Media90.id – Aktivitas Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe masih terus menjadi perhatian petugas pemantauan vulkanologi. Meski secara visual tidak terlihat adanya asap kawah, sejumlah gempa vulkanik dan tektonik masih terekam selama periode pengamatan terbaru.
Berdasarkan hasil observasi, puncak Gunung Awu sempat terlihat jelas sebelum kemudian tertutup kabut tipis. Kondisi cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah hingga berawan, dengan hembusan angin lemah yang bergerak ke arah barat laut.
Puluhan Gempa Terekam dalam Pemantauan
Data kegempaan menunjukkan adanya aktivitas bawah permukaan yang masih berlangsung di tubuh Gunung Awu. Selama periode pengamatan, petugas mencatat empat kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo berkisar antara 7 hingga 14 milimeter serta durasi 11 hingga 13 detik.
Selain itu, juga terekam satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 5 milimeter, waktu S-P dua detik, dan durasi gempa mencapai 12 detik.
Aktivitas seismik didominasi oleh gempa tektonik jauh yang tercatat sebanyak 44 kejadian. Gempa-gempa tersebut memiliki amplitudo antara 4 hingga 47 milimeter, dengan waktu S-P 19 hingga 20 detik, serta durasi 54 hingga 157 detik.
Kondisi Cuaca dan Lingkungan Gunung
Pemantauan klimatologi menunjukkan kondisi cuaca di sekitar Gunung Awu berada dalam keadaan cerah hingga berawan. Suhu udara tercatat berkisar antara 19 hingga 21 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban mencapai 80 hingga 84 persen.
Petugas juga melaporkan tidak adanya fenomena vulkanik lain yang teramati selama masa pengamatan berlangsung.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Meski kondisi visual gunung terlihat relatif tenang, masyarakat dan wisatawan tetap diminta untuk mematuhi rekomendasi resmi yang telah dikeluarkan oleh otoritas terkait. Dalam imbauannya disebutkan:
“Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak G. Awu.”
Otoritas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas Gunung Awu.
“Masyarakat di sekitar G. Awu diharap tetap tenang, tidak terpancing isu-isu mengenai aktivitas G. Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.”
Warga diminta untuk terus mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe serta memantau perkembangan resmi melalui aplikasi MAGMA Indonesia dari Kementerian ESDM.
Dengan meningkatnya pemantauan aktivitas seismik ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan selalu mengikuti informasi resmi guna mengantisipasi perubahan aktivitas vulkanik demi keselamatan bersama.














