BERITA

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi dan Penguatan SDM untuk Transformasi Ekonomi

Luluk RJMP
54
×

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi dan Penguatan SDM untuk Transformasi Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Executive Forum 2026 Gubernur Lampung Tekankan Hilirisasi dan Penguatan SDM

Media90 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam melakukan transformasi ekonomi melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) serta hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Dalam paparannya pada Executive Forum 2026, Selasa (14/4/2026), Gubernur menyoroti tantangan struktural ekonomi Lampung. Meski menjadi provinsi terpadat kedua di Sumatera dengan jumlah penduduk hampir 9 juta jiwa, sebagian besar masyarakat masih bergantung pada sektor pertanian dengan tingkat pendapatan yang relatif rendah.

Ads
close ads

“Lampung adalah penghasil kopi, jagung, dan singkong nomor satu dan dua di Indonesia. Namun selama ini komoditas kita keluar dalam bentuk mentah, sehingga hilirisasi menjadi harga mati agar nilai tambah ekonomi tetap tinggal di Lampung dan dinikmati oleh petani,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Untuk mendorong hal tersebut, Pemprov Lampung menghadirkan program unggulan “Desaku Maju” yang berfokus pada peningkatan produktivitas desa. Salah satu langkah konkret dalam program ini adalah penyediaan alat pengering (dryer) untuk komoditas pertanian, guna menjaga standar kualitas sesuai kebutuhan industri.

Di sisi lain, peningkatan kualitas SDM juga menjadi perhatian utama. Pemprov Lampung mulai mengirimkan tenaga kerja terampil ke Jepang untuk mendapatkan keahlian teknis, yang diharapkan dapat diterapkan saat kembali ke daerah.

Dalam sektor energi, Lampung memiliki potensi besar melalui pengembangan energi hijau (green energy) di kawasan Ulu Belu, Tanggamus. Potensi ini diperkuat dengan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (solar cell) di Bendungan Margatiga, yang akan menjadi fondasi bagi pengembangan empat kawasan industri baru di Lampung, termasuk di wilayah Way Kanan.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, menekankan pentingnya digitalisasi pemerintahan serta efisiensi anggaran daerah. Ia juga mendorong pengendalian proyek strategis secara real time serta penguatan manajemen risiko guna mencegah potensi kebocoran anggaran.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wamendagri sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen dalam pembangunan daerah.

Melalui langkah strategis tersebut, Pemprov Lampung optimistis mampu mendorong transformasi ekonomi yang lebih inklusif, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta menciptakan SDM unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Tinggalkan Balasan