Media90.id – Ajang drag race di Kotamobagu, Sulawesi Utara, berubah menjadi tragedi setelah sebuah mobil peserta kehilangan kendali dan menghantam kerumunan penonton di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026) sore.
Kecelakaan tersebut menyebabkan sedikitnya 16 orang menjadi korban. Berdasarkan informasi sementara, enam orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 10 korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa itu terjadi ketika kegiatan balap berlangsung di kawasan Upai. Mobil peserta yang melaju di lintasan diduga kehilangan kendali hingga keluar dari jalur dan menabrak penonton yang berada di sekitar area kegiatan.
Drag Race Kotamobagu Berujung Maut
Insiden bermula saat salah satu mobil peserta mengikuti perlombaan drag race di kawasan Kelurahan Upai.
Dalam kondisi yang masih dalam penanganan dan penyelidikan, kendaraan tersebut kehilangan kendali dan bergerak ke arah kerumunan penonton.
Benturan kemudian menyebabkan sejumlah orang menjadi korban. Suasana ajang yang sebelumnya dipenuhi penonton mendadak berubah menjadi kepanikan.
Warga dan petugas langsung melakukan pertolongan terhadap korban yang terdampak kecelakaan.
Laporan awal menyebutkan terdapat 16 korban dalam peristiwa tersebut, dengan enam orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka-luka.
Enam Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Dampak paling serius dari kecelakaan drag race Kotamobagu adalah jatuhnya korban jiwa.
Enam orang dilaporkan meninggal dunia setelah kendaraan peserta menghantam area penonton. Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka mendapatkan penanganan medis.
Data identitas korban masih dalam proses pendataan dan dapat mengalami perubahan seiring proses verifikasi dari pihak terkait. Sejumlah laporan lokal kemudian mulai mempublikasikan identitas sebagian korban.
Perbedaan jumlah korban juga muncul dalam pembaruan laporan di lapangan. Karena proses pendataan masih berlangsung, angka korban masih perlu menunggu konfirmasi resmi dan final dari pihak berwenang.
Kronologi Kecelakaan Masih Didalami
Penyebab pasti mobil peserta sampai kehilangan kendali masih menjadi bagian dari penyelidikan.
Informasi awal menyebut kendaraan tersebut mengalami kecelakaan ketika mengikuti perlombaan dan kemudian menghantam penonton.
Sejumlah laporan menyebut kecelakaan terjadi di lintasan yang digunakan dalam kegiatan Open Tournament TIDAR Drag Race & Drag Bike Kotamobagu 2026.
Namun, detail mengenai faktor penyebab kendaraan keluar lintasan, kondisi lintasan, serta aspek keselamatan dalam penyelenggaraan masih perlu menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Korban Langsung Mendapat Penanganan Medis
Setelah kecelakaan terjadi, korban yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Petugas bersama warga melakukan proses evakuasi dari lokasi kejadian. Para korban kemudian mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Sementara itu, korban meninggal dunia didata dan proses identifikasi dilakukan oleh pihak terkait.
Penanganan terhadap para korban menjadi prioritas setelah kecelakaan tersebut terjadi. Di sisi lain, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengetahui secara pasti bagaimana kendaraan dapat keluar dari lintasan hingga menghantam area penonton.
Tragedi Drag Race Kotamobagu Jadi Sorotan
Kecelakaan maut di Upai kembali menunjukkan tingginya risiko dalam kegiatan balap kendaraan, terutama apabila terjadi insiden di sekitar area penonton.
Dalam perlombaan yang melibatkan kendaraan berkecepatan tinggi, pengamanan lintasan dan penempatan penonton menjadi aspek penting untuk mengurangi risiko ketika kendaraan mengalami masalah atau kehilangan kendali.
Tragedi di Kotamobagu kini menjadi perhatian setelah sebuah ajang olahraga otomotif berakhir dengan jatuhnya korban jiwa.
Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab kecelakaan sekaligus memastikan aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.














