Media90 – Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang perlu diwaspadai oleh masyarakat sekitar.
Dalam pengamatan terbaru, tercatat 8 kali guguran lava mengarah ke Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.700 meter.
Selain itu, asap dari kawah utama terpantau berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal, membumbung setinggi sekitar 150 meter dari puncak. Gunung terlihat jelas meski sesekali tertutup kabut tipis, menunjukkan bahwa aktivitas permukaan masih cukup aktif.
Kondisi Cuaca dan Klimatologi
Secara umum, cuaca di kawasan Gunung Merapi didominasi awan dengan angin cenderung tenang mengarah ke selatan. Berikut rincian klimatologi terbaru:
- Suhu udara: 19,3 – 20,9°C
- Kelembaban: 88 – 88,7%
- Tekanan udara: 871,8 – 914,5 mmHg
Kondisi ini dapat mempengaruhi penyebaran abu vulkanik jika terjadi erupsi lebih besar.
Aktivitas Kegempaan: Puluhan Gempa Terekam
Data pemantauan menunjukkan aktivitas kegempaan yang masih cukup intens:
- 34 kali gempa guguran – amplitudo 3–10 mm, durasi 50–178 detik
- 21 kali gempa hybrid/fase banyak – amplitudo 3–34 mm, durasi 19–53 detik
- 1 kali gempa vulkanik dangkal – amplitudo 30 mm, durasi 13,6 detik
Banyaknya gempa ini menandakan suplai magma masih berlangsung di dalam tubuh gunung.
Zona Bahaya Gunung Merapi yang Wajib Dihindari
Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas di wilayah rawan bencana yang telah ditetapkan:
Sektor Selatan – Barat Daya:
- Sungai Boyong: hingga 5 km
- Sungai Bedog, Krasak, Bebeng: hingga 7 km
Sektor Tenggara:
- Sungai Woro: hingga 3 km
- Sungai Gendol: hingga 5 km
Selain itu, jika terjadi letusan eksplosif, material vulkanik dapat terlontar hingga radius 3 km dari puncak. Suplai magma yang masih berlangsung juga berpotensi memicu awan panas sewaktu-waktu.
Imbauan Penting untuk Warga
Warga di sekitar Gunung Merapi diimbau untuk:
- Tidak beraktivitas di zona bahaya
- Selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang
- Mewaspadai lahar saat hujan turun
- Menggunakan masker jika terjadi hujan abu
Status Gunung Merapi dapat berubah sewaktu-waktu jika terjadi peningkatan aktivitas signifikan.
Demikian update aktivitas Gunung Merapi hari ini: 8 kali guguran lava terpantau hingga 1,7 km. Waspadai awan panas dan zona bahaya di sektor selatan dan tenggara.














