BERITA

Dosen Polinela Kembangkan Hidroponik Fodder Jagung, Solusi Pakan Ternak Cepat dan Efisien di Perkotaan

144
×

Dosen Polinela Kembangkan Hidroponik Fodder Jagung, Solusi Pakan Ternak Cepat dan Efisien di Perkotaan

Sebarkan artikel ini
Dosen Polinela Kembangkan Fodder Jagung Hidroponik, Inovasi Pakan Ternak Cepat dan Efisien di Perkotaan
Dosen Polinela Kembangkan Fodder Jagung Hidroponik, Inovasi Pakan Ternak Cepat dan Efisien di Perkotaan

Media90 – Ketersediaan pakan ternak berkualitas menjadi persoalan klasik yang masih menghantui sektor peternakan, terutama di wilayah perkotaan. Produksi hijauan konvensional yang bergantung pada lahan luas dan kondisi cuaca kerap tidak stabil, sementara harga pakan konsentrat terus meningkat sehingga menambah beban ekonomi peternak.

Melihat kondisi tersebut, tim dosen dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela) berinisiatif mengembangkan riset inovatif untuk menghadirkan solusi pakan alternatif yang efisien, ekonomis, dan berkelanjutan. Penelitian ini dipimpin oleh Ir. Imelda Panjaitan, M.Si, dengan anggota tim Anjar Sofiana, S.Pt., M.Si., Herdyon Banu, S.Pt., M.Sc., Mutia Rizkia S., S.Tr.Pt., M.Tr.P., drh. Luh Putu Nadya S., M.Si., Dr. Ir. Suraya Kahfi S., M.T.A., Dr. Ir. Yana Sukaryana, M.P., dan Dr. Ghoffar Husnu, S.Pt., M.P.

Ads
close ads

Hidroponik Fodder Jagung: Cepat, Hemat, dan Ramah Lingkungan

Salah satu inovasi utama yang tengah dikembangkan adalah Hidroponik Fodder Jagung (HFJ), yakni sistem produksi hijauan pakan menggunakan metode hidroponik. Dengan teknik ini, biji jagung dapat dikecambahkan menjadi hijauan segar hanya dalam waktu 10–14 hari, tanpa memerlukan lahan luas dan dengan penggunaan air yang jauh lebih efisien.

Fodder hasil sistem hidroponik memiliki nilai gizi tinggi, dengan kandungan protein, vitamin, enzim, dan energi metabolis yang meningkat signifikan dibandingkan biji kering. Teknologi ini dinilai menjanjikan untuk mendukung keberlanjutan peternakan urban yang efisien dan ramah lingkungan.

Namun demikian, sistem hidroponik juga memiliki tantangan tersendiri, terutama kerentanan terhadap kontaminasi mikroba patogen seperti jamur yang dapat menurunkan kualitas dan keamanan pakan.

Inovasi Integratif: Kombinasi BAL KNF dan AB Mix

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim peneliti Polinela memperkenalkan pendekatan baru dengan mengintegrasikan Bakteri Asam Laktat (BAL) dari konsep Korean Natural Farming (KNF) ke dalam larutan nutrisi AB Mix, yang selama ini digunakan sebagai standar dalam budidaya hidroponik.

Konsep KNF merupakan pendekatan pertanian alami yang memanfaatkan mikroorganisme lokal (MOL) untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Dalam sistem ini, BAL memiliki tiga peran utama:

  1. Sebagai agen pengendali hayati, menekan pertumbuhan jamur dan patogen.

  2. Sebagai biofertilizer, meningkatkan ketersediaan unsur hara dan efisiensi penyerapan nutrisi.

  3. Sebagai biostimulan, mempercepat pertumbuhan akar dan proses perkecambahan.

Integrasi BAL KNF dengan AB Mix diharapkan dapat memperkuat ketahanan tanaman terhadap penyakit, meningkatkan produktivitas fodder, serta mengurangi ketergantungan peternak terhadap fungisida atau pupuk sintetis. Dengan demikian, biaya produksi dapat ditekan tanpa mengorbankan kualitas pakan.

Dorong Produksi Pakan Ternak Berkelanjutan

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas kombinasi BAL KNF dan AB Mix terhadap produktivitas biomassa dan profil nutrisi fodder, termasuk kadar protein kasar, serat, lemak, dan mineral. Jika terbukti efektif, inovasi ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi praktis bagi peternak dalam menerapkan sistem produksi pakan hidroponik yang lebih efisien dan sehat.

Selain meningkatkan produktivitas, pendekatan ini juga mendukung pertanian berkelanjutan melalui efisiensi penggunaan air dan pengurangan bahan kimia sintetis dalam proses budidaya.

“Inovasi pakan berkelanjutan ini adalah langkah maju untuk memastikan ketersediaan pakan berkualitas tinggi sebagai substitusi hijauan alami, terutama bagi peternak di wilayah dengan keterbatasan lahan,” ujar Imelda Panjaitan, Ketua Tim Peneliti Polinela.

Penelitian ini mendapat dukungan pendanaan dari DIPA Polinela Tahun Anggaran 2025, dan diharapkan menjadi terobosan baru dalam sistem pakan ternak urban yang efisien, sehat, dan ramah lingkungan.

Inflasi Lampung Tetap Stabil Pemprov Perketat Pengawasan Harga Pangan
BERITA

Media90 – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung guna mengevaluasi pelaksanaan langkah konkret pengendalian inflasi, Selasa (12/5/2026). Dalam rapat tersebut, Marindo menyampaikan bahwa capaian pengendalian inflasi di Lampung patut disyukuri. Berdasarkan data statistik terbaru, inflasi Lampung tercatat sebagai salah satu yang terendah secara nasional. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terlena dengan capaian tersebut.Ads close ads Menurutnya, arahan Gubernur Lampung menekankan bahwa angka inflasi yang baik harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk harga bahan pokok yang stabil dan terjangkau. Marindo menegaskan bahwa pengendalian inflasi…

Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Murah Serentak di 15 Daerah untuk Stabilkan Harga
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15 kabupaten/kota se-Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah dinamika pasar.Ads close ads Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di sejumlah pasar tradisional yang menjadi titik pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Bandar Lampung, kegiatan ini digelar di lima pasar tradisional, yakni Pasar Pasir Gintung, Pasar Way Halim, Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Panjang. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung,…

Pemprov Lampung Didorong Tingkatkan Kinerja Lewat Pengawasan Itjen Kemendagri
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan dan memperkuat tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan exit meeting pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (12/5/2026). Kegiatan exit meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan Itjen Kemendagri di Provinsi Lampung sejak 5 hingga 12 Mei 2026. Pengawasan dilakukan terhadap sejumlah perangkat daerah dengan fokus pada berbagai aspek penting, mulai dari keuangan daerah, pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan aset, hingga program strategis pemerintah.Ads close ads Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan,…

TP PKK Pusat Beri Penghargaan atas Aksi Cepat Program Imunisasi Lampung
BERITA

Media90 – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyambut kunjungan jajaran TP PKK Pusat dalam acara malam ramah tamah yang berlangsung di Mahan Agung, Senin (11/5/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa kehadiran tim dari pusat menjadi dorongan besar bagi seluruh pengurus PKK di daerah untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.Ads close ads Menurutnya, kunjungan ini menjadi energi baru untuk memperkuat semangat dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah…

Desa Didorong Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi oleh Pemprov Lampung
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa, hilirisasi sektor pertanian, serta optimalisasi program nasional. Kebijakan ini diambil agar manfaat ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dirasakan hingga ke desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sarasehan bertema “Lampung Mau Dibawa ke Mana?” di Hotel Radisson Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).Ads close ads Menurut Ganjar, arah pembangunan Lampung tetap diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, namun harus mampu memberikan nilai tambah yang bertahan di daerah, khususnya…

Gubernur Mirza Sukses Hadirkan PSEL di Lampung untuk Olah Sampah Jadi Listrik
BERITA

Media90 – Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya resmi dipercepat setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, tiga pemerintah daerah aglomerasi, dan Danantara Indonesia, pada Senin (11/5/2026) di Jakarta. Kesepakatan tersebut dilakukan dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan menjadi langkah konkret untuk menjawab persoalan darurat sampah yang selama ini membebani wilayah Lampung Raya.Ads close ads Sampah Jadi Energi: Lompatan Besar Lampung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Riski Sofyan, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa proyek PSEL bukan sekadar pengelolaan sampah, tetapi sebuah transformasi menuju energi bersih. “Ini bukan…

DPRD Bandar Lampung Dukung Penuh Dana Kementerian PUPR Penanganan Banjir
BERITA

Media90 – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menyambut positif dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyusunan roadmap atau master plan pengelolaan sungai dan sistem drainase di Kota Bandar Lampung. Dukungan anggaran tersebut dipandang sebagai langkah awal penting dalam upaya penanganan banjir yang selama ini masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah kota.Ads close ads Dorong Penanganan Banjir yang Terpadu Agus menjelaskan bahwa sejak awal Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung telah mendorong agar penanganan banjir dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah kota. Menurutnya, persoalan…