BERITA

102 Siswa SMA Siger Dipindahkan ke Swasta, Yayasan Pastikan Biaya Tetap Ditanggung Pemkot Bandar Lampung

Luluk RJMP
92
×

102 Siswa SMA Siger Dipindahkan ke Swasta, Yayasan Pastikan Biaya Tetap Ditanggung Pemkot Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Ketua Yayasan Pastikan 102 Siswa SMA Siger Tetap Ditanggung Pemkot Bandar Lampung Meski Dipindahkan

Media90.id – Ketua Yayasan Siger Prakarsa Bunda, Khaidarmansyah, memastikan bahwa nasib pendidikan 102 siswa dari SMA Siger 1 dan SMA Siger 2 tetap terjamin meskipun mereka telah dipindahkan ke sejumlah sekolah swasta di Kota Bandar Lampung.

Ia menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan para siswa tersebut tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Ads
close ads

Pemindahan untuk Kelengkapan Administrasi Pendidikan

Menurut Khaidarmansyah, langkah pemindahan siswa dilakukan untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh hak administrasi pendidikan secara lengkap. Hal ini mencakup kepemilikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) serta keterdaftaran dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Pemindahan siswa dilakukan oleh Yayasan Siger Prakarsa Bunda dengan fasilitasi dan kerja sama bersama Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Meski berpindah sekolah, biaya pendidikan mereka tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Bandar Lampung,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil agar proses belajar mengajar tetap berjalan normal, sekaligus memastikan seluruh siswa tercatat secara resmi dalam sistem pendidikan nasional.

Proses Izin Operasional Masih Dikejar

Di sisi lain, Yayasan Siger Prakarsa Bunda masih terus berupaya melengkapi persyaratan untuk mendapatkan izin operasional sekolah. Khaidarmansyah menyebutkan bahwa sebagian besar syarat administratif telah dipenuhi.

Dari sekitar 30 persyaratan yang ditetapkan, hanya satu aspek yang masih belum terpenuhi, yakni kepemilikan aset tanah dan bangunan sekolah atas nama yayasan.

“Dari sekitar 30 persyaratan yang harus dipenuhi, saat ini yang belum kami miliki hanya aset berupa tanah dan gedung sekolah atas nama yayasan. Kami optimistis hal itu dapat segera terwujud,” jelasnya.

Hadir untuk Pemerataan Akses Pendidikan

Khaidarmansyah menegaskan bahwa pendirian SMA Siger Prakarsa Bunda dilandasi oleh semangat untuk menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.

Ia menyebut program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat agar tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

“SMA Siger hadir dengan semangat mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang dapat melanjutkan sekolah tanpa terbebani biaya,” katanya.

Dorong Peningkatan Partisipasi Pendidikan

Selain membuka akses pendidikan yang lebih luas, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah serta mengurangi kesenjangan pendidikan di masyarakat.

Dengan adanya dukungan pemerintah, Khaidarmansyah berharap semakin banyak anak di Kota Bandar Lampung yang dapat menyelesaikan pendidikan menengah dan memiliki peluang masa depan yang lebih baik.

“Dengan adanya dukungan pemerintah, kami berharap semakin banyak anak-anak di Bandar Lampung yang bisa memperoleh pendidikan menengah dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan