BERITA

Wisuda Periode I 2024: Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Berpidato dalam Tiga Bahasa

402
×

Wisuda Periode I 2024: Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Berpidato dalam Tiga Bahasa

Sebarkan artikel ini
Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Tampil Berpidato dalam Tiga Bahasa pada Wisuda Periode I 2024
Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Tampil Berpidato dalam Tiga Bahasa pada Wisuda Periode I 2024

Media90 – Acara wisuda lulusan S1 dan Ahli Madya Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) periode I tahun 2024 memiliki keunikan tersendiri.

Tiga wisudawan, yakni Nova Istiqomah, S.Kom, Nur Faqih Ardiantoro, S.Kom, dan Selvia Ranti, S.Kom, memberikan pidato dalam tiga bahasa: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Lampung.

Ads
close ads

Ketiganya mengangkat tema tentang peran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan tinggi. Dalam pidatonya, para wisudawan menjelaskan bahwa produk AI seperti Chat GPT menawarkan banyak peluang dalam proses pendidikan di perguruan tinggi.

Faqih, dalam orasinya di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf pada Kamis (25/7/2024), mengatakan bahwa AI memudahkan penyelesaian pekerjaan yang dahulu harus dilakukan dengan cara manual seperti fotokopi buku, mengunjungi perpustakaan, atau menggunakan warnet.

“Kita beruntung di zaman ini lebih mudah menyelesaikan pekerjaan kita. Bayangkan di zaman orang tua dulu, di mana belajar harus fotokopi buku, harus ke perpustakaan, harus ke warnet dan segala keterbatasannya untuk belajar dan sukses. Di tengah keterbatasan ini, mereka orang tua melihat ini sebagai perjuangan,” kata Faqih.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa kemudahan dari AI jangan sampai membuat manusia menjadi malas, lemah berpikir, dan ketergantungan.

“Harus sama-sama berjuang dari segala kemudahan yang membuat kita berhenti belajar. Ketika kita berhenti belajar mengeksplor AI dan hal-hal baru lainnya, kita akan tertinggal. Di luar ruangan ini ada orang yang sama-sama memperebutkan pekerjaan dari kampus lain dari daerah lain. Ada logika berpikir yang harus kita kembangkan dan ada situasi di mana AI tidak menyelesaikan segalanya,” ujarnya.

Faqih mengajak semua untuk menjadikan AI sebagai alat belajar, membantu pekerjaan, dan terus berpikir kritis sebagai manusia terdidik.

“Jika kita bisa terapkan ini, kita akan menjadi generasi yang tidak menyusahkan bangsa, yang justru bisa berkontribusi dari FTIK untuk kemajuan teknologi pertanian, teknologi kelautan, teknologi kesehatan, dan teknologi pendidikan kita di masa depan,” jelasnya.

Dalam konteks pendidikan, AI dapat digunakan untuk membuat konten pendidikan, personalisasi pengalaman belajar, serta peningkatan keterlibatan mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Bagi pengajar, teknologi ini dapat membantu dalam perancangan rencana pembelajaran, penyiapan materi ajar, penilaian tugas, serta pemberian umpan balik, sehingga aktivitas rutin dapat dilakukan lebih mudah.

Pada bidang penelitian akademik, AI dapat membantu peneliti dalam menelurkan jalan penelitian secara metodologis, mulai dari identifikasi masalah hingga tahap analisis.

Selain itu, AI juga dapat digunakan untuk meninjau dan mengkritisi artikel yang ditulis dalam sebuah penelitian.

Namun, Faqih menegaskan bahwa ada risiko etis yang harus ditanggung dari penerapan teknologi AI dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Salah satu risiko tersebut adalah tindakan plagiarisme.

Plagiarisme, yang mencakup perilaku menyimpang seperti mencontek, pemalsuan data penelitian, hingga kolaborasi menyimpang, merupakan pelanggaran serius dalam kultur akademis.

“Dalam hal kolaborasi menyimpang, mahasiswa atau dosen kerap meminta bantuan pihak lain untuk menyelesaikan karya tulis, lantas mendaku tulisan tersebut sebagai karya orisinal miliknya. Sehingga, fungsi dari pendidikan tinggi untuk mencetak kaum intelektual yang cerdas, terampil, dan berakhlak mulia menjadi terdegradasi,” jelas Faqih.

Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam lingkup pendidikan tinggi perlu dicermati secara mendalam.

Situasi ini berpotensi menambah pekerjaan rumah bagi para pendidik dalam mengevaluasi perkembangan peserta didik, demi mencetak generasi emas yang berintegritas dan berdaya saing.

Inflasi Lampung Tetap Stabil Pemprov Perketat Pengawasan Harga Pangan
BERITA

Media90 – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung guna mengevaluasi pelaksanaan langkah konkret pengendalian inflasi, Selasa (12/5/2026). Dalam rapat tersebut, Marindo menyampaikan bahwa capaian pengendalian inflasi di Lampung patut disyukuri. Berdasarkan data statistik terbaru, inflasi Lampung tercatat sebagai salah satu yang terendah secara nasional. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terlena dengan capaian tersebut.Ads close ads Menurutnya, arahan Gubernur Lampung menekankan bahwa angka inflasi yang baik harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk harga bahan pokok yang stabil dan terjangkau. Marindo menegaskan bahwa pengendalian inflasi…

Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Murah Serentak di 15 Daerah untuk Stabilkan Harga
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15 kabupaten/kota se-Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah dinamika pasar.Ads close ads Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di sejumlah pasar tradisional yang menjadi titik pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Bandar Lampung, kegiatan ini digelar di lima pasar tradisional, yakni Pasar Pasir Gintung, Pasar Way Halim, Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Panjang. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung,…

Pemprov Lampung Didorong Tingkatkan Kinerja Lewat Pengawasan Itjen Kemendagri
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan dan memperkuat tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan exit meeting pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (12/5/2026). Kegiatan exit meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan Itjen Kemendagri di Provinsi Lampung sejak 5 hingga 12 Mei 2026. Pengawasan dilakukan terhadap sejumlah perangkat daerah dengan fokus pada berbagai aspek penting, mulai dari keuangan daerah, pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan aset, hingga program strategis pemerintah.Ads close ads Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan,…

TP PKK Pusat Beri Penghargaan atas Aksi Cepat Program Imunisasi Lampung
BERITA

Media90 – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyambut kunjungan jajaran TP PKK Pusat dalam acara malam ramah tamah yang berlangsung di Mahan Agung, Senin (11/5/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa kehadiran tim dari pusat menjadi dorongan besar bagi seluruh pengurus PKK di daerah untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.Ads close ads Menurutnya, kunjungan ini menjadi energi baru untuk memperkuat semangat dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah…

Desa Didorong Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi oleh Pemprov Lampung
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa, hilirisasi sektor pertanian, serta optimalisasi program nasional. Kebijakan ini diambil agar manfaat ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dirasakan hingga ke desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sarasehan bertema “Lampung Mau Dibawa ke Mana?” di Hotel Radisson Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).Ads close ads Menurut Ganjar, arah pembangunan Lampung tetap diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, namun harus mampu memberikan nilai tambah yang bertahan di daerah, khususnya…

Gubernur Mirza Sukses Hadirkan PSEL di Lampung untuk Olah Sampah Jadi Listrik
BERITA

Media90 – Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya resmi dipercepat setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, tiga pemerintah daerah aglomerasi, dan Danantara Indonesia, pada Senin (11/5/2026) di Jakarta. Kesepakatan tersebut dilakukan dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan menjadi langkah konkret untuk menjawab persoalan darurat sampah yang selama ini membebani wilayah Lampung Raya.Ads close ads Sampah Jadi Energi: Lompatan Besar Lampung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Riski Sofyan, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa proyek PSEL bukan sekadar pengelolaan sampah, tetapi sebuah transformasi menuju energi bersih. “Ini bukan…

DPRD Bandar Lampung Dukung Penuh Dana Kementerian PUPR Penanganan Banjir
BERITA

Media90 – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menyambut positif dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyusunan roadmap atau master plan pengelolaan sungai dan sistem drainase di Kota Bandar Lampung. Dukungan anggaran tersebut dipandang sebagai langkah awal penting dalam upaya penanganan banjir yang selama ini masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah kota.Ads close ads Dorong Penanganan Banjir yang Terpadu Agus menjelaskan bahwa sejak awal Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung telah mendorong agar penanganan banjir dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah kota. Menurutnya, persoalan…