Media90 – Morris Garage (MG) menegaskan ambisinya untuk memperkuat pasar otomotif Indonesia dengan rencana menghadirkan empat model baru sepanjang 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi merek asal Inggris tersebut di tengah persaingan kendaraan elektrifikasi yang semakin ketat.
Empat Model Baru Disiapkan MG
Head of Marketing MG Motor Indonesia, Harry Kurniawan, mengungkapkan bahwa dari total empat model baru yang direncanakan, satu di antaranya sudah lebih dulu meluncur, yaitu MGS5 EV yang diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
“Rencananya di tahun ini ada empat model MG, satu sudah meluncur MGS5 EV. Tiga lagi akan kami catch up sampai akhir tahun ini,” ujar Harry di sela media drive MGS5 EV di Bandung, Kamis (7/5/2026).
Harry juga menyebut bahwa tiga model lainnya akan mengusung teknologi berbeda, termasuk elektrifikasi dan hybrid.
“Ada yang listrik, ada yang hybrid,” tambahnya.
MG Siapkan Kejutan di GIIAS 2026
Meski belum membuka detail model yang akan diluncurkan, MG memberikan sinyal bahwa peluncuran berikutnya kemungkinan besar akan dilakukan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
“Kita tunggu saja biar lebih seru,” kata Harry singkat mengenai detail produk yang masih dirahasiakan.
Portofolio MG di Indonesia Semakin Lengkap
Saat ini MG telah menghadirkan berbagai lini kendaraan di Indonesia, mulai dari mesin pembakaran internal (ICE), hybrid, hingga listrik murni (BEV).
Model ICE MG:
- MG ZS
- MG 5 GT
- MG HS
Model Hybrid MG:
- MG VS Super Hybrid
Model BEV MG:
- MG4 EV
- MG ZS EV
- MG Cyberster
- MGS5 EV
Dengan lini yang semakin lengkap, MG berupaya memperkuat posisinya di segmen kendaraan ramah lingkungan.
MGS5 EV Jadi Tulang Punggung Penjualan
Harry juga menyebut bahwa MGS5 EV saat ini menjadi tulang punggung penjualan MG di Indonesia.
“Itu memang menjadi backbone kami sekarang,” ungkapnya.
Dalam waktu sekitar tiga bulan sejak peluncurannya, MGS5 EV telah mencatat lebih dari 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Sebagian besar pembeli berasal dari wilayah Jabodetabek.
“Lebih dari 85 persen pembeli itu dari Jabodetabek,” jelas Harry.
Waktu Inden dan Permintaan Pasar
Tingginya permintaan terhadap MGS5 EV membuat waktu inden kendaraan ini berkisar antara 1 hingga 2 bulan, tergantung lokasi pengiriman.
“Sekitar 1–2 bulan, tergantung kota karena tiap daerah butuh lead time berbeda,” tambahnya.
Dua Varian MGS5 EV
Product Manager MG Motor Indonesia, Eko Fachruroji, menjelaskan bahwa MGS5 EV hadir dalam dua varian, yaitu Ignite dan Magnify, dengan perbedaan fitur yang tidak terlalu signifikan.
Perbedaan utama kedua varian tersebut antara lain:
- Panoramic sunroof: hanya tersedia di varian Magnify
- Ukuran pelek: Ignite 17 inci, Magnify 18 inci
- Kursi elektrik: Magnify 6-way electric seat, Ignite masih manual
“Perbedaannya sedikit, paling mudah terlihat di panoramic sunroof dan fitur kursi,” ujar Eko.
Kesimpulan
Rencana MG menghadirkan empat model baru di Indonesia pada 2026 menunjukkan keseriusan merek ini dalam memperluas pasar, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid. Dengan MGS5 EV yang sudah menjadi tulang punggung penjualan, MG semakin memperkuat posisinya di industri otomotif nasional.
Kehadiran tiga model baru yang masih dirahasiakan pun menambah antisipasi publik, terutama menjelang ajang otomotif besar seperti GIIAS 2026.














