BERITA

Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Pemprov Lampung Apresiasi Kinerja Polri dan Kemenhub

Luluk RJMP
54
×

Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Pemprov Lampung Apresiasi Kinerja Polri dan Kemenhub

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung dan Polri Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Berjalan Lancar

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengapresiasi kinerja aparat kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta seluruh stakeholder dalam pengelolaan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Secara umum, mobilitas masyarakat di wilayah Lampung sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera berlangsung aman, lancar, dan terkendali.

Berdasarkan evaluasi nasional yang disampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati dengan baik. Tercatat sebanyak 2.946.891 kendaraan keluar dari wilayah Jakarta, meningkat 20,49 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 1,82 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

Ads
close ads

Sementara itu, kendaraan yang telah kembali masuk ke Jakarta mencapai 2.561.629 unit. Artinya, hanya sekitar 13,7 persen kendaraan yang masih berada dalam perjalanan arus balik.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Apresiasi Program TNI AL untuk Wujudkan Lampung Lumbung Kedelai

Kapolri menyebut capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta kesiapan personel di lapangan.
“Secara umum puncak arus balik sudah terlewati dengan baik. Tinggal sebagian kecil yang masih bergerak, dan kami berharap seluruh masyarakat dapat kembali dengan selamat,” ujarnya saat meninjau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).

Dari sisi moda transportasi, terjadi peningkatan signifikan di berbagai sektor. Penumpang kereta api mencapai 3.047.676 orang atau naik 7,84 persen. Moda udara meningkat 6,27 persen dengan sekitar 4,12 juta penumpang, transportasi darat naik 13,3 persen, serta moda lainnya mengalami kenaikan sebesar 13,89 persen.

Capaian positif juga terlihat dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nasional sebesar 7,8 persen. Bahkan, jumlah korban meninggal dunia menurun dari 377 jiwa menjadi 265 jiwa.

Baca Juga:  Wakapolda Lampung, Putra Asli Pagar Dewa, dan Gubernur Menebar Benih Ikan di Way Kiri Tubaba

Khusus di wilayah Lampung, data Ditlantas Polda Lampung periode 13–25 Maret 2026 menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas turun 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Selain itu, pengamanan arus mudik dan balik berjalan kondusif tanpa gangguan kriminalitas menonjol seperti pembegalan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif, kepemimpinan yang kuat, serta perbaikan sistem yang dilakukan secara konsisten setiap tahun, khususnya dalam rekayasa lalu lintas, manajemen pelabuhan, dan penguatan koordinasi di lapangan.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci utama. Dari kelancaran mudik dan balik ini, semua belajar membangun disiplin kolektif, rasa aman, dan saling percaya, sebagai pondasi peradaban yang baik menuju Indonesia emas,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Bahas Percepatan Investasi Bioetanol dengan Dua Kementerian di Jakarta

Sebagai simpul vital pergerakan nasional, Pelabuhan Bakauheni menunjukkan kinerja optimal. Hal ini didukung oleh sistem tiket yang lebih tertata, pengaturan antrean yang efektif, serta rekayasa lalu lintas yang semakin matang.

Pemprov Lampung memastikan sinergi lintas sektor akan terus diperkuat ke depan, guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi sekaligus menjamin keselamatan masyarakat.

Keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 ini menegaskan bahwa dengan perencanaan yang matang, kepemimpinan yang tegas, serta partisipasi aktif masyarakat, mobilitas nasional berskala besar dapat dikelola secara aman, tertib, dan beradab.

Tinggalkan Balasan