NASIONAL

Inovasi E-Cak Karya Pelajar Purwokerto, Becak Listrik Ramah Lingkungan untuk Bantu Pengemudi Lansia

43
×

Inovasi E-Cak Karya Pelajar Purwokerto, Becak Listrik Ramah Lingkungan untuk Bantu Pengemudi Lansia

Sebarkan artikel ini
Pelajar SMA Purwokerto Kembangkan “E-Cak”, Becak Listrik Berkecepatan hingga 40 Km/Jam
Pelajar SMA Purwokerto Kembangkan “E-Cak”, Becak Listrik Berkecepatan hingga 40 Km/Jam

Media90 – Sebuah terobosan membanggakan muncul dari dunia pendidikan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sekelompok siswa dari SMA 3 Bahasa Putera Harapan (Puhua School) berhasil menciptakan “E-Cak”, sebuah becak listrik inovatif yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan untuk menjawab tantangan zaman dalam dunia transportasi tradisional.

Proyek ambisius ini digarap oleh tim yang terdiri dari enam siswa, dipimpin oleh Joseph Jefferson Setyako. Karya mereka dipamerkan dalam ajang Forum Nasional Sekolah 3 Bahasa se-Indonesia yang digelar di Purwokerto, Sabtu (25/4). Inovasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelajar daerah mampu menghadirkan solusi teknologi tepat guna untuk menjawab persoalan sosial sekaligus lingkungan.

Ads
close ads

Gagasan pengembangan E-Cak berangkat dari kepedulian para siswa terhadap keberlangsungan becak tradisional yang kian tergerus perkembangan zaman. Mereka juga menyoroti beratnya beban fisik yang harus ditanggung para pengemudi becak, yang sebagian besar merupakan kalangan lanjut usia.

“Kami melihat banyak pengemudi becak itu sudah lansia. Melalui inovasi ini, kami berharap bisa meringankan beban fisik mereka sekaligus membantu mengurangi polusi udara dengan kendaraan yang lebih ramah lingkungan,” ujar Joseph.

E-Cak tidak dirancang untuk menggantikan peran becak sebagai transportasi rakyat, melainkan untuk memodernisasinya agar lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan masa kini. Inovasi ini menjadi jembatan antara pelestarian transportasi tradisional dengan penerapan teknologi yang berkelanjutan.

Dari sisi performa, E-Cak tergolong cukup impresif untuk kendaraan listrik skala kecil. Becak ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 30 hingga 40 kilometer per jam. Dalam sekali pengisian daya, kendaraan dapat menempuh jarak sekitar 10 hingga 15 kilometer dengan kapasitas angkut mencapai 150 kilogram, termasuk pengemudi dan penumpang.

Dalam hal pengisian energi, E-Cak menawarkan fleksibilitas. Pengisian daya melalui listrik konvensional membutuhkan waktu sekitar enam jam. Selain itu, tim juga menambahkan panel surya sebagai sumber energi alternatif. Meski hanya sebagai pelengkap, panel surya mampu mengisi daya hingga 80 persen dalam waktu sekitar 10 jam, tergantung pada intensitas sinar matahari. Jika baterai habis, becak ini tetap bisa digunakan secara manual dengan cara dikayuh.

Menariknya, seluruh inovasi ini dikembangkan dengan biaya yang relatif terjangkau, yakni sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta per unit. Untuk menekan biaya, tim memanfaatkan rangka becak bekas seharga Rp600 ribu. Dinamo listrik sebagai penggerak utama juga diperoleh dengan harga Rp600 ribu. Sementara itu, sistem kelistrikan menggunakan empat baterai jenis aki 12 volt dengan total biaya sekitar Rp1 juta.

“Kami menyesuaikan dengan dana yang ada. Sebenarnya ada opsi baterai litium yang performanya lebih optimal, tetapi karena keterbatasan anggaran, kami memilih aki yang lebih terjangkau,” jelas Joseph.

Proyek ini berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar satu bulan. Para siswa mengerjakannya secara intensif setiap hari sepulang sekolah. Dalam proses riset dan perancangan, mereka juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mematangkan konsep. Meski demikian, seluruh proses perakitan, pengecekan, dan pengujian dilakukan secara mandiri oleh tim.

Inovasi E-Cak menjadi bukti bahwa kreativitas dan semangat belajar dapat melahirkan solusi nyata bagi masyarakat. Jika terus dikembangkan, becak listrik ini berpotensi menjadi salah satu moda transportasi masa depan yang efisien, ramah lingkungan, sekaligus tetap mempertahankan nilai budaya lokal Indonesia.

Dump Truck Nyungsep di Sidoarjo, Hantam Bengkel dan Tembok Pabrik di Jalan Raya Bringinbendo
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah dump truck terjadi di Jalan Raya Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Insiden tersebut terjadi di jalur arah Surabaya menuju Krian, tepatnya di depan PT APP Purinusa Ekapersada. Kendaraan berat itu dilaporkan keluar jalur hingga akhirnya menghantam bangunan yang berada di tepi jalan. Dump truck tersebut diduga nyungsep setelah kehilangan kendali saat melintas di kawasan tersebut. Ads close ads Akibat insiden itu, truk menabrak sebuah bengkel tambal ban serta tembok pabrik yang berada di sisi jalan. Benturan cukup keras membuat lokasi kejadian menjadi perhatian warga dan para pengguna jalan…

Bus Halmahera Terbalik di Tol Tebing Tinggi–Medan, 4 Penumpang Tewas Usai Tabrakan dengan Mobil Pengangkut Ayam
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Tebing Tinggi–Medan pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Sebuah Bus Halmahera dengan nomor polisi BK 7347 UA mengalami kecelakaan hebat di KM 63,2, tepatnya di wilayah Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara. Bus yang diketahui melaju dari Dumai menuju Medan tersebut terbalik setelah menghantam sebuah mobil pengangkut ayam yang sebelumnya telah mengalami kecelakaan tunggal di lokasi yang sama. Insiden ini menyebabkan situasi di jalan tol menjadi kacau dan menimbulkan korban jiwa. Ads close ads Akibat kecelakaan tersebut, empat penumpang bus dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian. Kronologi Kejadian…

Erupsi Terkini Gunung Semeru, Abu Meninggi Hingga 1,2 Km, Warga Diingatkan Tingkatkan Kewaspadaan
NASIONAL

Media90 – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Senin (11/5/2026) pagi sekitar pukul 10.31 WIB. Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut menghasilkan kolom abu yang menjulang tinggi dan dapat terlihat jelas dari sejumlah wilayah di sekitarnya. Berdasarkan laporan pengamatan, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah tenggara serta selatan. Ads close ads Erupsi ini juga terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi letusan sekitar 113 detik, menunjukkan…

Kecelakaan Truk Tebu di Lawang, Diduga Rem Blong Hantam Baliho, Sopir Selamat Meski Tertimbun
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Lawang, Kabupaten Malang, pada Senin (11/5/2026) dini hari sekitar pukul 04.25 WIB. Sebuah truk bermuatan tebu mengalami insiden di depan kawasan Ma’arif Lawang dan sempat menghebohkan warga sekitar. Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh Fauzan, warga Probolinggo, yang saat itu tengah melakukan perjalanan dari Probolinggo menuju Turen, Kabupaten Malang dengan membawa muatan penuh tebu. Ads close ads Berdasarkan keterangan awal dari saksi di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami rem blong saat melintas di jalur tersebut. Dalam kondisi darurat, sopir berupaya mengendalikan laju kendaraan dengan membanting setir ke arah kiri untuk menghindari potensi…

Tragis! Pasien Tewas di Dalam Ambulans Diduga Terhambat Kemacetan
NASIONAL

Media90 – Perjalanan menuju rumah sakit yang diharapkan menjadi penyelamat justru berakhir duka bagi seorang pasien asal Kabupaten Karawang. Seorang perempuan bernama Jubaedah, warga Dusun Neglasari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Karawang pada Sabtu malam (9/5/2026). Korban sebelumnya mengalami sesak napas dan harus segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Ambulans yang membawa korban berangkat dari wilayah Sedari menuju pusat Kota Karawang. Ads close ads Namun saat melintas di sekitar Alun-alun Karawang, kendaraan tersebut diduga terjebak kemacetan akibat padatnya aktivitas kirab budaya Kirab Budaya Mahkota Binokasih. Kepadatan kendaraan dan membludaknya warga disebut membuat…

Korban Tenggelam di Setu Cikaret Bogor Ditemukan Tak Bernyawa Usai Pencarian Berjam-jam
NASIONAL

Media90 – Peristiwa tenggelam di kawasan Setu Cikaret, Kabupaten Bogor, berakhir duka. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu siang (10/5/2026). Informasi sementara menyebut korban berasal dari Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup. Identitas korban juga telah dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga yang datang ke lokasi kejadian. Ads close ads Sebelumnya, laporan dugaan orang tenggelam diterima sekitar pukul 01.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Kabupaten Bogor langsung bergerak melakukan pencarian. Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 02.00 WIB dengan menyisir area perairan Setu Cikaret dan sekitarnya. Tim gabungan melakukan penelusuran selama berjam-jam hingga akhirnya korban berhasil…

Pria Tewas di SPBU Kalijaten Sidoarjo Usai Keluhkan Nyeri Dada
NASIONAL

Media90 – Peristiwa mengejutkan terjadi di sebuah SPBU yang berada di kawasan Kalijaten, tepatnya di Jalan Raya Kalijaten, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (10/5/2026) pagi. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada usai mengisi bahan bakar. Korban diketahui berinisial ADS (58), seorang pegawai negeri sipil yang berasal dari Desa Gilang. Ads close ads Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi L 3586 AK untuk mengisi bahan bakar sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah selesai mengisi BBM, korban disebut mulai merasakan sakit di bagian dada. Ia kemudian menepi…