Media90 – Lampung dan Banten terus mematangkan persiapan menuju perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional 2032 yang akan digelar dengan format tuan rumah bersama. Upaya ini semakin diperkuat melalui langkah konkret kedua provinsi dalam membangun koordinasi sejak dini, Rabu (29/4/2026).
Sebagai tahap awal, jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Banten melakukan kunjungan kerja ke KONI Lampung. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat komunikasi sekaligus menyamakan frekuensi dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
Ketua Umum KONI Banten, Agus Rasid, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam penyelenggaraan PON 2032. Ia menyebut, format tuan rumah bersama menuntut koordinasi yang jauh lebih intens dibandingkan penyelenggaraan di satu provinsi seperti sebelumnya.
“Kedatangan kami ini untuk membangun komunikasi antara Banten dan Lampung untuk perhelatan PON 2032. Tujuannya satu, harus sukses bersama, karena jika Lampung sukses, maka Banten sukses, dan juga sebaliknya,” ujar Agus.
Sebelumnya, tim verifikasi dari KONI Pusat telah meninjau kesiapan sarana dan prasarana di kedua provinsi. Hasilnya, Lampung dan Banten dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Banten turut mengapresiasi fasilitas olahraga di Lampung yang dinilai aktif dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Sejumlah sarana seperti gelanggang olahraga hingga lapangan sepak bola di kawasan kantor KONI Lampung menjadi contoh pengelolaan yang dinilai hidup dan produktif.
Menanggapi kunjungan itu, Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia bahkan mengusulkan pembentukan forum bersama sebagai wadah koordinasi antar kedua provinsi.
“Wadah ini nantinya akan berfungsi untuk menyelaraskan persiapan teknis agar setiap langkah yang diambil kedua provinsi tetap seirama dan memenuhi standar nasional,” jelas Taufik.
Menurutnya, forum bersama tersebut penting untuk memastikan kesiapan Lampung dan Banten berjalan selaras, sehingga seluruh aspek persiapan dapat terintegrasi secara utuh.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak juga saling memberikan apresiasi terhadap keunggulan infrastruktur masing-masing. Banten dinilai unggul dengan keberadaan Banten International Stadium serta letak geografis yang dekat dengan ibu kota, sehingga mendukung aksesibilitas.
Sementara Lampung mendapat apresiasi atas konsistensi dalam pemeliharaan sarana olahraga serta komitmen dalam pembinaan atlet melalui fasilitas yang terintegrasi.
Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, Lampung dan Banten optimistis mampu menghadirkan penyelenggaraan PON 2032 yang berkualitas sekaligus meninggalkan warisan positif bagi perkembangan dunia olahraga di kedua provinsi.














