BERITA

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PON 2032, Sport Center Jadi Fokus Utama

Luluk RJMP
13
×

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PON 2032, Sport Center Jadi Fokus Utama

Sebarkan artikel ini
Di Hadapan Tim KONI Pusat Pemprov Lampung Ungkap Rencana Bangun Sport Center PON 2032

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan langkah strategis sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032, melalui diskusi intensif bersama Tim Visitasi dan Verifikasi KONI Pusat di Ruang Rapat Gubernur Lampung, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menjadi momentum penting dalam mengonsolidasikan kesiapan daerah secara menyeluruh.

Ads
close ads

Kegiatan ini turut melibatkan KONI Lampung serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung, sebagai bagian dari upaya terintegrasi dalam memastikan kesiapan dari berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, pembinaan atlet, hingga potensi dampak ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Visitasi KONI Pusat menyampaikan sejumlah catatan strategis, salah satunya terkait kepastian pembagian venue cabang olahraga antara Lampung dan Banten sebagai mitra tuan rumah.

Beberapa cabang olahraga yang menjadi perhatian di antaranya berasal dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta cabang angkat berat, yang memerlukan kesiapan lokasi dan dukungan teknis optimal.

Menanggapi hal itu, Pemprov Lampung menegaskan kesiapan untuk segera menindaklanjuti berbagai aspek teknis, termasuk merencanakan pembangunan sport center sebagai infrastruktur utama yang menjadi indikator penting dalam proses evaluasi nasional.

Pembangunan sport center ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung penyelenggaraan PON, tetapi juga sebagai langkah strategis jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga serta mendorong lahirnya pusat-pusat pembinaan atlet di Lampung.

Selain infrastruktur, penguatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga juga menjadi fokus utama. Pemprov Lampung berkomitmen mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan, terarah, dan berbasis potensi daerah sejak usia dini.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan Lampung mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.

Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan olahraga di Lampung, di mana olahraga tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan identitas daerah.

Di sisi lain, Pemprov Lampung juga melihat PON sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pengembangan industri olahraga menjadi fokus, dengan melibatkan sektor UMKM, kuliner, transportasi, hingga perhotelan secara terintegrasi.

Penyelenggaraan PON diharapkan mampu memberikan dampak luas, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga penciptaan lapangan kerja baru.

Selain itu, potensi peningkatan kunjungan wisatawan juga menjadi peluang besar yang akan dimaksimalkan. Dengan kekayaan destinasi wisata yang dimiliki, Lampung diharapkan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Pemprov Lampung juga menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam setiap tahapan persiapan.

Penguatan sinergi lintas sektor terus dilakukan, baik dengan pemerintah pusat, daerah mitra, dunia usaha, maupun masyarakat, guna memastikan seluruh tahapan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dengan komitmen kuat dan perencanaan matang, Pemprov Lampung optimistis mampu memenuhi seluruh indikator sebagai tuan rumah PON 2032.

Lebih dari sekadar sukses penyelenggaraan, Lampung menargetkan PON 2032 mampu meninggalkan warisan pembangunan nyata, mulai dari peningkatan infrastruktur olahraga, lahirnya atlet berprestasi, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan