Media90.id – Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali meningkat. Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Kamis (18/6/2026) pagi dengan menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 400 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan resmi petugas pengamatan gunung api, erupsi terjadi pada pukul 06.59 WITA. Letusan menghasilkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak ke arah utara mengikuti arah angin saat erupsi berlangsung.
Selain visual letusan, aktivitas vulkanik juga terekam melalui peralatan seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 14,8 milimeter dan durasi gempa erupsi selama 211 detik. Tinggi kolom letusan diperkirakan mencapai sekitar 1.984 meter di atas permukaan laut atau sekitar 400 meter di atas puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.
Dalam laporan resminya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan, “Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Kamis, 18 Juni 2026, pukul 06.59 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ±400 meter di atas puncak (±1.984 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 mm dan durasi 211 detik.”
Hingga laporan diterbitkan, aktivitas vulkanik masih berlangsung dan terus dipantau secara intensif oleh petugas pengamatan gunung api.
Warga Diminta Hindari Radius Bahaya
Seiring terjadinya erupsi, PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi bahaya berupa lontaran material vulkanik, hujan abu, maupun perkembangan aktivitas gunung yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Masyarakat juga diminta tetap tenang serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan petugas kebencanaan yang bertugas di lapangan.
Selain itu, PVMBG mengingatkan adanya potensi banjir lahar hujan, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sekitar kawasan gunung.
Wilayah yang Perlu Waspada
Sejumlah wilayah yang berada di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan, yaitu:
- Dulipali
- Padang Pasir
- Nobo
- Nurabelen
- Klatanlo
- Hokeng Jaya
- Boru
- Nawakote
Wilayah-wilayah tersebut berpotensi dilalui material vulkanik apabila hujan deras mengguyur kawasan puncak gunung.
Sementara itu, warga yang berada di daerah terdampak hujan abu disarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan alat pelindung tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
PVMBG Terus Lakukan Pemantauan
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta koordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki.
PVMBG menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, pemerintah daerah, serta Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur.
Masyarakat diimbau memperoleh informasi mengenai perkembangan aktivitas gunung api hanya melalui sumber resmi yang dapat dipercaya serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Untuk memperoleh informasi terbaru, warga dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki maupun PVMBG melalui jalur komunikasi resmi yang tersedia.














