BERITA

Komisi IV DPRD Lampung Dukung Perbaikan Jalan Bandar Jaya–Simpang Mandala

Luluk RJMP
5
×

Komisi IV DPRD Lampung Dukung Perbaikan Jalan Bandar Jaya–Simpang Mandala

Sebarkan artikel ini
Komisi IV DPRD Lampung Dukung Perbaikan Jalan Bandar Jaya–Mandala di Lampung Tengah
Komisi IV DPRD Lampung Dukung Perbaikan Jalan Bandar Jaya–Mandala di Lampung Tengah

Media90 – Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan ruas Jalan Bandar Jaya–Simpang Mandala di Lampung Tengah, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut menandai dimulainya realisasi pembangunan jalan provinsi yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.

Ads
close ads

Ni Ketut Dewi Nadi menyampaikan, pihaknya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, keberadaan jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

“Pembangunan jalan ini sangat penting bagi masyarakat. Kami di DPRD Lampung mendukung penuh program perbaikan infrastruktur, sekaligus akan menjalankan fungsi pengawasan agar pekerjaan terlaksana dengan baik, tepat mutu, dan selesai sesuai target,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Lampung berharap pembangunan ruas Jalan Bandar Jaya–Simpang Mandala dapat berjalan lancar serta menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas jalan provinsi, tidak hanya di Lampung Tengah tetapi juga wilayah lain secara bertahap dan berkelanjutan.

Pada tahun 2026, Pemprov Lampung mengalokasikan pembangunan melalui delapan paket pekerjaan dengan total anggaran mencapai Rp306 miliar. Program tersebut mencakup penanganan jalan sepanjang 30,40 kilometer yang tersebar di sejumlah ruas strategis di Lampung Tengah.

Khusus untuk ruas Bandar Jaya–Mandala, total penanganan efektif mencapai 10,7 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp95,98 miliar. Proyek ini menggunakan kombinasi konstruksi rigid pavement (beton) dan flexible pavement (aspal) guna menyesuaikan dengan kondisi lapangan.

Dengan dukungan legislatif dan pelaksanaan yang terencana, pembangunan infrastruktur jalan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Lampung Tengah.

Tinggalkan Balasan