Media90 – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Lampung terus mematangkan persiapan menuju tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional 2032, seiring dengan dimulainya proses seleksi atlet untuk menghadapi ajang PON Beladiri.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria menyampaikan bahwa pihaknya akan menghadiri rapat koordinasi bersama KONI Banten pada 1 April 2026. Agenda tersebut bertujuan membahas kesiapan verifikasi oleh KONI Pusat.
“Awalnya Banten yang akan ke Lampung, namun ada perubahan sehingga rapat koordinasi dilaksanakan di Banten. Intinya Lampung siap hadir,” ujar Riagus Ria, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, Lampung juga dijadwalkan menerima kunjungan tim verifikasi KONI Pusat pada 14 hingga 18 April 2026. Kunjungan tersebut menjadi tahapan penting dalam menilai kesiapan daerah sebagai calon tuan rumah PON 2032.
Di tengah proses tersebut, dinamika pencalonan turut berkembang. Jawa Tengah bersama Daerah Istimewa Yogyakarta yang sebelumnya berencana maju sebagai calon tuan rumah, dipastikan mengundurkan diri dari proses pencalonan.
“Informasi dari tim penjaringan pusat, Jawa Tengah dan DIY tidak jadi mencalonkan diri. Surat resminya akan segera disampaikan,” jelas Riagus.
Selain fokus pada kesiapan sebagai tuan rumah, Lampung juga mulai menyiapkan atlet untuk ajang PON Beladiri Seri 2 yang akan digelar di Manado. Tahapan seleksi akan diawali dengan tes fisik atau pre-test pada April 2026.
Sebanyak tujuh cabang olahraga disiapkan untuk mengikuti ajang tersebut. Atlet yang lolos seleksi awal akan dikembalikan ke masing-masing cabang olahraga untuk menjalani pembinaan lanjutan, sebelum mengikuti post-test menjelang keberangkatan.
Melalui rangkaian persiapan ini, KONI Lampung optimistis dapat menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah PON 2032, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.














