Media90 – Di era digital saat ini, simbol @ hampir selalu hadir dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari menulis alamat email, mendaftar akun media sosial, hingga kebutuhan kerja online, tanda kecil ini menjadi bagian penting dalam komunikasi modern. Namun, di balik perannya yang sangat vital, simbol @ ternyata memiliki perjalanan sejarah panjang yang jauh lebih tua dari internet itu sendiri.
Bermula dari Perdagangan Anggur di Abad ke-16
Menurut catatan sejarah yang dirujuk oleh Smithsonian Magazine, simbol @ pertama kali tercatat pada tahun 1536 dalam sebuah surat pedagang asal Florence, Italia. Pada masa itu, simbol ini bukan bagian dari teknologi, melainkan digunakan dalam aktivitas perdagangan.
Simbol @ dipakai sebagai penanda satuan dalam pengiriman anggur, khususnya untuk menunjukkan jumlah anggur dalam guci besar. Dengan kata lain, simbol ini berfungsi sebagai singkatan praktis agar pencatatan transaksi menjadi lebih cepat dan efisien.
Banyak sejarawan juga meyakini bahwa simbol @ berasal dari kata Latin “ad” yang berarti “kepada” atau “menuju”, meskipun bukti pastinya masih terus diperdebatkan hingga kini.
Digunakan dalam Dunia Akuntansi dan Perdagangan
Memasuki abad ke-19, simbol @ mulai populer di dunia bisnis dan akuntansi. Penggunaannya berkembang sebagai penanda harga satuan dalam transaksi dagang.
Contohnya, tulisan “10 barang @ USD 5” berarti setiap barang memiliki harga 5 dolar. Format ini membuat simbol @ semakin dikenal luas di kalangan pedagang dan akuntan.
Ketika mesin tik modern mulai digunakan, simbol ini turut dimasukkan ke dalam keyboard, yang secara tidak langsung menjaga keberadaannya hingga era komputer.
Ray Tomlinson dan Revolusi Email
Perubahan besar terjadi pada tahun 1971 ketika ilmuwan komputer Ray Tomlinson menciptakan sistem pengiriman pesan antar komputer melalui jaringan ARPANET, cikal bakal internet modern.
Saat itu, Tomlinson membutuhkan simbol pemisah antara nama pengguna dan komputer tujuan dalam format alamat pesan. Ia kemudian memilih simbol @ karena dianggap jarang digunakan dalam sistem komputer dan mudah dikenali.
Ia bahkan mengirim email pertama dalam sejarah ke dirinya sendiri menggunakan dua mesin teletype yang terhubung. Momen tersebut menjadi awal lahirnya sistem email modern yang kita kenal sekarang.
Dari Simbol Dagang Menjadi Identitas Digital
Sejak saat itu, simbol @ berubah fungsi secara drastis. Dari sekadar penanda dalam perdagangan dan akuntansi, kini menjadi elemen utama dalam komunikasi digital global.
Simbol ini tidak hanya digunakan dalam email, tetapi juga dalam media sosial untuk menandai akun pengguna atau melakukan mention dalam percakapan.
Perjalanan panjang simbol @ menunjukkan bagaimana sebuah tanda sederhana dapat berevolusi menjadi bagian penting dalam peradaban digital manusia.
Penutup
Dari catatan pedagang anggur di Italia abad ke-16 hingga menjadi ikon komunikasi global, simbol @ telah melewati transformasi luar biasa selama hampir lima abad. Tanpa simbol kecil ini, mungkin sistem komunikasi digital modern akan berkembang dengan cara yang sangat berbeda dari yang kita kenal saat ini.














