Media90 – Pengguna mobil listrik perlu mengenali tanda-tanda baterai bermasalah agar dapat mencegah gangguan serius saat berkendara. Baterai merupakan “jantung” utama kendaraan listrik, sehingga kondisinya sangat krusial, terutama bagi kendaraan yang digunakan untuk mobilitas harian.
Ketika baterai mulai bermasalah, performa mobil listrik tidak lagi optimal dan bisa mengganggu kenyamanan bahkan keamanan berkendara.
Gejala Awal Baterai Mobil Listrik Bermasalah
Pemilik bengkel spesialis baterai kendaraan listrik, Dirgantara Auto Project atau Semesta EV, Bastian Dirgantara, menjelaskan bahwa tanda paling mudah dikenali adalah penurunan jarak tempuh.
“Bisa dirasakan dari range yang berkurang, jauh dari klaim pabrikan. Misalnya klaim 300 km, tapi hanya dapat 220 km. Itu berarti ada masalah pada baterai,” ujar Bastian di sela acara Cars & Coffee: Owners Meet Up di PIK 2, Tangerang, Sabtu (9/5/2026).
Selain itu, ia juga menyebut gejala lain seperti pengisian daya yang tidak stabil hingga performa baterai yang cepat turun saat digunakan.
“Kadang saat charging ada yang loncat atau saat dipakai beban berat, daya cepat drop. Biasanya seperti itu tandanya,” tambahnya.
Penyebab Baterai Mobil Listrik Bermasalah
Menurut Bastian, ada beberapa faktor utama yang membuat baterai mobil listrik mengalami penurunan performa.
1. Penggunaan Fast Charging Terlalu Sering
Fast charging menghasilkan arus besar yang membuat sistem pendinginan baterai bekerja lebih keras.
“Arus fast charging itu besar sekali. Ketika baterai sering dikasih arus besar, sistem cooling tidak maksimal saat pengisian,” jelas Bastian.
Ia menyarankan agar pengisian daya lebih sering menggunakan AC charger yang lebih stabil dan aman untuk baterai jangka panjang.
“Kalau AC lebih pelan dan stabil. Tapi fast charging itu loncat-loncat, yang kerja keras BMS (Battery Management System),” katanya.
2. Suhu Lingkungan yang Tinggi
Faktor suhu juga sangat memengaruhi kondisi baterai mobil listrik.
“Kalau suhu di atas 60 derajat sudah tidak bagus untuk baterai. Negara panas seperti Indonesia mempercepat degradasi baterai,” ujar Bastian.
Hal ini membuat mobil listrik di daerah beriklim panas lebih rentan mengalami penurunan kapasitas baterai lebih cepat.
Perbaikan Baterai Bisa Memakan Waktu Lama
Jika baterai sudah mengalami kerusakan, proses perbaikannya tidak bisa dilakukan secara instan. Menurut Bastian, waktu perbaikan bisa mencapai hingga dua bulan.
“Kalau nunggu part bisa satu bulan. Ditambah proses pengerjaan, total bisa hampir dua bulan,” jelasnya.
Komponen yang Paling Sulit Diperbaiki
Ada beberapa bagian baterai yang tergolong sulit untuk diperbaiki, terutama pada mobil listrik modern.
1. Sistem Software BMS
Bastian menjelaskan bahwa banyak mobil listrik, terutama buatan China, memiliki sistem yang terkunci oleh pabrikan.
“Software banyak yang di-lock. Jadi untuk repair harus pakai alat khusus dari pabrik,” ungkapnya.
2. Kabel Fleksibel dalam Baterai
Komponen lain yang sulit diperbaiki adalah kabel fleksibel di dalam baterai.
“Kalau sudah rusak biasanya harus diganti. Tidak semua bisa diperbaiki, perlu teknisi khusus,” tambah Bastian.
Pentingnya Perawatan Baterai Mobil Listrik
Untuk mencegah kerusakan, pengguna mobil listrik disarankan lebih bijak dalam penggunaan pengisian daya serta memperhatikan kondisi suhu kendaraan.
Beberapa langkah pencegahan antara lain:
- Menghindari fast charging terlalu sering
- Menggunakan AC charging untuk pemakaian harian
- Menjaga mobil dari suhu ekstrem
- Melakukan pengecekan rutin sistem baterai
Kesimpulan
Baterai mobil listrik merupakan komponen vital yang sangat mempengaruhi performa kendaraan. Tanda-tanda seperti penurunan jarak tempuh, pengisian tidak stabil, hingga penurunan tenaga harus segera diwaspadai.
Dengan penggunaan yang tepat dan perawatan berkala, usia baterai dapat lebih panjang dan risiko kerusakan bisa diminimalkan, sehingga mobil listrik tetap nyaman dan aman digunakan sehari-hari.
FAQ Baterai Mobil Listrik Bermasalah
1. Apa tanda baterai mobil listrik bermasalah?
Jarak tempuh berkurang, pengisian tidak stabil, dan daya cepat drop saat digunakan.
2. Apa penyebab utama kerusakan baterai EV?
Penggunaan fast charging berlebihan dan suhu lingkungan yang tinggi.
3. Apakah fast charging merusak baterai?
Jika terlalu sering digunakan, bisa mempercepat degradasi baterai.
4. Berapa lama perbaikan baterai EV?
Bisa mencapai sekitar 1–2 bulan tergantung kerusakan dan ketersediaan suku cadang.
5. Bagaimana cara menjaga baterai tetap awet?
Gunakan AC charging, hindari panas ekstrem, dan lakukan perawatan rutin.














