INTERNASIONAL

Ariana Grande Kecam Trump dan Gedung Putih Gara-Gara Video Operasi ICE, Sebut Tidak Manusiawi

Avatar
71
×

Ariana Grande Kecam Trump dan Gedung Putih Gara-Gara Video Operasi ICE, Sebut Tidak Manusiawi

Sebarkan artikel ini
Ariana Grande Geram Sindir Trump dan Gedung Putih Setelah Video Operasi ICE Viral

Media90.id – Penyanyi internasional Ariana Grande menjadi sorotan setelah melayangkan kritik tajam kepada Donald Trump dan pihak Gedung Putih terkait sebuah video kontroversial yang menampilkan operasi penegakan imigrasi oleh badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE).

Video tersebut diunggah melalui akun resmi Gedung Putih dan langsung memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak pihak menilai konten itu tidak sensitif karena menampilkan proses penangkapan imigran dengan kemasan visual yang dianggap dramatis dan menyerupai materi promosi.

Ads
close ads

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah operasi penggerebekan dan penangkapan yang dilakukan oleh petugas ICE. Penggunaan musik latar yang dramatis dalam tayangan tersebut menuai kecaman karena dinilai menggambarkan para imigran secara tidak manusiawi.

Ariana Grande menjadi salah satu figur publik yang secara terbuka menyampaikan kemarahannya. Melalui unggahan di media sosial, pelantun lagu “We Can’t Be Friends” itu mempertanyakan bagaimana sebuah lembaga pemerintahan dapat menjadikan situasi yang menyangkut kehidupan manusia sebagai materi promosi.

“Ini benaran gak manusiawi. Bagaimana bisa sebuah lembaga pemerintahan merayakan penderitaan manusia dan perpisahan keluarga sebagai konten promosi? Mengerikan dan sangat memuakkan,” tulis Ariana Grande.

Pernyataan tersebut dengan cepat menjadi viral dan mendapat dukungan dari banyak pengguna media sosial yang memiliki pandangan serupa. Tidak berhenti sampai di situ, Ariana Grande juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap normal tindakan yang menurutnya mengandung unsur kekejaman terhadap kelompok rentan.

Menurutnya, setiap individu tetap berhak mendapatkan perlakuan yang bermartabat tanpa memandang latar belakang maupun negara asal mereka.

“Kita gak boleh menjadi mati rasa terhadap kekejaman seperti ini. Kita harus menuntut transparansi dan martabat bagi setiap orang, terlepas dari mana mereka berasal,” lanjut Ariana Grande.

Komentar tersebut semakin memperkuat posisi Ariana Grande sebagai salah satu selebritas yang kerap menyuarakan isu kemanusiaan dan hak-hak kelompok minoritas.

Kontroversi video ICE ini kembali memicu diskusi publik mengenai kebijakan imigrasi di Amerika Serikat. Sebagian pihak mendukung langkah penegakan hukum terhadap pelanggaran imigrasi, sementara kelompok lain menilai pendekatan yang digunakan berpotensi mengabaikan aspek kemanusiaan.

Hingga kini, unggahan video tersebut masih menjadi bahan perdebatan di berbagai platform media sosial. Kritik dari Ariana Grande pun menambah panjang daftar tokoh publik yang ikut bersuara terkait isu imigrasi dan perlakuan terhadap para migran di Amerika Serikat.

Perdebatan yang muncul menunjukkan bahwa isu imigrasi tetap menjadi salah satu topik paling sensitif dalam politik Amerika Serikat, terutama ketika berkaitan dengan hak asasi manusia dan perlakuan terhadap kelompok rentan.

Tinggalkan Balasan