IQRA

Tindakan-tindakan Bid’ah yang Mencemari Agama

713
×

Tindakan-tindakan Bid’ah yang Mencemari Agama

Sebarkan artikel ini
Tindakan-tindakan Bid'ah yang Mencemari Agama
Tindakan-tindakan Bid'ah yang Mencemari Agama

Media90 (media90.id) – Bagi Anda yang baru mengenal agama Islam, mungkin Anda akan merasa asing dengan istilah “bid’ah”.

Istilah ini sebenarnya terbagi menjadi dua kategori, yaitu bid’ah hasanah dan bid’ah dhalalah.

Ads
close ads

Secara bahasa, bid’ah berarti mengadakan sesuatu yang tidak ada teladan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam sebelumnya.

Dalam konteks agama Islam, bid’ah merujuk pada syariat atau hukum yang diada-adakan di luar kaidah yang ditetapkan dalam Alqur’an dan As-Sunnah.

Secara umum, bid’ah sering terjadi dalam adat istiadat dan agama Islam.

Bid’ah dalam adat istiadat mencakup perkembangan ilmu teknologi, sains, dan sebagainya.

Bid’ah jenis ini dapat menjadi halal ketika digunakan untuk kebaikan, tetapi bisa menjadi haram ketika digunakan untuk berbuat kerusakan.

Namun, bid’ah dalam beragama Islam memiliki hukum yang jelas, yaitu haram.

Aturan dalam agama Islam telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan tidak dapat diubah-ubah.

Barang siapa yang menentang atau menyelisihi keduanya, maka perbuatannya akan ditolak atau tidak diterima oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

Ada dua jenis bid’ah, yaitu bid’ah hasanah dan bid’ah dhalalah.

Bid’ah hasanah merujuk pada perbuatan yang tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam, tetapi memiliki nilai-nilai kebaikan. Contohnya adalah shalat tarawih yang dilakukan secara berjamaah, yang dianggap sebagai bid’ah hasanah. Umar ibnu Khattab pernah berkomentar, “Sebaik-baik bid’ah adalah ini.”

Namun, mengenali sebuah perbuatan yang tergolong bid’ah dhalalah tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Ada standar yang harus dipahami. Siapa pun yang melakukan bid’ah dhalalah, amalannya akan ditolak sepenuhnya.

Inilah batasan yang sangat penting dalam beragama Islam.

Berikut ini adalah beberapa perbuatan yang tergolong bid’ah dhalalah:

  1. Keyakinan Batil yang Menyangkut Dasar Beragama Islam: Contohnya adalah keyakinan bahwa Allah selalu ada dan hadir dalam setiap ciptaan, sehingga ibadah menjadi tidak penting. Hal ini bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an yang menyatakan bahwa setiap makhluk wajib menyembah Allah.
  2. Mengubah Bentuk Ibadah yang Sudah Disyariatkan: Misalnya, mengurangi takaran minimal zakat fitrah, mengubah jumlah raka’at dalam shalat wajib, atau mengganti surat Al-Fatihah dengan surat lain.
  3. Mengubah Waktu dalam Beribadah: Melakukan ibadah di waktu yang tidak ditentukan, seperti shalat Isya di siang hari, atau berpuasa hanya setengah hari.
  4. Meyakini Ada Keutamaan dalam Ibadah Khusus: Mempercayai bahwa melakukan ibadah tertentu tanpa dasar syar’i akan membuat semua amalannya diterima oleh Allah. Misalnya, puasa ngebleng (tanpa makan dan minum) untuk mendapatkan keberkahan secara instan.
  5. Membuat Ibadah Khusus dengan Keyakinan Tertentu: Membuat-buat ibadah khusus dengan tujuan duniawi atau materialistik yang tidak sesuai dengan ajaran agama.
  6. Membatasi Takaran yang Telah Disyariatkan: Mengubah takaran yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, seperti mengubah jumlah putaran thawaf atau berat nishab zakat.
  7. Semua Perbuatan yang Tidak ada Dalilnya secara Syari’at: Bid’ah yang tidak memiliki dalil nash atau tidak memiliki pemahaman yang sesuai dengan nash syari’at.

Penting untuk memahami batasan-batasan ini agar tidak terjerumus dalam perbuatan bid’ah dhalalah.

Syetan sering kali menghiasi perbuatan buruk dengan istilah yang terlihat baik di mata banyak orang.

Oleh karena itu, pengenalan standar perbuatan bid’ah dhalalah ini sangat penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Teks Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Singkat, Padat, dan Bermakna – Njogo Kerukunan Umat Islam
IQRA

Media90 – Menjelang Idul Fitri 2026, para khatib dapat memanfaatkan contoh khutbah sebagai referensi dalam menyampaikan pesan pada hari kemenangan. Khutbah Idul Fitri tidak hanya mengajak jamaah untuk saling memaafkan, tetapi juga mengingatkan pentingnya introspeksi diri agar setiap individu mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani bulan Ramadhan. Beragam tema dapat diangkat dalam khutbah, seperti menjaga silaturahmi, kembali kepada kesucian diri, mensyukuri nikmat Ramadhan, serta menjaga keimanan agar tetap kuat setelah bulan suci berakhir. Ads close ads Selain menyiapkan materi khutbah, khatib juga perlu memperhatikan kesiapan fisik, mental, dan aspek teknis agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik…

Menjelang Idul Fitri 2026 Ini Bacaan Doa Akhir Ramadhan Beserta Latin
IQRA

Media90 – Menjelang Idul Fitri 2026, umat Muslim dianjurkan membaca doa akhir Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar ibadah di bulan suci diterima oleh Allah SWT. Doa ini juga menjadi momen refleksi diri sekaligus persiapan menyambut hari kemenangan. Bacaan doa akhir Ramadhan yang lengkap dengan Latin memudahkan umat untuk membaca dan mengamalkannya di rumah maupun di masjid. Ads close ads Doa Akhir Ramadhan Bacaan doa akhir Ramadhan ini dikutip dari KH Achmad Chalwani, Pengasuh Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, Jawa Tengah: Arab:اللهم اختم رمضان لنا ولكم بالقبول. واجعل صيامنا وصيامكم وسيلة للطهور. واجعل قيامنا وقيامكم تكفيرا للذنوب طول الدهور. اللهم ثبت حبنا…

Mandi Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri Begini Niat dan Caranya
IQRA

Media90 – Lebaran Idul Fitri 2026 Masehi / 1447 Hijriah sudah di depan mata. Meski begitu, umat Muslim masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis, 19 Maret 2026, untuk memastikan tanggal Hari Raya. Saat Idul Fitri, umat Muslim akan melaksanakan Sholat Ied, yang hukumnya sunnah muakad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Sebelum sholat, terdapat sunnah mandi yang bertujuan untuk menyucikan badan dan membangun semangat ibadah di hari raya. Ads close ads Mandi sunnah Idul Fitri berbeda dengan mandi junub atau mandi wajib, karena fungsinya lebih kepada membersihkan diri dari kotoran dan…

Doa Saat Keluar Rumah: Bacaan Lengkap Salah Satu Doa Sehari-hari
IQRA

Media90 – Doa keluar rumah merupakan salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap hari oleh umat Islam. Doa ini termasuk amalan harian yang penting untuk dihafalkan dan diamalkan, terutama ketika hendak memulai aktivitas di luar rumah. Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas dianjurkan untuk diawali dengan doa dan disandarkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Hal tersebut mencerminkan sikap tawakal dan keyakinan bahwa segala urusan berada dalam kuasa-Nya, termasuk ketika seorang muslim melangkah keluar rumah untuk bekerja, belajar, maupun keperluan lainnya. Lantas, apa doa keluar rumah, apa manfaatnya, serta bagaimana tata cara mengamalkannya? Ads close ads Ustaz Bitoh Purnomo, Lc., MA, dosen UIN Raden…

Arti Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillahi, Ini Doa Saat Memasuki Masjid Nabawi
IQRA

Media90 – Masjid Nabawi di Kota Madinah merupakan salah satu tempat paling mulia bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap jemaah yang berkesempatan menginjakkan kaki di masjid yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW ini dianjurkan untuk membaca doa ketika memasukinya, sebagai bentuk adab, penghormatan, dan pengharapan akan rahmat Allah SWT. Salah satu doa yang sering dibaca saat memasuki Masjid Nabawi diawali dengan lafaz Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi. Lantas, apa arti bacaan tersebut dan bagaimana maknanya dalam tradisi Islam? Arti Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillahi Secara bahasa, Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi berarti “Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah.” Bacaan ini…

Doa untuk Keluarga yang Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya
IQRA

Media90 – Menjelang keberangkatan jemaah haji maupun umrah ke Tanah Suci, umat Islam tidak hanya dianjurkan memanjatkan doa keselamatan bagi mereka yang akan menunaikan ibadah. Lebih dari itu, mendoakan keluarga yang ditinggalkan di rumah juga termasuk amalan yang disunnahkan, sebagai bentuk tawakal dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT. Dalam ajaran Islam, keselamatan dan penjagaan Allah menjadi hal utama, baik bagi jemaah yang bepergian maupun keluarga yang menunggu kepulangan. Oleh karena itu, tradisi saling mendoakan antara calon jemaah haji atau umrah dan keluarga yang ditinggalkan telah lama dianjurkan oleh para ulama. Doa untuk Keluarga yang Ditinggal Pergi Haji atau Umrah Salah satu doa…

Simak Bacaan Doa Mandi Wajib Setelah Haid atau Menstruasi, Lengkap dengan Tata Caranya
IQRA

Media90 – Setiap manusia tentu pernah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Dalam Islam, kesucian menjadi salah satu syarat utama agar seorang muslim dapat menjalankan ibadah dengan sah. Karena itu, terdapat beberapa kondisi yang mewajibkan seseorang melakukan mandi wajib sebelum kembali beribadah, termasuk bagi perempuan yang telah selesai menjalani masa haid atau menstruasi. Mandi wajib merupakan proses pembersihan diri yang bersifat wajib bagi setiap muslim ketika berada dalam keadaan hadas besar. Tujuan utamanya adalah menyucikan tubuh secara lahir dan batin agar kembali diperbolehkan melaksanakan ibadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya. Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah keadaan yang mengharuskan mandi wajib,…