BERITA

Wisuda Periode I 2024: Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Berpidato dalam Tiga Bahasa

408
×

Wisuda Periode I 2024: Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Berpidato dalam Tiga Bahasa

Sebarkan artikel ini
Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Tampil Berpidato dalam Tiga Bahasa pada Wisuda Periode I 2024
Tiga Wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia Tampil Berpidato dalam Tiga Bahasa pada Wisuda Periode I 2024

Media90 – Acara wisuda lulusan S1 dan Ahli Madya Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) periode I tahun 2024 memiliki keunikan tersendiri.

Tiga wisudawan, yakni Nova Istiqomah, S.Kom, Nur Faqih Ardiantoro, S.Kom, dan Selvia Ranti, S.Kom, memberikan pidato dalam tiga bahasa: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Lampung.

Ads
close ads

Ketiganya mengangkat tema tentang peran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan tinggi. Dalam pidatonya, para wisudawan menjelaskan bahwa produk AI seperti Chat GPT menawarkan banyak peluang dalam proses pendidikan di perguruan tinggi.

Faqih, dalam orasinya di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf pada Kamis (25/7/2024), mengatakan bahwa AI memudahkan penyelesaian pekerjaan yang dahulu harus dilakukan dengan cara manual seperti fotokopi buku, mengunjungi perpustakaan, atau menggunakan warnet.

“Kita beruntung di zaman ini lebih mudah menyelesaikan pekerjaan kita. Bayangkan di zaman orang tua dulu, di mana belajar harus fotokopi buku, harus ke perpustakaan, harus ke warnet dan segala keterbatasannya untuk belajar dan sukses. Di tengah keterbatasan ini, mereka orang tua melihat ini sebagai perjuangan,” kata Faqih.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa kemudahan dari AI jangan sampai membuat manusia menjadi malas, lemah berpikir, dan ketergantungan.

“Harus sama-sama berjuang dari segala kemudahan yang membuat kita berhenti belajar. Ketika kita berhenti belajar mengeksplor AI dan hal-hal baru lainnya, kita akan tertinggal. Di luar ruangan ini ada orang yang sama-sama memperebutkan pekerjaan dari kampus lain dari daerah lain. Ada logika berpikir yang harus kita kembangkan dan ada situasi di mana AI tidak menyelesaikan segalanya,” ujarnya.

Faqih mengajak semua untuk menjadikan AI sebagai alat belajar, membantu pekerjaan, dan terus berpikir kritis sebagai manusia terdidik.

“Jika kita bisa terapkan ini, kita akan menjadi generasi yang tidak menyusahkan bangsa, yang justru bisa berkontribusi dari FTIK untuk kemajuan teknologi pertanian, teknologi kelautan, teknologi kesehatan, dan teknologi pendidikan kita di masa depan,” jelasnya.

Dalam konteks pendidikan, AI dapat digunakan untuk membuat konten pendidikan, personalisasi pengalaman belajar, serta peningkatan keterlibatan mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Bagi pengajar, teknologi ini dapat membantu dalam perancangan rencana pembelajaran, penyiapan materi ajar, penilaian tugas, serta pemberian umpan balik, sehingga aktivitas rutin dapat dilakukan lebih mudah.

Pada bidang penelitian akademik, AI dapat membantu peneliti dalam menelurkan jalan penelitian secara metodologis, mulai dari identifikasi masalah hingga tahap analisis.

Selain itu, AI juga dapat digunakan untuk meninjau dan mengkritisi artikel yang ditulis dalam sebuah penelitian.

Namun, Faqih menegaskan bahwa ada risiko etis yang harus ditanggung dari penerapan teknologi AI dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Salah satu risiko tersebut adalah tindakan plagiarisme.

Plagiarisme, yang mencakup perilaku menyimpang seperti mencontek, pemalsuan data penelitian, hingga kolaborasi menyimpang, merupakan pelanggaran serius dalam kultur akademis.

“Dalam hal kolaborasi menyimpang, mahasiswa atau dosen kerap meminta bantuan pihak lain untuk menyelesaikan karya tulis, lantas mendaku tulisan tersebut sebagai karya orisinal miliknya. Sehingga, fungsi dari pendidikan tinggi untuk mencetak kaum intelektual yang cerdas, terampil, dan berakhlak mulia menjadi terdegradasi,” jelas Faqih.

Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam lingkup pendidikan tinggi perlu dicermati secara mendalam.

Situasi ini berpotensi menambah pekerjaan rumah bagi para pendidik dalam mengevaluasi perkembangan peserta didik, demi mencetak generasi emas yang berintegritas dan berdaya saing.

DPRD Lampung Beri Apresiasi atas Prestasi Nasional Kejati Lampung di Anugerah Komisi Kejaksaan RI 2026
BERITA

Media90 – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung atas prestasi yang diraih Kejaksaan Tinggi Lampung dalam ajang Anugerah Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) Tahun 2026. Dalam ajang tersebut, Kejati Lampung berhasil meraih penghargaan sebagai Juara I Kejaksaan Tinggi Tipe B Terbaik se-Indonesia.Ads close ads Penghargaan itu diberikan oleh Komjak RI berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja, profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan hukum yang diberikan kepada masyarakat. Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi…

Kasus Penusukan di SMPN 44 Bandar Lampung Asroni Paslah Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter
BERITA

Media90 – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras aksi penusukan yang menimpa seorang siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung usai pelaksanaan ujian. Peristiwa tersebut dinilai menjadi alarm serius terhadap meningkatnya potensi kekerasan di lingkungan pelajar. “Kejadian ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Dunia pendidikan kita sedang menghadapi tantangan serius terkait pembinaan karakter, pengawasan lingkungan sekolah, dan pergaulan anak-anak,” ujar Asroni Paslah, Selasa, 26 Mei 2026.Ads close ads Asroni menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang, bukan justru menjadi tempat…

Penahanan Ditangguhkan Kakek Mujiran Bebas dari Kasus Getah Karet PTPN di Kebun Bergen Damai
BERITA

Media90 – Kakek berusia 72 tahun asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, Mujiran, yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penggelapan getah karet milik PTPN, untuk sementara kini dapat menghirup udara bebas dan kembali ke rumahnya. Hal tersebut terjadi setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalianda mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan terdakwa. Selain itu, tercapainya kesepakatan damai dari pihak Manajemen PTPN I Regional VII Wilayah Lampung turut membuka jalan bagi pembebasan sementara tersebut pada Senin, 25 Mei 2026.Ads close ads Tak hanya Mujiran, Pengadilan Negeri Kalianda juga mengabulkan penangguhan penahanan terhadap Nur Wahid yang dalam perkara ini berstatus sebagai…

Peminat Membludak Polinela Resmi Terima 2.222 Mahasiswa Baru Lewat SNBT 2026
BERITA

Media90 – Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) UTBK 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, jumlah peserta yang memilih Polinela mencapai 6.414 pendaftar. Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan vokasi di kampus negeri tersebut.Ads close ads Berdasarkan data SNPMB 2026, persentase pendaftar berdasarkan pilihan program studi terdiri dari pilihan pertama sebesar 3,79 persen, pilihan kedua 8,75 persen, pilihan ketiga 51,75 persen, dan pilihan keempat 35,71 persen. Persaingan ketat terlihat pada sejumlah program studi favorit di…

Technical Skill Contest 2026 Jadi Panggung Adu Kompetensi Mekanik dan Service Advisor TDM Lampung
BERITA

Media90 – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga standar pelayanan terbaik kepada konsumen, Tunas Dwipa Matra sukses menyelenggarakan Technical Skill Contest (TSC) Regional Lampung 2026 pada 20–21 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi momen spesial karena tahun 2026 menandai penyelenggaraan ke-30 tahun Technical Skill Contest sebagai ajang kompetensi bergengsi bagi insan after sales Honda.Ads close ads Technical Skill Contest sendiri merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah pengembangan kemampuan teknis, profesionalisme, serta mental kompetitif bagi para mekanik dan Service Advisor (SA) terbaik dari seluruh jaringan AHASS wilayah Lampung. Sebelum mengikuti kompetisi tingkat regional, para peserta terlebih dahulu melewati proses…

PLN Lampung Berhasil Pulihkan Kelistrikan Pasokan Listrik ke Masyarakat Kembali Normal
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus melakukan penormalan sistem kelistrikan di wilayah Lampung pasca gangguan pada sistem transmisi interkoneksi Sumatera akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026. Saat ini, pasokan listrik kepada pelanggan di berbagai wilayah Lampung dilaporkan mulai berangsur normal.Ads close ads Selama proses pemulihan berlangsung, PLN UID Lampung melakukan pengamanan sistem dan penormalan jaringan secara bertahap guna memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga. Seluruh personel PLN juga disiagakan untuk melakukan pemantauan sekaligus mempercepat proses pemulihan di berbagai titik sistem kelistrikan yang terdampak gangguan. General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad…

Women Drift Challenge IDS 2026 Jadi Bukti Zita Anjani Sebut Sirkuit Bukan Hanya untuk Pria
BERITA

Media90 – Deru mesin mobil bertenaga tinggi dan kepulan asap ban yang membubung di Way Handak Expo bukan lagi sekadar simbol maskulinitas. Di balik kemudi mobil-mobil yang meliuk ekstrem di lintasan balap, hadir para perempuan tangguh yang membuktikan bahwa dunia drifting juga menjadi ruang bagi atlet wanita untuk bersinar.Ads close ads Momen bersejarah tersebut mendapat perhatian langsung dari Zita Anjani yang hadir dalam Awarding Ceremony Indonesian Drift Series Sumatra 2026 pada Minggu sore, 24 Mei 2026. Kehadiran Zita Anjani yang juga merupakan istri Bupati Lampung Selatan dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap perkembangan atlet…