Media90.id – Insiden kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Peristiwa tragis tersebut berlangsung di Jalan Bojonegoro–Cepu, tepatnya di wilayah Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 4364 DX dan sebuah truk bernomor polisi K 9613 GP. Benturan keras antara kedua kendaraan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, sepeda motor Honda Beat tersebut dikendarai oleh S.P. (51), warga Kecamatan Dander, Bojonegoro. Saat itu ia membonceng seorang penumpang berinisial S.Pr. (52), warga Surabaya.
Keduanya diketahui melaju dari arah timur menuju barat di ruas Jalan Bojonegoro–Cepu. Saat tiba di sekitar lokasi kejadian, pengendara motor diduga hendak berbelok ke kanan untuk memasuki area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di sisi jalan.
Namun pada saat bersamaan, sebuah truk yang melaju searah dari belakang mendekati kendaraan tersebut. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk menghindari tabrakan.
Benturan pun tidak dapat dihindarkan. Kerasnya tabrakan menyebabkan pengendara dan pembonceng sepeda motor terjatuh ke badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Beat mengalami luka yang sangat serius dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, pembonceng mengalami sejumlah luka dan segera mendapatkan pertolongan dari warga serta petugas yang datang ke lokasi.
Korban yang selamat kemudian dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.
Petugas dari Satlantas Polres Bojonegoro yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain mengamankan area kecelakaan, polisi juga mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika hendak melakukan manuver seperti berbelok atau berpindah jalur. Pengendara juga diminta memastikan kondisi lalu lintas di sekitar aman sebelum mengambil tindakan di jalan raya.
Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kewaspadaan saat berkendara dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban jiwa maupun kerugian lainnya.














