Media90 – Media sosial tengah dihebohkan dengan munculnya dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan seorang oknum guru di kawasan Depok. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah sejumlah unggahan di platform TikTok menyebarkan pengakuan beberapa murid terkait perilaku sang guru di lingkungan sekolah.
Dalam narasi yang beredar, oknum guru tersebut disebut kerap melontarkan candaan berlebihan hingga kata-kata kasar kepada siswa di dalam kelas. Selain itu, beberapa murid juga mengaku mengalami kontak fisik yang membuat mereka merasa tidak nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Diduga Sudah Berlangsung Lama
Salah satu unggahan yang viral menyebutkan bahwa perilaku tersebut diduga telah terjadi dalam waktu yang cukup lama. Namun, para siswa disebut memilih diam karena merasa takut untuk melapor atau menyampaikan keluhan secara terbuka kepada pihak sekolah.
Informasi yang beredar juga menyebutkan bahwa sejumlah siswa sempat mencoba mengadukan kejadian tersebut kepada pihak yayasan sekolah. Namun hingga kini, belum ada tindakan tegas yang diketahui publik terkait laporan tersebut.
Bahkan dalam beberapa narasi di media sosial, pihak yayasan disebut lebih memilih meredam persoalan agar tidak semakin meluas.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Meski demikian, seluruh tudingan yang beredar masih sebatas pengakuan di media sosial dan belum disertai keterangan resmi dari pihak sekolah maupun lembaga terkait. Hingga saat ini, identitas guru yang dituduhkan juga belum dipublikasikan secara resmi.
Kondisi ini membuat informasi yang beredar masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Publik Desak Investigasi
Ramainya kasus ini memicu perhatian luas dari netizen. Banyak pengguna media sosial meminta pihak sekolah, yayasan, maupun aparat terkait untuk segera melakukan investigasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Publik juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan yang dapat mengganggu psikologis siswa.
Imbauan Tetap Bijak Menyikapi Informasi
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sambil menunggu klarifikasi resmi serta hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Kasus ini masih terus menjadi perbincangan di media sosial dan menunggu penjelasan lebih lanjut dari institusi terkait.














