Media90 – Lampung Selatan resmi mengukuhkan posisinya sebagai monster baru industri otomotif di Pulau Sumatera setelah mencetak sejarah sebagai tuan rumah perdana seri Indonesian Drift Series 2026 di Way Handak Expo.
Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi Lampung Selatan yang kini mulai bertransformasi dari sekadar daerah penyangga menjadi motor penggerak industri kreatif otomotif nasional.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama mengatakan, terpilihnya Lampung Selatan sebagai tuan rumah IDS 2026 bukan hanya membawa gengsi daerah, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk mengembangkan sport tourism secara berkelanjutan.
“Lampung Selatan bisa terpilih sebagai tuan rumah IDS di Sumatera, ini menjadi pemantik semangat bersama bahwa Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan otomotif. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan dan menjadi kebanggaan daerah,” ujar Radityo Egi Pratama.
Menariknya, ajang otomotif berskala nasional tersebut berhasil digelar tanpa menggunakan anggaran daerah.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memilih menggandeng sektor swasta serta komunitas otomotif untuk mendukung pembiayaan kegiatan secara mandiri.
Langkah tersebut dinilai berhasil mematahkan anggapan bahwa event besar selalu membebani keuangan daerah.
Keberhasilan penyelenggaraan IDS 2026 bahkan mendapat apresiasi langsung dari Zulkifli Hasan yang hadir di tengah ribuan penonton.
Tak hanya menjadi tontonan spektakuler bagi pecinta otomotif, IDS 2026 juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan sport tourism itu disebut mampu menghidupkan berbagai sektor usaha lokal, mulai dari meningkatnya okupansi hotel, jasa transportasi, hingga lonjakan omzet pelaku UMKM yang memadati area sekitar sirkuit.
Efek ekonomi yang muncul dinilai menjadi bukti bahwa industri otomotif mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat jika dikelola secara serius dan terintegrasi.
Selain dampak ekonomi jangka pendek, ajang IDS 2026 juga membuka perspektif baru bagi generasi muda di Lampung Selatan.
Dunia otomotif kini tidak lagi dipandang sekadar hobi mahal, melainkan bagian dari industri kreatif modern yang memiliki banyak peluang karier dan usaha.
Mulai dari profesi mekanik, penyelenggara event, konten kreator otomotif, hingga bisnis gaya hidup berbasis komunitas kini mulai dilihat sebagai sektor potensial.
Dengan posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera serta dukungan pemerintah daerah yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif, Lampung Selatan kini dinilai tidak lagi berada di bangku penonton.
Daerah ini perlahan mulai naik kelas dan menjelma sebagai salah satu poros baru perkembangan otomotif nasional di Indonesia.














