Media90.id – Peristiwa duka terjadi di kawasan perlintasan rel Beloran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Sabtu (13/6/2026) siang. Seorang pemuda berusia 25 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat insiden dengan Kereta Api Malioboro Express yang melintas di wilayah tersebut.
Korban diketahui bernama Tony Wanda Apriyanto, warga Mojo Wetan, Sragen Kulon. Kejadian tersebut mengejutkan warga sekitar dan keluarga yang sebelumnya tengah berusaha mencari keberadaan korban karena tidak berada di rumah.
Menurut informasi yang dihimpun, pihak keluarga sempat melakukan pencarian setelah korban tidak kunjung diketahui keberadaannya. Upaya pencarian kemudian mengarah ke sekitar jalur rel kereta api setelah ditemukan beberapa barang yang diduga milik korban di lokasi kejadian.
Di tengah proses pencarian tersebut, sang ibu disebut sempat merasakan firasat yang tidak biasa sebelum akhirnya menerima kabar duka mengenai putranya.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban sebelumnya terlihat berada di area dekat rel kereta api. Pada waktu yang hampir bersamaan, KA Malioboro Express sedang melintas menuju Stasiun Sragen.
Setelah kejadian diketahui, petugas bersama tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen guna pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi lengkap serta penyebab pasti insiden tersebut. Aparat belum memberikan kesimpulan terkait faktor yang melatarbelakangi peristiwa itu.
Sejumlah keterangan saksi dan temuan di lokasi masih menjadi bagian dari proses investigasi yang berlangsung. Oleh karena itu, masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum hasil penyelidikan diumumkan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api. Area rel merupakan zona terbatas dengan tingkat risiko yang tinggi sehingga warga diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar lintasan kereta kecuali untuk keperluan yang diperbolehkan.
Kepatuhan terhadap aturan keselamatan di sekitar perlintasan maupun jalur kereta api menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.
Catatan Redaksi
Artikel ini disusun berdasarkan informasi awal yang tersedia saat berita diterbitkan.
Redaksi tidak bermaksud menggiring opini maupun menarik kesimpulan mengenai penyebab kejadian sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan oleh pihak berwenang. Informasi dalam artikel ini dapat diperbarui seiring perkembangan proses investigasi.
Redaksi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi serta tetap menghormati privasi dan perasaan keluarga yang terdampak oleh peristiwa ini.














