INTERNASIONAL

Gempa M7,1 Guncang Jepang, WNI Diminta Waspada dan Ikuti Arahan Otoritas

Novta Tria
14
×

Gempa M7,1 Guncang Jepang, WNI Diminta Waspada dan Ikuti Arahan Otoritas

Sebarkan artikel ini
Gempa M71 Guncang Jepang WNI Diminta Tetap Waspada dan Ikuti Arahan Otoritas

Media90.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 mengguncang wilayah Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang, pada Selasa (28/7/2026). Menyusul peristiwa tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya yang berada di wilayah terdampak, agar tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Rabu (29/7/2026), KBRI Tokyo menyampaikan keprihatinan atas gempa yang melanda Kumamoto dan sekitarnya serta mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan.

Ads
close ads

“Perwakilan RI di Jepang menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya gempa bumi di wilayah Kumamoto dan sekitarnya pada tanggal 28 Juli 2026,” tulis KBRI Tokyo.

WNI Diminta Tetap Tenang dan Pantau Informasi Resmi

KBRI Tokyo mengimbau seluruh WNI di Pulau Kyushu agar tidak panik serta hanya mengandalkan informasi dari sumber resmi.

Selain menjaga keselamatan diri dan keluarga, WNI juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi untuk menghindari kepanikan di tengah masyarakat.

“Selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, dan hanya menyebarkan informasi yang berasal dari sumber resmi,” demikian imbauan KBRI.

WNI juga diminta terus memantau perkembangan situasi melalui informasi resmi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA), pemerintah Jepang, maupun media resmi lainnya.

Ikuti Instruksi Evakuasi dari Otoritas Jepang

Perwakilan RI di Jepang menekankan pentingnya mematuhi seluruh arahan yang dikeluarkan otoritas setempat, termasuk apabila terdapat instruksi evakuasi atau tindakan keselamatan lainnya.

“Terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan situasi melalui Japan Meteorological Agency (JMA), Pemerintah Jepang, serta media nasional/resmi lainnya. Mengikuti arahan dan instruksi dari otoritas setempat terkait langkah-langkah evakuasi maupun tindakan keselamatan lainnya,” tulis KBRI.

Selain itu, masyarakat Indonesia di Jepang juga diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan (aftershock) maupun potensi bahaya lain sesuai peringatan dari otoritas Jepang.

Jaga Komunikasi dengan Keluarga

Dalam situasi darurat, KBRI Tokyo meminta seluruh WNI memastikan telepon seluler tetap aktif dan menghemat penggunaan baterai agar komunikasi dapat terus terjalin apabila diperlukan koordinasi darurat.

WNI juga diimbau segera mengabarkan kondisi mereka kepada keluarga di Indonesia agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan.

“Menginformasikan kondisi diri kepada keluarga di Indonesia agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu. Saling membantu dan berkoordinasi dengan sesama WNI di lingkungan sekitar, dan juga rekan kerja WN Jepang dan asing lainnya,” lanjut imbauan tersebut.

KBRI Terus Pantau Perkembangan

KBRI Tokyo memastikan terus memantau perkembangan situasi pascagempa bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka. Perwakilan RI juga terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang serta jaringan WNI di wilayah terdampak untuk memastikan kondisi dan keselamatan warga negara Indonesia.

KBRI mengimbau seluruh WNI agar tetap meningkatkan kewaspadaan hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman oleh otoritas Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *