BERITA

Momentum Hari Kartini, Srikandi PLN Lampung Dorong Ekonomi Perempuan Lewat Pengelolaan Sampah dan UMKM

Luluk RJMP
12
×

Momentum Hari Kartini, Srikandi PLN Lampung Dorong Ekonomi Perempuan Lewat Pengelolaan Sampah dan UMKM

Sebarkan artikel ini
Momentum Hari Kartini Srikandi PLN Perkuat Peran Perempuan dalam Ekonomi dan Lingkungan

Media90 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Tim Gugus Tugas Srikandi PLN menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi perempuan. Langkah ini diwujudkan melalui pengelolaan dan monetisasi sampah yang terintegrasi dengan pengembangan UMKM berbasis komunitas.

Program ini menyasar komunitas emak pengelola sampah di Gang Kelana, yang sebagian besar juga merupakan pelaku UMKM. Mereka menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga pada kepedulian terhadap lingkungan.

Ads
close ads

Dalam kegiatan tersebut, Srikandi PLN menggelar sosialisasi pemanfaatan aplikasi PLN Mobile guna mempermudah akses layanan kelistrikan secara digital bagi pelaku usaha. Digitalisasi ini diharapkan mampu membantu UMKM dalam mengelola kebutuhan listrik secara lebih efisien dan praktis.

Tak hanya itu, PLN juga menghadirkan program promo tambah daya listrik hingga 50 persen. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi UMKM agar lebih produktif serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Berkolaborasi dengan Rumah BUMN Bandar Lampung, para peserta sosialisasi mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pembinaan berkelanjutan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Pembinaan ini mencakup peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran yang adaptif di era digital.

Penguatan ekonomi juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Kelompok Bank Sampah Emak.id Unit Gang Kelana. Melalui sistem pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunal, sampah yang telah dipilah kemudian dikumpulkan, ditimbang, dan diberikan nilai jual sehingga mampu menghasilkan tambahan pendapatan bagi para anggota komunitas.

Hingga saat ini, capaian pengumpulan sampah menunjukkan hasil yang signifikan, yakni sekitar 2,5 ton kertas, 4,2 ton plastik, 1,5 ton material metalik, serta 230 kilogram minyak jelantah. Capaian ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA Bakung.

Ketua Srikandi PLN, Tarti Mudiani, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan komunitas.

“Melalui Aksi Srikandi ini, kami ingin mendorong perempuan menjadi pelaku utama ekonomi yang mandiri. Pengelolaan dan monetisasi sampah menjadi langkah konkret dalam menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Melalui inisiatif ini, Srikandi PLN semakin memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan perempuan serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan