NASIONAL

Pasutri di Bandung Ditangkap Usai Jambret HP Anak, Polisi Ungkap Motif Ekonomi

Novta Tria
7
×

Pasutri di Bandung Ditangkap Usai Jambret HP Anak, Polisi Ungkap Motif Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Pasutri di Bandung Kompak Jadi Pelaku Jambret Terdesak Masalah Ekonomi

Media90.id – Pasangan suami istri (pasutri) berinisial AS dan PS ditangkap aparat kepolisian setelah diduga melakukan aksi penjambretan telepon genggam di kawasan Cipadung, Kota Bandung, Jawa Barat. Polisi mengungkap motif utama keduanya nekat melakukan kejahatan tersebut adalah karena terdesak masalah ekonomi.

Peristiwa penjambretan terjadi di Jalan Sindang Sari, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Panyileukan, pada Senin (3/8) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban diketahui merupakan seorang anak di bawah umur.

Ads
close ads

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menjelaskan, saat kejadian korban sedang mengendarai sepeda motor bersama rekannya sambil menggunakan telepon genggam.

“Pada waktu kejadian korban bersama dengan temannya sedang mengendarai motor sambil bermain handphone, kemudian datanglah pelaku yang kemudian melakukan penjambretan dan merampas satu buah handphone,” ujar Anton, Rabu (5/8).

Dalam aksinya, korban juga mengalami tindak kekerasan sebelum telepon genggamnya berhasil dirampas oleh pelaku. Setelah melakukan penjambretan, kedua pelaku berusaha melarikan diri.

Namun, aksi mereka diketahui warga sekitar yang kemudian melakukan pengejaran. Pasutri tersebut akhirnya berhasil diamankan oleh warga sebelum diserahkan kepada petugas Polsek Panyileukan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut aksi penjambretan tersebut dilakukan secara sadar dan telah direncanakan oleh kedua pelaku.

Anton mengungkapkan bahwa faktor ekonomi menjadi alasan utama pasangan suami istri tersebut melakukan tindak pidana.

“Untuk sementara motif para pelaku melakukan perbuatan tersebut karena motif ekonomi, karena suami istri tidak ada pekerjaan,” jelasnya.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan keduanya dalam aksi kejahatan serupa di wilayah lain di Kota Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *