Media90.id – Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menjadi sorotan publik setelah video siaran langsung (live) di TikTok yang dilakukan saat jam kerja viral di media sosial.
Dalam video tersebut, ASN perempuan itu tampak melakukan percakapan dengan seseorang dan sempat menyinggung soal pembagian fee proyek. Cuplikan percakapan itu kemudian ramai diperbincangkan warganet.
Singgung Fee Proyek Saat Siaran Langsung
Berdasarkan video yang beredar, ASN tersebut terdengar menyampaikan pernyataan terkait pembagian fee sebesar satu persen yang dikaitkan dengan sebuah proyek.
“Kamu kenapa nggak mau dibantu, takut persenannya dibagi-bagi? Jangan cuma ngasih Amanda, kamu ngasih ke aku 1 persen,” ucapnya dalam siaran langsung tersebut.
Pernyataan itu memicu beragam tanggapan dari masyarakat dan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Pemkab Akan Panggil ASN Bersangkutan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir Hasyim, membenarkan pihaknya telah menerima informasi mengenai video viral tersebut.
Menurutnya, pemerintah daerah akan lebih dahulu meminta klarifikasi kepada ASN yang bersangkutan sebelum menentukan langkah selanjutnya.
“Kami akan klarifikasi dulu kepada yang bersangkutan. Kemudian setelah kami dapat keterangannya, baru bisa ditentukan langkah selanjutnya,” kata Ade Zakir Hasyim saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).
ASN Dilarang Live Media Sosial untuk Kepentingan Pribadi
Ade menegaskan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak diperkenankan menggunakan media sosial untuk membuat konten maupun melakukan siaran langsung yang bersifat pribadi saat menjalankan tugas kedinasan.
Apabila aktivitas media sosial berkaitan dengan tugas dan pelayanan publik, penggunaan akun harus melalui akun resmi milik pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan proses klarifikasi akan dilakukan terlebih dahulu guna memperoleh penjelasan secara utuh terkait konteks percakapan maupun aktivitas siaran langsung tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.














