TEKNO

Bio-AI Berbasis Neuron Tikus Hadir, Awal Revolusi Komputasi Gabungan Biologis dan Mesin

69
×

Bio-AI Berbasis Neuron Tikus Hadir, Awal Revolusi Komputasi Gabungan Biologis dan Mesin

Sebarkan artikel ini
Peneliti Kembangkan Bio-AI Unik dari Neuron Tikus dengan Kemampuan Real-Time Learning
Peneliti Kembangkan Bio-AI Unik dari Neuron Tikus dengan Kemampuan Real-Time Learning

Media90 – Dunia kecerdasan buatan kembali memasuki fase baru yang revolusioner. Tidak lagi hanya mengandalkan algoritma dan chip silikon, para ilmuwan kini mulai memanfaatkan neuron hidup sebagai bagian dari sistem komputasi. Pendekatan ini melahirkan konsep baru yang dikenal sebagai Bio-AI, yakni perpaduan antara jaringan biologis dan teknologi pembelajaran mesin.

Dalam penelitian terbaru, para peneliti berhasil mengembangkan sistem yang menggunakan neuron dari korteks tikus untuk menjalankan tugas komputasi secara langsung. Temuan ini membuka peluang bahwa jaringan biologis tidak hanya berfungsi dalam tubuh makhluk hidup, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai “mesin” pemrosesan informasi layaknya komputer.

Ads
close ads

Integrasi Neuron Hidup dengan Machine Learning

Konsep utama dari Bio-AI adalah menggabungkan neuron hidup dengan sistem Machine Learning dalam satu ekosistem. Neuron yang diambil dari korteks tikus kemudian “dilatih” untuk merespons sinyal tertentu dan menghasilkan output yang dapat diukur.

Berbeda dengan AI konvensional yang sepenuhnya berbasis perangkat lunak, sistem ini bekerja dengan memanfaatkan aktivitas listrik alami neuron. Artinya, proses komputasi tidak hanya bergantung pada kode, tetapi juga pada dinamika biologis yang kompleks.

Pendekatan ini menawarkan keunggulan besar, terutama dalam hal adaptasi. Neuron hidup memiliki kemampuan untuk belajar dan menyesuaikan diri secara real-time tanpa perlu pemrograman ulang secara manual.

Cara Kerja: Reservoir Computing dalam Loop Tertutup

Teknologi yang digunakan dalam sistem ini mengacu pada konsep Reservoir Computing. Dalam metode ini, jaringan neuron berfungsi sebagai “reservoir” yang mengolah input menjadi pola sinyal kompleks.

Neuron-neuron tersebut dihubungkan dengan perangkat microelectrode array serta sistem mikrofluida. Perangkat ini merekam aktivitas listrik neuron, mengubahnya menjadi data digital, lalu mengirimkan kembali sinyal sebagai stimulasi listrik.

Proses ini menciptakan sistem loop tertutup, di mana output neuron akan kembali menjadi input bagi sistem itu sendiri. Siklus ini berlangsung sangat cepat, dengan jeda sekitar 330 milidetik, memungkinkan pembelajaran berlangsung secara berkelanjutan dan otomatis tanpa campur tangan manusia.

Desain Jaringan Mikro yang Lebih Adaptif

Untuk meningkatkan performa, para peneliti merancang jaringan mikro yang terdiri dari 128 ruang kecil yang saling terhubung melalui kanal mikro. Pendekatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah sinkronisasi berlebihan pada neuron.

Dalam kondisi alami, neuron cenderung menembakkan sinyal secara bersamaan, yang justru mengurangi kompleksitas informasi. Dengan desain mikro ini, interaksi antar neuron menjadi lebih dinamis dan beragam, sehingga menghasilkan pola sinyal yang lebih kaya dan efisien.

Mampu Menghasilkan Pola Kompleks

Salah satu pencapaian penting dari sistem Bio-AI adalah kemampuannya menghasilkan berbagai pola gelombang, mulai dari yang sederhana seperti sinus dan persegi hingga pola kompleks seperti Lorenz attractor.

Dalam pengujian, sistem ini menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dengan nilai korelasi di atas 0,8. Hal ini menjadi bukti bahwa jaringan neuron biologis mampu digunakan untuk memodelkan sistem dinamis yang kompleks.

Tantangan yang Masih Dihadapi

Meski menjanjikan, teknologi ini masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah penurunan performa setelah proses pelatihan dihentikan. Tanpa stimulasi berkelanjutan, kemampuan neuron untuk mempertahankan pola cenderung menurun.

Selain itu, jeda umpan balik sekitar 330 milidetik juga menjadi tantangan, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan respons sangat cepat. Kedua aspek ini masih menjadi fokus utama dalam pengembangan lanjutan.

Masa Depan Bio-AI

Ke depan, para ilmuwan berupaya mengembangkan perangkat yang mampu mengurangi latensi sekaligus meningkatkan efisiensi komunikasi antar neuron. Jika berhasil, Bio-AI berpotensi menjadi fondasi bagi generasi baru sistem kecerdasan buatan.

Aplikasinya sangat luas, mulai dari antarmuka otak-mesin, prostetik saraf, hingga AI hibrida yang menggabungkan keunggulan biologis dan digital. Dengan perkembangan ini, batas antara mesin dan makhluk hidup semakin kabur.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Bio-AI menjadi langkah awal menuju paradigma baru dalam dunia komputasi—di mana kecerdasan tidak hanya diciptakan, tetapi juga “ditumbuhkan” dari kehidupan itu sendiri.

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web. Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot. Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial. Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun. Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan. Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile. Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga…