Media90 – Nestlé mengambil langkah penarikan produk susu formula bayi secara global setelah terdeteksi adanya kontaminasi racun ceurelide pada sejumlah produknya. Penarikan ini mencakup 49 negara dan telah dilakukan sejak Desember 2025 sebagai langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan bayi serta menjaga standar keamanan pangan.
Produk Terdampak dan Komitmen Nestlé
Produk yang terdampak berasal dari beberapa merek susu formula bayi, termasuk SMA, BEBA, dan NAN. Nestlé menyatakan bahwa keputusan penarikan diambil setelah ditemukan potensi risiko dari salah satu bahan baku yang digunakan dalam proses produksi.
Dalam pernyataan resmi, Nestlé menekankan bahwa keselamatan pangan dan kesejahteraan bayi menjadi prioritas utama perusahaan. Perusahaan juga memahami bahwa kabar penarikan produk ini bisa menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua.
“Kami memahami situasi ini dapat menimbulkan kecemasan, dan berkomitmen memberikan informasi serta dukungan jelas kepada para orang tua dan pengasuh selama proses penarikan berlangsung,” ujar Nestlé, seperti dikutip dari USA Today.
Langkah Nestlé Menarik Produk yang Terkontaminasi
Sebagai tindak lanjut, Nestlé melakukan investigasi menyeluruh terhadap bahan baku, termasuk minyak asam arakidonat (ARA) dan campuran minyak lain yang menjadi bagian dari formula susu bayi. Perusahaan juga menyiapkan pemasok alternatif untuk memastikan produksi tetap berjalan dengan bahan yang aman.
Penarikan produk dilakukan hampir di seluruh dunia. Di Eropa, negara terdampak antara lain Austria, Belgia, Kroasia, Jerman, dan Inggris. Di Amerika Selatan, termasuk Argentina dan Brasil, sementara di Asia dan Timur Tengah, negara terdampak meliputi China, Filipina, Bahrain, Arab Saudi, dan Qatar. Australia juga termasuk dalam daftar negara penarikan.
Apa Itu Racun Ceurelide?
Menurut Food Standards Agency (FSA) Inggris, ceurelide adalah racun yang dihasilkan oleh bakteri Bacillus cereus. Racun ini memiliki ketahanan panas tinggi, sehingga tidak mudah dinonaktifkan melalui perebusan, pemanasan, atau tahapan produksi susu formula.
Efek Racun Ceurelide pada Tubuh
Paparan ceurelide dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan, seperti mual, muntah, dan kram perut. Meski begitu, sejauh ini belum ada laporan dampak serius pada bayi yang mengonsumsi produk yang terindikasi terkontaminasi.
Otoritas keamanan pangan tetap mengimbau orang tua dan pengasuh untuk menghentikan penggunaan produk yang ditarik. Langkah ini bersifat preventif untuk meminimalkan potensi risiko. Orang tua dianjurkan berkonsultasi dengan apoteker atau tenaga medis sebelum mengganti jenis susu formula, terutama bagi bayi dengan kebutuhan nutrisi khusus.
Status Produk di Indonesia
Nestlé Indonesia menegaskan bahwa produk di dalam negeri aman dan tidak termasuk dalam daftar penarikan global. Fasilitas produksi Nestlé di Indonesia tidak terdampak isu kontaminasi ceurelide.
Seluruh produk lokal telah melalui proses pengujian mutu dan keamanan ketat, sementara produk impor yang dipasarkan di Indonesia juga telah melewati uji kualitas sebelum diedarkan. Nestlé Indonesia menegaskan komitmen untuk terus menjaga standar keamanan pangan tertinggi dan memberikan informasi terbuka kepada masyarakat.
Pentingnya Pengawasan Rantai Pasok
Penarikan global ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap rantai pasok pangan, khususnya untuk produk yang dikonsumsi kelompok rentan seperti bayi. Nestlé menegaskan bahwa langkah korektif dan preventif akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas dan keselamatan produk di seluruh pasar global.














