NASIONAL

3.200 Orang Bentangkan Bendera Merah Putih 500 Meter di Festival Merah Putih Bogor

Novta Tria
10
×

3.200 Orang Bentangkan Bendera Merah Putih 500 Meter di Festival Merah Putih Bogor

Sebarkan artikel ini
Festival Merah Putih Bogor 3.200 Orang Bentangkan Bendera 500 Meter

Media90.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menggelar rangkaian Festival Merah Putih (FMP) ke-11 Tahun 2026. Salah satu kegiatan dalam festival tersebut berlangsung meriah dengan pembentangan bendera merah putih sepanjang 500 meter oleh 3.200 orang.

Pembentangan bendera dilakukan dalam kirab merah putih yang melintasi jalur Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor, Jawa Barat. Ribuan peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Ads
close ads

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan Festival Merah Putih digelar secara rutin sebagai bentuk komitmen masyarakat dalam menjaga nasionalisme dan patriotisme.

Menurutnya, pelaksanaan FMP juga merupakan bagian dari warisan para tokoh Bogor yang sejak awal memiliki visi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.

“Yang pertama, ini tradisi yang sudah dibangun dari Bogor dan sudah berlangsung yang ke-11 kali. Ini meneguhkan komitmen kita semua, warga Bogor, untuk selalu membangkitkan rasa nasionalisme, patriotisme, dan tentu saja terus membangun kecintaan kepada Tanah Air dan bangsa,” kata Dedie kepada wartawan, Minggu (9/8/2026).

Lima Bendera Dibentangkan Sepanjang 500 Meter

Dalam kirab tersebut, terdapat lima bendera merah putih yang masing-masing memiliki panjang 100 meter. Kelima bendera kemudian dibentangkan dan diarak dari titik awal di Tugu Kujang hingga kawasan Lusdikzi di Jalan Sudirman, Kota Bogor.

Lima bendera tersebut merepresentasikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Pembentangan bendera juga menjadi simbol semangat persatuan serta kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.

“FMP yang ke-11 ini spesial, karena ada lima rangkaian bendera, satu bendera panjangnya 100 meter. Panitia saja kurang lebih 3.200 orang, di luar masyarakat yang ikut serta tumpah ruah ke jalan. Jadi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, rangkaiannya lebih panjang,” ujar Dedie.

Ribuan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum ikut berbaur dalam kirab merah putih.

“Mulai dari anak kecil, pelajar, perguruan tinggi berbaur menjadi satu bersama masyarakat dari berbagai kalangan. Semuanya terlihat bergembira dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan. Ini juga ternyata memiliki dampak ekonomi,” imbuhnya.

Festival Merah Putih Dorong Ekonomi Masyarakat

Selain menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan semangat persatuan, Dedie menilai Festival Merah Putih juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai wilayah membuat aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan ikut bergerak. Kehadiran ribuan peserta dan masyarakat dalam rangkaian FMP dinilai memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

“Mulai dari anak kecil, pelajar, perguruan tinggi berbaur menjadi satu bersama masyarakat dari berbagai kalangan. Semuanya terlihat bergembira dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan. Ini juga ternyata memiliki dampak ekonomi,” jelasnya.

Menurut Dedie, semarak Festival Merah Putih tidak hanya menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan bahwa kegiatan kebangsaan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *