NASIONAL

Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Novta Tria
17
×

Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Sebarkan artikel ini
Pegadaian Bergerak Bantuan Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Media90.id – Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tahap awal yang disalurkan Pegadaian Kantor Wilayah Denpasar tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Ads
close ads

Paket bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan penting, mulai dari bahan pangan pokok atau sembako, air bersih, perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan, hingga perlengkapan sanitasi.

Selain itu, Pegadaian turut menyediakan fasilitas perlindungan sementara berupa tenda pengungsian, selimut, dan tikar lipat bagi masyarakat yang membutuhkan tempat berlindung setelah gempa.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim Pegadaian untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.

Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, serta Kabupaten Manggarai Timur pada Senin (17/8/2026).

Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero) Eka Pebriansyah mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi bencana.

“Melalui Pegadaian Peduli ini, Pegadaian berkomitmen untuk tidak hanya hadir pada fase tanggap darurat saja, melainkan juga berkomitmen mendampingi masyarakat hingga fase pemulihan pascabencana. Saat ini, Pegadaian tengah melakukan inventarisasi dan pendataan terhadap nasabah maupun fasilitas operasional yang terdampak,” kata Eka dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Pegadaian Koordinasi dengan Lembaga Kebencanaan

Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya kawasan utara Flores dan Nagekeo.

Gempa tersebut dipicu aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores atau Flores Back-Arc Thrust. Peristiwa tersebut menjadi pengingat mengenai tingginya aktivitas tektonik di wilayah Nusa Tenggara.

Merespons kondisi tersebut, Pegadaian langsung melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD setempat, serta jaringan kantor cabang Pegadaian terdekat di wilayah NTT.

Koordinasi dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat yang berada di lokasi pengungsian sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Eka mengatakan, penanganan dampak bencana membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, dunia usaha, dan masyarakat.

“Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, dan seluruh elemen masyarakat, Pegadaian berharap penanganan dampak gempa di Nusa Tenggara Timur dapat berjalan cepat dan optimal,” ujarnya.

Pegadaian juga berkomitmen terus memantau perkembangan kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Bantuan tahap lanjutan disiapkan apabila masih terdapat kebutuhan yang harus dipenuhi.

“Pegadaian berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan serta siap menyalurkan bantuan tahap lanjutan sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat di kawasan terdampak,” tutup Eka.

Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, Pegadaian juga melakukan inventarisasi terhadap nasabah dan fasilitas operasional perusahaan yang kemungkinan terdampak gempa.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan layanan Pegadaian tetap dapat berjalan sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat hingga memasuki fase pemulihan pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *