NASIONAL

Viral Dugaan Pungli Lurah di Kulon Progo Terbongkar dari Unggahan Warga, Bukti Transfer Ikut Disorot

Avatar
7
×

Viral Dugaan Pungli Lurah di Kulon Progo Terbongkar dari Unggahan Warga, Bukti Transfer Ikut Disorot

Sebarkan artikel ini
Viral Dugaan Pungli Oknum Lurah di Kulon Progo Terungkap Lewat Unggahan Warga

Media90 – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, sorotan publik tertuju pada Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, setelah sebuah unggahan warga viral dan memicu reaksi luas dari masyarakat.

Peristiwa tersebut bermula dari postingan seorang pengguna Facebook bernama Bang Brewok di grup “Aku Cinta Kulon Progo (ACKP)”. Dalam unggahannya, ia membagikan pengalaman pribadi terkait dugaan praktik pungli yang diduga dilakukan oleh oknum lurah setempat.

Ads
close ads

Unggahan itu juga disertai bukti berupa tangkapan layar transaksi transfer bank yang diduga berkaitan dengan pembayaran pengurusan surat pengantar. Hal ini kemudian menjadi perhatian warganet dan memicu berbagai komentar di media sosial.

Menariknya, sejumlah pengguna lain turut mengaku pernah mengalami kejadian serupa. Pengakuan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang dinilai tidak wajar dalam pelayanan administrasi di wilayah tersebut.

Pemilik akun yang diketahui bernama Amin atau Bang Brewok mengungkapkan bahwa awalnya ia sempat ragu untuk mempublikasikan kejadian tersebut. Namun, setelah mengetahui bahwa keluarganya juga mengalami hal yang sama, ia akhirnya memutuskan untuk bersuara.

“Awalnya saya tidak mau posting, tapi ternyata kejadian seperti ini juga dialami oleh saudara saya,” ujarnya dalam keterangan yang beredar.

Sementara itu, menanggapi viralnya kasus ini, pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan bahwa laporan terkait dugaan pungli tersebut telah diterima.

Ia menyampaikan bahwa laporan sudah masuk melalui SPKT dan saat ini sedang dalam proses penanganan lebih lanjut.

“Benar, laporan sudah masuk dan telah diterima oleh petugas,” jelasnya singkat.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, terutama terkait transparansi dan integritas pelayanan di tingkat pemerintahan kalurahan. Masyarakat berharap adanya penyelidikan yang menyeluruh serta langkah tegas apabila nantinya terbukti terjadi pelanggaran hukum.

Tinggalkan Balasan