BERITA

Presiden RI Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung, Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah

27
×

Presiden RI Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung, Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Resmi Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha

Media90.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVIII yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri ribuan delegasi pengusaha muda dari berbagai provinsi di Indonesia. Munas HIPMI XVIII juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 HIPMI yang jatuh pada 10 Juni 2026.

Ads
close ads

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat nasionalisme sebagai fondasi utama dalam membangun dan menggerakkan perekonomian bangsa. Menurutnya, kemajuan ekonomi suatu negara tidak dapat tercapai tanpa adanya komitmen kebangsaan yang kuat dari para pelaku usaha.

“Lahirnya HIPMI napasnya adalah nasionalisme. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme, sebenarnya tidak ada,” kata Prabowo Subianto.

Presiden menilai peran pengusaha muda sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional dan memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota HIPMI untuk terus menjaga semangat kebangsaan dalam menjalankan aktivitas usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain menyoroti pentingnya nasionalisme, Presiden juga mengajak para pengusaha muda melakukan refleksi terhadap implementasi sistem ekonomi Pancasila sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, prinsip ekonomi yang berkeadilan harus terus menjadi landasan dalam membangun perekonomian Indonesia yang kuat dan berkelanjutan.

Presiden menjelaskan bahwa pemerintah saat ini memberikan perhatian serius terhadap penguatan struktur ekonomi di tingkat akar rumput. Berbagai upaya dilakukan untuk memperbaiki akses pembiayaan yang selama ini dinilai masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha super mikro, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.

Pemerintah juga berkomitmen menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif agar pelaku usaha lokal memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan berdaya saing di pasar nasional maupun internasional.

Terkait arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus mempercepat program industrialisasi berbasis hilirisasi komoditas serta mewujudkan swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan.

Menurutnya, strategi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan nilai tambah dari berbagai sumber daya alam Indonesia dapat dinikmati oleh masyarakat dan pelaku usaha dalam negeri.

“Semua komoditas akan diolah dan menjadi industri-industri di Indonesia. Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit, karena kami tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain,” ujar Prabowo.

Presiden menilai hilirisasi industri akan membuka peluang investasi yang besar sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor strategis. Karena itu, ia mendorong generasi muda, khususnya anggota HIPMI, untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan industri nasional.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik penyelenggaraan Munas HIPMI XVIII di Lampung. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Ia juga berharap kehadiran ribuan pengusaha muda dari seluruh Indonesia dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah sekaligus memperkenalkan potensi investasi dan peluang usaha yang dimiliki Provinsi Lampung.

Munas HIPMI XVIII menjadi forum strategis bagi para pengusaha muda untuk melakukan konsolidasi organisasi, memperluas jaringan bisnis, menyusun program kerja ke depan, serta memilih kepengurusan baru yang akan memimpin HIPMI pada periode berikutnya.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, Munas HIPMI XVIII diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan serta rekomendasi strategis yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan