NASIONAL

TNI AD Bentuk Tim Investigasi untuk Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Novta Tria
5
×

TNI AD Bentuk Tim Investigasi untuk Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Sebarkan artikel ini
TNI Bentuk Tim Investigasi untuk Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Media90.id – TNI Angkatan Darat (AD) membentuk tim investigasi untuk mengusut insiden ledakan gudang amunisi di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Tim tersebut akan melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab serta kronologi kejadian.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan TNI AD telah mengambil berbagai langkah penanganan awal pascakejadian, termasuk memberikan pendampingan kepada para korban dan keluarganya.

Ads
close ads

“TNI AD telah mengambil langkah-langkah penanganan awal dengan memberikan perhatian dan pendampingan penuh kepada para korban dan keluarganya, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, serta membentuk tim untuk melakukan pendalaman dan investigasi secara menyeluruh guna mengungkap kronologi maupun penyebab insiden,” ujar Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16/7/2026).

Menurut Donny, tim investigasi akan bekerja secara profesional dengan melakukan pemeriksaan secara objektif dan menyeluruh terhadap seluruh aspek yang berkaitan dengan insiden ledakan tersebut. Proses investigasi diharapkan mampu menghasilkan fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk memberikan kesempatan kepada tim investigasi menjalankan tugasnya tanpa adanya spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum proses penyelidikan selesai.

“Proses ini dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar setiap fakta yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai,” katanya.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen menangani peristiwa tersebut secara serius, transparan, dan akuntabel. Selain fokus pada proses investigasi, TNI AD juga memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis dan pendampingan yang optimal.

Ia menambahkan, hasil investigasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi TNI AD dalam memperkuat sistem pengelolaan materiil serta meningkatkan penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyempurnaan prosedur operasional sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang, sekaligus memastikan seluruh kegiatan pengelolaan amunisi dan materiil militer berjalan sesuai standar keamanan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *