Sekarang, setelah 11 tahun Lightning akan ditinggalkan dan digantikan USB-C.

Transisi Bertahap

Apple secara bertahap menambahkan port USB-C ke perangkat kerasnya yang lain selama beberapa tahun terakhir.

Apple adalah yang pertama kali menggunakan USB-C pada laptop pada 2015.

Kemudian iPad memulai transisi dari Lightning ke USB-C.

Bisa dibilang iPhone pasti akan menjadi yang berikutnya.

Tekanan dari Uni Eropa

Tetapi selama ini Apple telah memungut biaya lisensi dari pihak ketiga yang membuat aksesori yang menggunakan port Lightning melalui program Made for iPhone (MFi).

Lantas mengapa Apple akhirnya mau kehilangan semua sumber dana tersebut?

Apple dipaksa Uni Eropa, yang mengesahkan undang-undang pada 2022 yang mewajibkan ponsel, tablet, dan kamera yang dijual di wilayah tersebut untuk dilengkapi dengan port USB-C pada akhir tahun 2024.

Manfaat Beralih ke USB-C

Transisi ini bermuara pada kenyamanan pada semua orang yang akhirnya bisa menggunakan port universal ini untuk mengisi ulang daya dan mentransfer data, apa pun perangkatnya.

Ini berarti pengguna dapat menggunakan kabel pengisian daya yang sama di beberapa perangkat.

Bayangkan kamu dapat mencolokkan kabel USB-C MacBook untuk mengisi ulang daya iPad dan iPhone.

Jika teman kamu memiliki ponsel Android, mereka akhirnya bisa menggunakan kabel yang sama.

Artinya dengan memiliki satu konektor untuk menangani semua perangkat, idealnya akan mengurangi limbah elektronik, karena tidak perlu membeli berbagai jenis kabel dan pengisi daya.

Alasan ini juga yang membuat Apple tidak menyertakan pengisi daya (adaptor) di dalam kotak iPhone.

USB-C juga memungkinkan pengisian daya dan kecepatan transfer data yang berpotensi lebih cepat, meskipun sebagian besar tergantung pada standar yang diputuskan Apple untuk diikuti.

Port Lightning dibatasi pada 480 megabit per detik untuk transfer data, tetapi USB-C secara teoritis dapat bergerak hingga 80 gigabit per detik dengan spesifikasi terbaru yang ditetapkan USB Implementers Forum, di mana Apple menjadi bagian di dalamnya.

Kecepatan dan Kemudahan

Apple juga dikabarkan akan membatasi model dasar iPhone 15 pada standar USB 2.0, yang bertahan pada 480 Mbps.

Namun, model iPhone 15 Pro mungkin mendapatkan dukungan untuk standar USB 3.2 atau Thunderbolt 3, yang bisa mencapai kecepatan 20 hingga 40 Gbps.

Dengan menggunakan USB-C, mentransfer file video dari iPhone melalui kabel mungkin akan jauh lebih cepat dari sebelumnya.

Begitu juga dengan kecepatan pengisian daya. Sebagai perbandingan, model iPhone 14 memiliki batas pengisian daya resmi sebesar 20 watt.

Tetapi Apple dapat meningkatkannya sedikit lebih tinggi pada iPhone 15.

Sebab spesifikasi USB-C mendukung watt dan arus yang lebih tinggi untuk memungkinkan pengisian daya yang lebih cepat, setara dengan ponsel Android unggulan.

Perbandingannya, iPhone 14 Pro Max membutuhkan waktu sekitar 1 jam 40 menit untuk mengisi ulang daya hingga penuh.

Sementara Samsung Galaxy S23 Ultra dapat mengisi ulang daya hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Kelebihan Lainnya

Kelebihan lainnya? USB-C dapat digunakan untuk menyambungkan perangkat secara langsung ke layar eksternal.

Jika perangkat mendukung DisplayPort melalui USB-C, kamu dapat menggunakan kabel yang sama dengan yang kamu gunakan untuk mentransfer data dan mengisi ulang daya iPhone untuk menghubungkan ponsel ke layar yang lebih besar.

Tantangan USB-C

Namun, ada juga tantangan dengan USB-C.

Pernah membeli kabel USB-C yang murah dan ternyata tidak berfungsi seperti yang kamu inginkan, entah itu untuk transfer data atau output video.

Ada begitu banyak standar yang berbeda untuk USB-C sehingga tidak mudah untuk mengetahui secara pasti kecepatan seperti apa yang bisa diharapkan dari sebuah kabel hanya dengan melihatnya.

Kesimpulan

Meskipun perubahan dari Lightning ke USB-C mungkin menghadirkan tantangan, ada banyak manfaat yang lebih besar yang dapat dinikmati pengguna, termasuk kemudahan penggunaan, kecepatan transfer data yang lebih tinggi, dan keseragaman dalam seluruh ekosistem perangkat.

Apple telah memutuskan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan peraturan, membawa kita ke era konektor universal yang lebih baik dan lebih cepat.

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web. Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot. Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial. Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun. Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan. Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile. Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga…