Media90.id – Aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali meningkat. Gunung api tersebut dilaporkan mengalami erupsi pada Kamis (18/6/2026) pagi dengan menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 500 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan resmi petugas pengamatan gunung api, erupsi terjadi pada pukul 08.14 WIT. Kolom letusan terpantau mencapai sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas cukup tebal dan bergerak ke arah timur laut mengikuti arah angin saat erupsi berlangsung.
“Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Kamis, 18 Juni 2026, pukul 08.14 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ±500 meter di atas puncak (±1.825 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” demikian keterangan resmi dari petugas pengamatan.
Seiring masih berlangsungnya aktivitas vulkanik tersebut, masyarakat maupun wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas di sekitar kawasan kawah aktif Gunung Ibu. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar warga tidak memasuki area dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Selain itu, terdapat zona perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah utara yang juga harus dihindari karena merupakan jalur bukaan kawah aktif. Imbauan tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya lontaran material vulkanik maupun ancaman lain yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama erupsi masih berlangsung.
Masyarakat yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila terjadi hujan abu. Warga disarankan menggunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut, serta kacamata pelindung guna mengurangi risiko gangguan kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan.
Selain memperhatikan keselamatan, masyarakat diimbau tetap menjaga situasi kondusif dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Pihak berwenang mengingatkan agar warga tidak menyebarkan berita bohong atau informasi yang sumbernya tidak jelas.
PVMBG juga meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat terus berkoordinasi dengan pusat pemantauan vulkanologi untuk memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas Gunung Ibu. Koordinasi dapat dilakukan dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici.
Sementara itu, masyarakat dapat memantau informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Ibu melalui aplikasi Magma Indonesia, situs resmi geologi dan vulkanologi Indonesia, serta akun media sosial resmi PVMBG. Hingga laporan terakhir diterbitkan, aktivitas erupsi Gunung Ibu masih berlangsung dan terus dipantau secara intensif oleh petugas pengamatan gunung api.














