PENDIDIKAN

SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Tekankan Mahasiswa Responsif terhadap Isu Global

Luluk RJMP
5
×

SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Tekankan Mahasiswa Responsif terhadap Isu Global

Sebarkan artikel ini
Sekolah Legislatif SEMA FTK UIN RIL Digelar, Rektor Ingatkan Mahasiswa Agar Responsif pada Perubahan Global
Sekolah Legislatif SEMA FTK UIN RIL Digelar, Rektor Ingatkan Mahasiswa Agar Responsif pada Perubahan Global

Media90 – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar kegiatan Sekolah Legislatif pada Sabtu (18/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Legislator Mahasiswa Melalui Pemahaman Fungsi Legislasi, Pengawasan dan Representasi.”

Ratusan mahasiswa dari berbagai unsur organisasi kemahasiswaan (ormawa) tampak memadati lokasi kegiatan. Sejak awal acara, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian agenda yang difokuskan pada penguatan peran mahasiswa dalam sistem demokrasi, baik di lingkungan kampus maupun tingkat nasional.

Ads
close ads

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., hadir langsung untuk memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia mengaitkan tema Sekolah Legislatif dengan tantangan nyata yang tengah dihadapi bangsa, termasuk dinamika global yang semakin kompleks.

Menurutnya, fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi tidak cukup dipahami secara teoritis, tetapi harus mampu menjawab persoalan konkret di tengah masyarakat.

Ia menyoroti isu energi sebagai salah satu tantangan strategis yang membutuhkan perhatian serius, termasuk dari generasi muda.

“Energi, kedaulatan dan ketahanan energi itu harus dipersiapkan, karena krisis global pasti akan mengganggu kita,” ujarnya.

Rektor juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai calon legislator masa depan yang memiliki kepekaan terhadap isu-isu strategis tersebut. Ia mendorong lahirnya gagasan inovatif, salah satunya melalui konsep waste to energy.

Menurutnya, pengelolaan limbah yang tepat tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber energi alternatif yang bermanfaat bagi keberlanjutan bangsa.

“Bagaimana sampah di dalam kehidupan kita bisa diolah sedemikian rupa menjadi pasokan energi bagi bangsa dan negara,” lanjutnya.

Selain isu energi, Rektor turut menyinggung persoalan ketahanan air yang juga menjadi perhatian penting. Ia menyampaikan bahwa UIN RIL telah memiliki 11 embung dan sekitar 8.000 lubang biopori sebagai upaya menjaga ketersediaan air di lingkungan kampus. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi global serta peringatan dari BMKG harus menjadi perhatian bersama.

Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa peran mahasiswa sebagai legislator menjadi sangat penting dalam memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Sekolah Legislatif ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Di antaranya, Dr. H. Mukhlis Basri, Anggota Komisi V DPR RI, yang membahas peran strategis legislasi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Kemudian, Drs. H. Ahmad Bastian, S.Y., Anggota DPD RI sekaligus Ketua IKA UIN RIL, menyampaikan materi tentang penguatan kapasitas generasi muda dalam memahami peran strategis DPD RI di daerah pemilihan Lampung.

Materi lainnya disampaikan oleh M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag., yang membahas implementasi fungsi legislasi dan pengawasan dalam lembaga perwakilan, serta Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., yang mengangkat peran akademisi dalam penyusunan kebijakan berbasis ilmiah.

Ketua Senat Mahasiswa FTK UIN RIL, Arya Dwi Saputra, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi di Indonesia. Ia menilai mahasiswa tidak hanya perlu memahami fungsi legislasi, tetapi juga harus berani menyuarakan aspirasi serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara aktif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Yudhi Alfadri, S.H., M.M., Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur Lampung, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL, Bambang Budi Wiranto, Ph.D.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran politik dan legislasi bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat peran mereka dalam menghadapi tantangan global yang semakin dinamis.

Tinggalkan Balasan