NASIONAL

Video Matel di Pasar Kemis Tangerang Viral, Warga Resah Diduga Aksi Premanisme

Avatar
10
×

Video Matel di Pasar Kemis Tangerang Viral, Warga Resah Diduga Aksi Premanisme

Sebarkan artikel ini
Video Matel di Pasar Kemis Tangerang Viral Warga Resah Diduga Aksi Premanisme

Media90 – Media sosial kembali diramaikan oleh sebuah video yang menyoroti dugaan aktivitas “mata elang” (Matel) di wilayah Pasar Kemis. Rekaman tersebut memicu kekhawatiran publik karena dinilai mengganggu keamanan pengendara di jalan.

Video yang beredar luas itu diunggah oleh akun @bapakmilenialtng dan langsung mendapat perhatian besar dari netizen. Banyak warganet menilai praktik tersebut sudah melewati batas dan mengarah pada tindakan premanisme.

Ads
close ads

Diduga Intai Pengendara di Jalan

Dalam video tersebut, terlihat narasi mengenai keberadaan sejumlah oknum yang disebut-sebut mengincar kendaraan bermotor di titik tertentu. Aktivitas ini membuat masyarakat merasa tidak aman saat melintas di kawasan Pasar Kemis.

Pengunggah juga menyampaikan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah hukum Polsek Pasar Kemis. Bahkan, disebutkan bahwa kasus ini sudah beberapa kali viral di media sosial.

Sorotan Publik: Keamanan Jalan Dipertanyakan

Fenomena Matel yang kerap dikaitkan dengan debt collector kembali menjadi sorotan. Praktik ini sering dikeluhkan karena dinilai meresahkan dan berpotensi menimbulkan konflik di lapangan.

Dalam keterangannya, pengunggah menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah terhadap tindakan yang berbau premanisme.

“Negara tidak boleh kalah oleh premanisme! Ini kali ketiga di wilayah hukum Polsek Pasar Kemis yang viral,” tulisnya.

Pernyataan tersebut memicu diskusi luas di media sosial, dengan banyak netizen mendesak adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Harapan Warga dan Langkah Penanganan

Warga berharap pihak kepolisian, khususnya Polsek Pasar Kemis dan Polresta Tangerang, segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi keresahan ini.

Beberapa langkah yang diharapkan antara lain:

  • Peningkatan patroli di titik rawan
  • Penertiban oknum yang meresahkan
  • Penegakan hukum terhadap praktik ilegal

Di tengah viralnya video ini, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di wilayah yang disebut rawan. Selain itu, penting untuk tidak mudah terprovokasi dan selalu mengutamakan keselamatan jika menghadapi situasi mencurigakan di jalan.

Tinggalkan Balasan