Media90 – Persaingan di pasar aksesori pintar global kembali memanas. Setelah lama didominasi oleh Apple dengan AirTag dan Samsung lewat Galaxy SmartTag, kini Xiaomi resmi ikut meramaikan segmen pelacak benda (item tracker).
Melalui acara peluncuran produk ekosistem pada pertengahan Februari 2026, Xiaomi memperkenalkan Xiaomi Tag. Perangkat kecil ini hadir sebagai solusi pelacakan praktis bagi pengguna Android, khususnya penggemar setia Xiaomi (Mi Fans), yang menginginkan fitur canggih dengan harga terjangkau.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar Xiaomi dalam memperluas ekosistem Artificial Intelligence of Things (AIoT) yang telah mencakup berbagai perangkat, mulai dari smart home hingga kendaraan listrik.
Desain Praktis dengan Sentuhan Premium
Dari sisi desain, Xiaomi Tag mengusung konsep minimalis dan fungsional. Berbeda dengan beberapa kompetitor yang membutuhkan aksesori tambahan, Xiaomi Tag sudah dilengkapi lubang lanyard bawaan sehingga bisa langsung dipasang pada kunci, tas, atau koper.
Keputusan ini dianggap sebagai pendekatan yang lebih ramah pengguna karena tidak perlu membeli aksesori tambahan.
Meski berukuran kecil, Xiaomi Tag membawa teknologi modern, termasuk:
- Bluetooth 5.3 Low Energy untuk konektivitas hemat daya
- Dukungan Ultra-Wideband (UWB) pada varian tertentu
Teknologi UWB memungkinkan fitur “Precision Finding”, di mana pengguna bisa menemukan barang dengan akurasi tinggi hingga hitungan sentimeter. Informasi arah dan jarak akan ditampilkan secara real-time di layar smartphone, memberikan pengalaman pelacakan yang sangat presisi.
Jaringan Pelacakan Global yang Kuat
Keunggulan utama smart tracker terletak pada jaringan pelacakannya. Xiaomi Tag memanfaatkan jaringan Find My Device milik Google serta integrasi dengan aplikasi Mi Home.
Dengan ratusan juta perangkat Xiaomi di seluruh dunia, Xiaomi Tag memiliki jaringan crowdsourced yang sangat luas.
Cara kerjanya:
- Saat barang hilang, Xiaomi Tag akan memancarkan sinyal Bluetooth
- Perangkat Xiaomi lain di sekitar akan menangkap sinyal tersebut secara anonim
- Lokasi kemudian dikirim ke server dan diteruskan ke pemilik
Proses ini berjalan secara terenkripsi dan tidak mengganggu pengguna lain, menciptakan sistem pelacakan global yang efektif bahkan di luar jangkauan Bluetooth pribadi.
Baterai Tahan Lama dan Tahan Air
Untuk daya, Xiaomi Tag menggunakan baterai koin CR2032 yang dapat diganti sendiri oleh pengguna. Baterai ini diklaim mampu bertahan hingga satu tahun dalam penggunaan normal.
Dari sisi ketahanan, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IP67/IP68, yang berarti:
- Tahan debu
- Tahan air hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit
Fitur ini sangat penting mengingat perangkat sering digunakan di luar ruangan.
Selain itu, Xiaomi Tag juga dilengkapi speaker internal. Pengguna bisa memicu suara “bip” melalui aplikasi untuk membantu menemukan barang yang terselip di rumah.
Harga Lebih Murah, Strategi Andalan Xiaomi
Seperti produk Xiaomi lainnya, harga menjadi daya tarik utama. Jika AirTag dari Apple dibanderol sekitar USD 29 (Rp450 ribuan), Xiaomi Tag hadir dengan harga yang hampir setengahnya di pasar global.
Strategi harga agresif ini diprediksi akan mengguncang pasar dan memaksa kompetitor menyesuaikan harga mereka.
Xiaomi juga menawarkan paket bundling 4 unit dengan harga lebih hemat, cocok untuk pengguna yang ingin melacak banyak barang sekaligus, seperti:
- Kunci kendaraan
- Dompet
- Tas laptop
- Hingga hewan peliharaan
Fitur Keamanan Anti-Stalking
Untuk mengatasi kekhawatiran privasi, Xiaomi membekali perangkat ini dengan fitur anti-stalking.
Jika ada Xiaomi Tag asing yang terdeteksi mengikuti pengguna dalam jangka waktu tertentu, ponsel akan memberikan notifikasi peringatan. Bahkan, perangkat tersebut bisa berbunyi otomatis jika pemilik aslinya tidak berada di dekatnya.
Fitur ini dirancang untuk mencegah penyalahgunaan tracker sebagai alat penguntit.
Penantang Serius di Ekosistem IoT
Kehadiran Xiaomi Tag bukan sekadar pelengkap produk, melainkan langkah serius Xiaomi untuk menantang dominasi Apple dan Samsung di sektor IoT.
Dengan kombinasi:
- Fitur canggih
- Jaringan pelacakan luas
- Harga terjangkau
Xiaomi Tag berpotensi menjadi pilihan utama bagi pengguna Android di tahun 2026.














