Media90 – XPeng kembali mencuri perhatian di ajang otomotif bergengsi Beijing Auto Show 2026 dengan menghadirkan deretan inovasi futuristik yang mempertegas ambisinya dalam membangun ekosistem mobilitas berbasis kecerdasan buatan (AI). Tidak hanya mobil listrik, Xpeng juga memamerkan mobil terbang hingga robot humanoid dalam satu panggung teknologi.
Langkah agresif ini menunjukkan arah baru Xpeng dalam menggabungkan kendaraan listrik, sistem otonom, dan teknologi AI ke dalam satu ekosistem yang disebut sebagai Physical AI.
Visi Physical AI: Era Baru Mobilitas Xpeng
Dalam pernyataannya, Chairman dan CEO Xpeng, He Xiaopeng, menegaskan bahwa perusahaan kini memasuki fase baru setelah 12 tahun perjalanan.
“Dari smart EV, mobil terbang, chip AI Turing, large models, robot humanoid, hingga Robotaxi, kami secara bertahap mewujudkan visi Physical AI. Nilai sesungguhnya dari intelligent driving bukan hanya pada kapabilitasnya, tetapi pada bagaimana teknologi tersebut menghadirkan efisiensi lebih tinggi dan pengalaman berkendara lebih nyaman,” ujarnya.
Konsep ini menjadi fondasi utama Xpeng dalam membangun masa depan transportasi yang tidak lagi sekadar kendaraan, tetapi sistem mobilitas pintar yang terintegrasi.
Deretan Kendaraan Elektrifikasi Terbaru Xpeng
Di pameran tersebut, XPeng menampilkan sejumlah model andalan seperti GX, Mona M03, Next P7, dan X9. Setiap model membawa pendekatan berbeda dalam elektrifikasi dan teknologi otonom.
Namun sorotan utama tertuju pada XPeng GX, SUV terbaru dengan konfigurasi enam penumpang yang menjadi representasi teknologi masa depan Xpeng.
XPeng GX: SUV Otonom Level 4
XPeng GX dirancang untuk era autonomous driving Level 4 (L4). Kendaraan ini mengusung teknologi canggih seperti sistem steer-by-wire, fitur keselamatan tingkat lanjut, dan arsitektur yang sepenuhnya mendukung otonomi penuh.
GX juga disebut sebagai prototipe Robotaxi pertama di China yang dikembangkan secara in-house dan siap menuju produksi massal.
Dari sisi komputasi, GX dibekali hingga empat chip Turing yang menghasilkan daya komputasi mencapai 3.000 TOPS, serta sistem VLA 2.0 sebagai otak utama kendaraan.
Untuk performa, GX menawarkan dua pilihan:
- BEV (Battery Electric Vehicle): jangkauan hingga 750 km
- REEV (Range Extender Electric Vehicle): jangkauan listrik 430 km dan total hingga 1.585 km
Kombinasi ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai kebutuhan mobilitas modern.
VLA 2.0: Otak di Balik Intelligent Driving
XPeng juga merilis laporan perdana performa sistem intelligent driving VLA 2.0. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam adopsi dan kepuasan pengguna.
Beberapa temuan penting antara lain:
- Pemesanan seri Ultra naik 118% secara bulanan
- Hampir 100 ribu pengguna telah mencoba fitur ini di diler
- Tingkat kepuasan mencapai 98%
- Waktu dari test drive ke pembelian turun 44,7%
- 99% pengguna aktif menggunakan fitur intelligent driving setiap hari
Data tersebut menegaskan bahwa teknologi otonom kini bukan lagi fitur tambahan, melainkan faktor utama dalam keputusan pembelian kendaraan.
Fitur Baru untuk Pengalaman Berkendara Lebih Pintar
Xpeng juga memperkenalkan pengembangan fitur baru seperti Campus Safari dan Underground Parking Safari. Fitur ini dirancang untuk menghadapi kondisi jalan yang lebih kompleks, termasuk area minim cahaya, cuaca buruk, hingga jalan tanpa marka.
Inovasi ini semakin memperkuat posisi Xpeng dalam menghadirkan sistem berkendara yang adaptif dan dapat diandalkan dalam berbagai situasi.
Mobil Terbang dan Robot Humanoid
Selain kendaraan listrik, Xpeng turut memamerkan “Land Aircraft Carrier”, sebuah mobil terbang yang menjadi simbol ambisi perusahaan dalam mobilitas udara masa depan.
Tak kalah menarik, Xpeng juga memperkenalkan robot humanoid generasi terbaru bernama IRON, yang menunjukkan ekspansi perusahaan ke ranah robotika dan AI fisik.
Kehadiran kedua inovasi ini menegaskan bahwa Xpeng tidak hanya fokus pada kendaraan darat, tetapi juga ekosistem mobilitas lintas dimensi.
Kesimpulan
Partisipasi XPeng di Beijing Auto Show 2026 memperlihatkan transformasi besar dalam industri otomotif menuju era Physical AI.
Melalui kombinasi kendaraan listrik, sistem otonom Level 4, mobil terbang, hingga robot humanoid, Xpeng menunjukkan bahwa masa depan mobilitas tidak lagi terbatas pada jalan raya.
Yang kini sedang dibangun adalah ekosistem pintar yang menyatukan manusia, kendaraan, dan kecerdasan buatan dalam satu kesatuan pengalaman mobilitas.














