NASIONAL

Skandal Grup Chat FH UI Gegerkan Publik, 16 Mahasiswa Dicabut Status Organisasinya

106
×

Skandal Grup Chat FH UI Gegerkan Publik, 16 Mahasiswa Dicabut Status Organisasinya

Sebarkan artikel ini
Heboh Grup Chat FH UI, 16 Mahasiswa Diduga Terlibat dan Dikecam Netizen
Heboh Grup Chat FH UI, 16 Mahasiswa Diduga Terlibat dan Dikecam Netizen

Media90 – Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan akademik kembali mengguncang dunia pendidikan tinggi Indonesia. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) setelah beredarnya tangkapan layar percakapan grup pesan singkat yang dinilai merendahkan martabat perempuan dan memicu kemarahan publik di media sosial.

Kasus ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun X @sampahfhui pada 11 April 2026. Dalam unggahan tersebut, terlihat percakapan bernuansa seksual yang dinilai tidak pantas, di mana sejumlah mahasiswa diduga mengobjektifikasi rekan mahasiswi mereka sendiri. Salah satu frasa yang menuai kecaman luas adalah “diam berarti consent”, yang dianggap menormalisasi kekerasan seksual dan bertentangan dengan prinsip dasar persetujuan (consent).

Ads
close ads

Kecaman Warganet Menguat

Viralnya percakapan tersebut memicu gelombang reaksi keras dari warganet. Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak hanya tidak etis, tetapi juga berbahaya karena dilakukan oleh calon penegak hukum.

Pengguna X @guudlucking menyoroti ironi para pelaku yang berasal dari fakultas hukum. Ia menyebut perilaku tersebut menunjukkan normalisasi pelecehan yang berpotensi membentuk budaya berbahaya.

Sementara itu, akun @KampusUpdate menilai fenomena tersebut sebagai bagian dari “rape culture” yang dimulai dari percakapan sehari-hari yang merendahkan perempuan. Ia juga menegaskan pentingnya intervensi sosial dalam lingkaran pertemanan untuk mencegah normalisasi perilaku tersebut.

Komentar lain datang dari @de2lv_ yang menegaskan bahwa pelecehan verbal di ruang digital dapat dikategorikan sebagai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) dan dapat dikenai Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) Nomor 12 Tahun 2022.

Sorotan terhadap Calon Penegak Hukum

Kemarahan publik semakin meningkat karena para terduga pelaku merupakan mahasiswa hukum yang kelak diharapkan menjadi penegak keadilan. Lebih jauh, sejumlah nama yang terlibat diketahui memiliki jabatan di organisasi mahasiswa, termasuk panitia kegiatan kampus dan pengurus angkatan.

Kondisi ini memunculkan kritik bahwa pendidikan tinggi tidak otomatis menjamin terbentuknya etika dan moral yang baik. Publik menilai kasus ini sebagai indikasi adanya masalah budaya di lingkungan organisasi mahasiswa yang perlu segera dibenahi.

Respons Cepat FH UI dan Pencabutan Status Organisasi

Pihak FH UI bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Indonesia langsung bergerak melakukan investigasi setelah menerima laporan resmi pada 12 April 2026. Proses verifikasi dan penelusuran terhadap para pihak yang terlibat kini masih berlangsung.

Sebagai langkah awal, Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FH UI mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 007/SK/BPMFHUI/IV/2026 yang mencabut status keanggotaan Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) FH UI terhadap 16 mahasiswa angkatan 2023 yang terlibat.

BPM FH UI menegaskan bahwa kekerasan seksual dalam bentuk apa pun, termasuk di ruang digital, tidak dapat ditoleransi dalam lingkungan kampus.

Rektor Universitas Indonesia, Prof. Heri Hermansyah, turut menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini bersama pihak fakultas.

“Sama-sama kita monitor ya. Kita lawan kekerasan seksual,” tegasnya.

Forum Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Sebagai bagian dari proses penanganan, forum klarifikasi digelar di Auditorium DH UI pada 13 April 2026 malam. Dalam forum tersebut, 16 mahasiswa yang terlibat menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak yang terdampak.

Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyatakan bahwa forum tersebut merupakan ruang dialog antara pelaku dan korban. Namun ia menegaskan bahwa permintaan maaf tidak serta-merta menyelesaikan kasus ini.

“Perlu ada sanksi yang tegas dan berpihak kepada korban dalam kasus ini,” ujarnya.

Proses Hukum dan Sanksi Berlanjut

Meski permintaan maaf telah dilakukan, proses investigasi oleh Satgas PPKS UI masih terus berjalan untuk menentukan sanksi akademik yang sesuai, mulai dari skorsing hingga sanksi terberat lainnya.

Kasus ini menjadi sorotan luas publik yang mendesak Universitas Indonesia untuk memberikan tindakan tegas sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan seksual di era digital.

Viral Isu DPR Tutup Alfamart dan Indomaret Begini Fakta Sebenarnya
NASIONAL

Media90 – Media sosial TikTok diramaikan oleh unggahan dari akun “rrcollections22” yang menampilkan narasi dugaan persetujuan DPR terkait penutupan jaringan minimarket Alfamart dan Indomaret. Dalam unggahan yang diposting pada Minggu, 22 Februari 2026 tersebut, tertulis klaim bahwa DPR menyetujui usulan Menteri Desa untuk menghentikan operasional kedua jaringan ritel tersebut, dengan syarat adanya roadmap yang jelas. Ads close ads Konten itu dengan cepat menarik perhatian publik dan menjadi viral. Video tersebut tercatat telah ditonton lebih dari 176 ribu kali, disertai ribuan interaksi berupa tanda suka, komentar, dan pembagian ulang. Banyak netizen kemudian mempertanyakan kebenaran informasi tersebut, mengingat Alfamart dan Indomaret merupakan…

Followers Instagram Turun Drastis Netizen Curiga Ada Pembersihan Akun Massal
NASIONAL

Media90 – Media sosial tengah diramaikan oleh keluhan pengguna Instagram yang mengaku mengalami penurunan jumlah followers secara tiba-tiba. Dalam beberapa jam terakhir, banyak akun dilaporkan kehilangan pengikut dalam jumlah besar tanpa penjelasan yang jelas. Ads close ads Fenomena ini tidak hanya dialami oleh akun biasa, tetapi juga kreator konten hingga figur publik dengan jumlah pengikut besar. Ribuan hingga Jutaan Followers Disebut Menghilang Berdasarkan laporan yang beredar di berbagai platform media sosial, sejumlah akun disebut kehilangan ribuan bahkan jutaan followers hanya dalam waktu sekitar 12 jam. Penurunan angka pengikut secara mendadak ini memicu berbagai spekulasi di kalangan pengguna internet. Banyak yang…

Bus ALS Tabrakan dengan Truk BBM di Jalinsum Muratara Kebakaran Hebat Tewaskan Belasan Orang
NASIONAL

Media90 – Peristiwa kecelakaan maut terjadi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026). Insiden ini melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Jakarta–Medan dengan sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM). Ads close ads Benturan keras antara kedua kendaraan menyebabkan kebakaran hebat yang melahap bus dan truk di lokasi kejadian. Diduga Terjadi Saat Bus Menyalip Informasi sementara menyebutkan bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan. Saat berada di lokasi kejadian, bus diduga berpindah ke jalur berlawanan untuk mendahului kendaraan lain. Di saat bersamaan, truk tangki BBM datang…

Gunung Merapi Kembali Aktif Lava Pijar Mengalir hingga 2 Kilometer
NASIONAL

Media90 – Aktivitas Gunung Merapi kembali menjadi perhatian setelah laporan pemantauan terbaru menunjukkan adanya guguran lava serta puluhan gempa vulkanik dalam satu periode pengamatan. Secara visual, gunung api tersebut tampak jelas dengan asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal. Kolom asap terpantau membumbung setinggi sekitar 50 meter dari puncak saat kondisi cuaca cerah. Ads close ads Petugas juga mencatat arah angin bergerak lemah ke arah timur. Lava Mengalir Hingga 2 Kilometer Berdasarkan data pemantauan, Gunung Merapi mengalami lima kali guguran lava yang mengarah ke Kali Sat dan Kali Putih. Jarak luncur maksimum tercatat mencapai sekitar 2 kilometer dari puncak…

Anggaran Helikopter Rp4 Miliar Pemprov Sumsel Disorot Netizen Bandingkan dengan Jalan Rusak
NASIONAL

Media90 – sosial tengah diramaikan oleh perbincangan mengenai anggaran sewa helikopter milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Nilai anggaran yang mencapai Rp4 miliar memancing perhatian publik setelah sejumlah akun di Instagram mengunggah dokumen pengadaan beserta video Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat berada di atas helikopter. Ads close ads Unggahan tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu beragam reaksi dari netizen. Banyak masyarakat mempertanyakan urgensi penggunaan transportasi udara dengan nilai anggaran yang cukup besar tersebut. Data Pengadaan Muncul di Situs Resmi Berdasarkan penelusuran pada laman pengadaan nasional, tercatat adanya paket dengan kode RUP 57379689. Paket tersebut menggunakan nama “Belanja Sewa Alat Angkutan…

Viral Video Kelulusan SMA di Jayapura Aksi Siswi Tuai Pro dan Kontra
NASIONAL

Media90 – Suasana perayaan kelulusan sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video dari Kabupaten Jayapura viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan momen siswa-siswi SMA Advent Doyo Baru merayakan kelulusan dengan tradisi coret-coret seragam sekolah. Ads close ads Unggahan yang beredar luas di Instagram itu langsung menyita perhatian netizen dan memancing berbagai komentar. Banyak pengguna media sosial menyoroti aksi para siswa yang dinilai berbeda dari biasanya. Tradisi Coret-Coret Jadi Sorotan Dalam video yang beredar, tampak beberapa siswi mengenakan seragam yang dipenuhi coretan warna-warni sebagai bagian dari perayaan kelulusan. Tradisi mencorat-coret pakaian sekolah memang kerap dilakukan sebagai bentuk kenangan setelah…

Heboh Belatung Ditemukan di Menu MBG SMK Pekalongan Video Viral di Medsos
NASIONAL

Media90 – Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dugaan temuan belatung dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah sekolah di Pekalongan. Video berdurasi sekitar 32 detik itu memperlihatkan suasana kelas yang mendadak ramai setelah para siswa menemukan sesuatu yang mencurigakan di dalam makanan yang baru dibagikan. Ads close ads Rekaman tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menjadi sorotan publik. Siswa Temukan Belatung pada Lauk Ayam Dalam video viral itu, terlihat sejumlah siswa berseragam putih abu-abu memeriksa wadah makan atau ompreng yang mereka terima. Mereka tampak menunjukkan adanya belatung pada bagian lauk…