Media90.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan truk terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Buring, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 11.40 WIB. Insiden maut tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua korban lainnya mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan karena melibatkan kendaraan angkutan besar yang mengalami kerusakan parah. Proses evakuasi korban dan kendaraan juga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat sebuah truk ekspedisi berwarna hijau yang mengangkut paket belanja online melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung. Saat melintas di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraan.
Melihat kondisi tersebut, pengemudi sebuah truk boks putih yang berada di jalur yang sama disebut berusaha membantu memperlambat laju truk ekspedisi dengan cara memepet kendaraan tersebut. Namun upaya itu tidak berhasil.
Dalam situasi yang berlangsung sangat cepat, truk boks putih justru bertabrakan secara frontal dengan sebuah truk fuso bermuatan kardus gula yang datang dari arah berlawanan menuju Bakauheni.
Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek parah. Dua sopir yang terlibat dalam tabrakan tersebut dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang diderita.
Sementara itu, truk ekspedisi yang sebelumnya mengalami rem blong terus melaju tanpa kendali hingga akhirnya keluar dari badan jalan dan menghantam tiang besi di tepi jalan.
Akibat benturan tersebut, dua orang yang berada di dalam truk ekspedisi mengalami luka berat. Korban kemudian dievakuasi oleh petugas bersama warga dan dilarikan ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut. Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata para korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar menunggu hasil penyelidikan resmi terkait kronologi dan penyebab pasti kecelakaan. Informasi mengenai identitas korban maupun perkembangan kondisi korban luka masih dapat berubah seiring proses pendataan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat terkait.














